Mayoritas itu punya potensi untuk menjadi si pemegang "kebenaran". Di Indonesia yang mayoritas muslim, maka si pemegang "kebenaran" adalah muslim. Yang punya aturan ya... si muslim tadi.
Siapa bilang cuma 1-2 orang umat? Di wilayah rumah kakak saya di Arcamanik, Bandung, umat Kristennya berjubel, izin untuk mendirikan rumah ibadah sampai detik ini tidak juga turun. Soal suara azan yang menganggu, saya juga SEPAKAT. Berisik, mengganggu orang tidur, dan salah satu polusi udara yang harus dihilangkan. Mending yang "nyanyi' manusia. Sering terjadi khotbah dan suara ngaji dari suara tape yang diputar dengan loudspeaker keras-keras. Kalau sudah begini, mana bisa yang nonmuslim protes, kecuali menerima dengan ikhlas (atau terpaksa). Nggak masalah. Tapi kalau umat muslim juga dihalang-halangi untuk beribadah di negara lain yang sekuler atau anti beragama, ya... ingat2 aja prinsip "mayoritas yang punya kecenderungan memegang kebenaran" tadi. Peace --- A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Yang jadi masalah adalah, sering di daerah yang > mayoritasnya muslim, dibangun rumah ibadah agama > lain. > Padahal yang beragama "X" itu cuma 1-2 rumah. > Jema'ah > yang lain terpaksa didatangkan dari tempat lain. > Akhirnya ini menimbulkan keresahan. > > Jangankan di Indonesia, di Eropa saja ummat Islam > tidak bisa sembarang bikin masjid. Harus ada izin > segala macam. > > --- Arriko Indrawan > <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > > > Date: Sat, 30 Jul 2005 20:05:41 -0700 (PDT) > > From: herman joseph sudarwanto > > <[EMAIL PROTECTED]> > > Subject: Kebebasan Beragama? > > > > Sering kita mendengar atau bahkan mengalami > sendiri, > > banyak Gereja yang > > megah dihancurkan, ditutup, bahkan dibom dengan > > semena-mena. > > Minggu lalu di Semarang, tepatnya di gang > Sambiroto, > > saya menyaksikan lewat > > sebuah siaran televisi lokal, orang-orang kampung > > mendatangi sebuah yayasan > > Kristen, mereka menuntut ditutupnya bangunan itu > > dari segala macam kegiatan > > yang katanya bisa "mengganggu" ketentraman hidup > > masyarakat sekitarnya. > > Sangatlah menyedihkan, dimaan dijaman serba > > keterbukaan ini, masih banyak > > orang-orang picik, pengecut di sekitar kita yang > > masih mempraktekkan ajaran > > pemaksaan seperti itu. Mengapa saya katakan > > pemaksaan? > > Coba bayangkan, setiap hari, 5 kali sehari kita > > dipaksa utk mendengarkan > > orang teriak-teriak sekeras-kerasnya. Di seluruh > > saluran televisi, pada jam > > tertentu kita dipaksa untuk melihat cara mereka > > beribadat. Di jalan > > pantura, kita dipaksa untuk memperlambat kendaraan > > kita hanya untuk supaya > > mereka bisa mengemis minta sumbangan pembangunan > > tempat ibadat... > > Bahkan kita dipaksa untuk secara tidak langsung > kita > > jangan berkumpul untuk > > beribadat. Buktinya, banyak gereja ditutup, ijin > > pembangunan tempat ibadah > > yang tidak disetujui warga sekitar, dan masih > banyak > > lagi....Sampai > > kapankah hal ini akan berakhir? > > Sebetulnya jawaban dari pertanyaan ini saya juga > > tahu... yah, memang inilah > > Indonesia. Bangsa yang sudah terlanjur remuk, > bangsa > > yang penuh dengan > > adegan kekerasan, kekejaman dan semua tindakan > jahat > > yang mungkin setanpun > > mengutuknya.. > > Semoga dengan tulisan saya ini, bisa menjadi > > perenungan kita semua... > > > > > > > > > > > Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media > Dakwah > Kirim email ke: > [EMAIL PROTECTED] > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > protection around > http://mail.yahoo.com > __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses. http://promotions.yahoo.com/new_mail ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h4a95j0/M=362329.6886307.7839373.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122911308/A=2894324/R=0/SIG=11hia266k/*http://www.youthnoise.com/page.php?page_id=1998">1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

