Mas Nug, apakah inspirasi pakaian pejabat ini datang dari PM Koizumi ya? Soalnya pas Pak SBY kesini awal Juni bertepatan pula dg kampanye PM Koizumi untuk menanggalkan jas dan dasi selama summer di Jepang (that's the first time in Japan). Pak Koizumi sendiri memakai kemeja casual lengan panjang.
Dengar2 awalnya tidak terlalu efektif, karena memang jas gelap dan dasi sudah gaya berpakaian standar pria pekerja disini. AC ruangan yg diharapkan diset pada 28C nyatanya masih diset 24C. Tetapi mulai banyak yg meninggalkan jas dan dasi terutama para akademisi dan terutama mulai minggu2 ini karena sudah terasa gerahnya. Harusnya kemaren Pak SBY melobi Koizumi untuk mengimpor batik Indonesia yg lebih adem... fau --- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tinggalkan Jas, Tanggalkan Dasi > > Gerakan menghemat energi membawa efek samping penting. Cara berpakaian > pejabat disesuaikan: fungsi mengalahkan gengsi. > > ***- *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

