yang jadi pertanyaan adalah apa sih yang disebut dengan peradaban tinggi ?
apakah peradaban tinggi itu bisa dicontohkan oleh amerika, yang menyerang
irak tanpa alasan yang jelas dan ujung-ujungnya adalah masalah minyak
atau peradaban tinggi itu apabila suatu bangsa yang tidak tahu aturan
(biadab)
menyerang suatu bangsa seperti bangsa bar-bar begitu  .... peradaban tinggi
sekarang ini dibangun dibawah penderitaan rakyat  ....  contoh yang
sederhana
adalah bangsa modern belanda yang menjajah indonesia, memeras keringat
rakyat indonesia untuk membangun rel kereta  anyer, panarukan, begitu juga
dengan jepang yang menjadikan rakyat sebagai romusha bekerja tanpa
harus di bayar  ...   peradaban  tinggi dibangun dengan keringat  manusia
yang dijadikan budak (slave ) artinya kebudayaan itu dibangun oleh
ketamakan
manusia karena nafsunya yang tidak terbendung  .....

disinilah peranan agama untuk menyadarkan umat manusia tentang kemanusiaan
itu sendiri untuk melepaskan umat manusia dari perbudakan ...

oleh sebab itu bisa dikatakan bahwa tidak ada agama yang bisa menjadikan
peradaban  menjadi tinggi, karena agama bertentangan nilai-nilainya dengan
keinginan untuk mencapai peradaban  tinggi  ...   dengan peradaban  tinggi
itu
manusia merasa berkuasa sehingga menganggap dirinya tidak mempunyai
saingan akan kekuasaan  ...  sehingga tidak ada kepercayaan kepada agama
...

so peradaban tinggi itu  adalah puncak kebiadaban umat manusia  ...
pada puncaknya inilah agama datang untuk menyadarkan manusia untuk
menata peradaban  .................

salam
yustam






"tanyalah pada ahli-ahli arkeologi dan antropologi, adakah
peradaban maju di masa lalu yang tak memiliki sistem
ketuhanan/kepercayaan/agama....? bahkan sistem
kepercayaan/agama termasuk yang pertama diajarkan
dalam mata kuliah pengantar antropologi......

atau berilah saya contoh/bukti satu saja peradaban tinggi
di masa lalu yang tak mengenal Tuhan/sistem
kepercayaan......."


DH: Kalau yang ini, saya setuju sekali.

Mungkin saya agak salah faham, dan menyangka, bahwa peradaban tinggi
adalah DISEBABKAN agama. Jadi, ada sifat kausal.

Kalau dikatakan, "ada peradaban tinggi DAN mereka bertuhan", ini saya
setuju. Yang saya berkeberatan, karena tak mungkin dibuktikan, adalah
ada peradaban tinggi KARENA mereka beragama".

Mengapa? Simply, kalau benar demikian, maka tiap masyarakat beragama,
automatically akan berperadaban tinggi, dan secondly, tak ada
peradaban yang menurun apabila atau selama mereka beragama.

Saya setuju, historically, sepertinya fakta, bahwa setiap bangsa
berperadaban tinggi menyembah Tuhan (atau Tuhan Tuhan), namun,
pembuktian terbalik, yang mutlak bagi system logika, bahwa yang
berTuhan SELALU berperadaban tinggi, tak terbukti.

Dan, saya percaya bahwa telah ada "system kepercayaan", dan bukan
agama sebagaimana kita kenal sekarang. Ini simply karena terbukti
historis, seperti mas dan kita semua yakin, bahwa kepercayaan yang
menumpu peradaban tinggi Mesir kuno, Maya, Assyria, Phunisia,
Tiongkok, Persia kuno, dll, BUKANLAH agama yang kita kenal sekarang.

Kita juga belajar dari sejarah, bahwa peradaban tinggi seringkali
disapu bersih oleh peradaban yang lebih rendah (barbar). Lihat contoh
Vandals, Huns, dll yang menyapu bersih budaya lokal yang telah sangat
tinggi. Romawi barat misalnya.

Apakah peradaban tinggi selalu luhur, mas, saya belum yakin. Bangsa
Romawi yang gemar melemparkan budak untuk diadu dengan singa,
mencambuk para budak untuk membangun monument serta mendayung
dikapal? Entahlah. Demikian juga para warga Mesir kuno dizaman Firaun
yang sangat tinggi peradabannya (apalagi dalam bidang tekhnologi),
mendera, mencambuk, memperbudak bangsa bangsa yang mereka tundukkan,
antara lain umat Israil.

Konon khabarnya, bangsa Maya yang kala itu sangat tinggi
peradabannya, juga sangat kejam lho mas. Juga masyarakat Persia kuno.
Raja raja mereka memerintah dengan kekuasaan yang super absolut.

Demokrasi? HAM? kesejahteraan manusia? bagi para elit kala itu, mas,
tetapi tidak bagi masyarakat budak, yang berjimbun mengabdi pada para
elit.

Salam

danardono






--- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
>
>
> pak danar, lebih baik posting before adam itu
> dibaca lagi baik-baik...... tentu yang dimaksud agama
> kaum terdahulu yang berperadaban tinggi itu bukan
> agama seperti kita kenal sekarang: budha, hindu, islam,
> kristen, dll.......
>
> tentu pula kemampuan berhitung/matematika, ilmu alam
> dan logika yang digunakan untuk mengembangkan ilmu
> pengetahuan dan kebudayaan...... bukan cuma berdoa,
> lalu piramida, sistem irigasi, sistem hukum dan segala
> macam itu muncul tiba-tiba......
>
> yang ingin saya katakan: pencerahan dari zat yang maha
> tinggi yang membuat mereka bisa meraih kemajuan untuk
> mensejahterakan sesama..... itulah peradaban manusia
> yang mampu menangkap api ajaran yang luhur.....
>
> peradaban yang sudah menindas kelompok lain adalah
> peradaban yang mulai mengalami dekadensi..... mereka
> tak lagi menangkap api ajaran yang luhur, tapi cuma
> menangkap abunya....... formalnya mereka menyembah
> Tuhan, tapi esensinya mengabaikan-Nya.....
>
> tanyalah pada ahli-ahli arkeologi dan antropologi, adakah
> peradaban maju di masa lalu yang tak memiliki sistem
> ketuhanan/kepercayaan/agama....? bahkan sistem
> kepercayaan/agama termasuk yang pertama diajarkan
> dalam mata kuliah pengantar antropologi......
>
> atau berilah saya contoh/bukti satu saja peradaban tinggi
> di masa lalu yang tak mengenal Tuhan/sistem
> kepercayaan.......
>
> salam,
>
>
> At 10:18 AM 10/24/05 +0000, you wrote:
> >Lho mas, that's not the point lho. Saya tak katakan, bangsa
> >berperadaban tinggi itu TAK bertuhan, namun, saya katakan, ini tak
> >ada masalah dengan keagamaan.
> >
> >Saya kira, secara ilmiah, tak mungkin kita buktikan, bahwa bangsa
> >Tiongkok kuno mencapai puncak peradaban karena agama X atau Y.
> >Demikian pula dengan bangsa bangsa kuno lainnya. Bahwa mereka
> >mendapat pencerahan, ini sepertinya pasti, tetapi, untuk membangun
> >pyramide, misalnya, dibutuhkan keahlian ilmu Exakta yang tinggi,
> >demikian pula bagi bangsa Aztek dan Maya.
> >
> >Jadi, sekali lagi, mas Nug, bukan mereka beradab tinggi walau tak
> >kenal Tuhan, tetapi, mereka berperadaban tinggi terlepas dari agama
> >apapun. mengapa agama bangsa Mesir kuno, kalau dianggap menjadi
> >penyebab kemunculan peradaban, kini lenyap? digantikan oleh agama
> >agama, yang tidak secara merata memakmurkan bangsa bangsa dibumi?
> >
> >Agama apakah yang menyebabkan peradaban tinggi bangsa Amerika?
> >Protestant? Katholik? atau agama lain? mengapa bangsa bangsa
Amerika
> >Latin praktis "melata", padahal sesama bangsa yang Katholik di
Jerman
> >dan Austria demikian melejit?
> >
> >Kebudayaan Mesir kuno yang demikian tinggi menyebabkan penderitaan
> >orang Yahudi, yang juga BerTuhan, sampai mereka keluar dari tanah
> >Mesir. Orang orang Spanyol yang Katholik menyebabkan penderitaan
> >bangsa Indian, yang juga  menyembah Tuhan, sampai mereka hampir
> >musnah dibantai?
> >
> >Jadi penyembahan Tuhan, tidaklah paralel berkembang dengan
peradaban
> >manusia, mas.
> >
> >salam
> >
> >danardono
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links













______________________________________________________________

Disclaimer :
- This email and any file transmitted with it are confidential and
are intended solely for the use of the individual or entity whom
they are addressed, if you are not the original recipient, please
delete it from your system.
- Any views or opinions expressed in this email are those of the
author only.
______________________________________________________________

------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a difference. Find and fund world-changing projects at GlobalGiving.
http://us.click.yahoo.com/j2WM0C/PbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke