> > aris : > Duhai mas Radityo, > MAs itu sebenarnya mencermati tulisan aris tidak sih. FPI membagi-bagikan ikat kepala bertuliskan Mujahidah Pembela Islam, dan aris menerimanya demikian dengan hati surprise. > > Bagi aris pemberian itu hadiah, hadiah itu adalah istimewa. Tulisan itu menurut aris bukan sekedar tulisan tapi juga harapan. Apakah secara otomatis aris jadi FPI. Kalau aris menghargai FPI, iya, seperti aris menghargai mas RD, mas Dede dan teman-teman di sini. Kalau aris diberi kaos bergambar foto Amien Rais waktu masa kampanye kemarin dan memakainya di rumah itu sah-sah aja. > > Mau tahu, tanya aja ya ke Wartawan....., ada Inneke Koesherawaty juga. aris kurang bisa cerita, hanya bisa merasakan. Mau tahu rasanya sangat terharu. MAta ini berkaca-kaca. > > MAs Radityo (maaf) sok tahu, mas pernah ketemu muslimah yang di FPI? Aris sendiri belum pernah berjumpa akhwat FPI terjun ke publik. Kalau saya belajar bela diri. ada yang salah? Lha wong olahraga bela diri itu sunah rasul. Olahraga yang lain yang merupakan sunah Rasul, adalah berenang, memanah, berlari, nunggang kuda. Orang Islam yang kuat itu dicintai Allah. Olahraga kan bikin sehat. > > Mas, apakah sayang terhadap muslimah lain. Mereka dengan memakai baju itu, apakah sesuai dengan syariat islam. Bila mas bilang itu hak asasi manusia memakai baju itu, maka sungguh mas di yaumil hisab atau di akhirat nanti alasan itu tak akan diterima Allah. Mas RD kan tahu batasan aurat muslimah di publik, bagaimana Allah mengatur pakaian perempuan. > > Mereka tak akan menangkapi, yang perlu dilakukan adalah penyadaran atau membangun kesadaran bahwa yang mereka lakukan kurang sopan.
AD: menyayangi sesama nya adalah kewajiban dan hak... melindungi pun demikian. tetapi kalau kita melindungi organisasi pemecah belah, bukan itu artinya kita bagian dari mereka? ris, pernah gak liat FPI memukuli pegawai bar? SAYA PERNAH lihat di kemang... kamu suka ya dengan aktifitas mereka? kamu simpatisan kan? salut...sepuluh jempol saya berikan untuk kamu! di London dan Paris, sempat ada kasus pelarangan memakai jilbab di tempat publik...umat islam marah... banyak orang yg memakai pakaian seksi, umat islam marah... kebebasan berekspresi, umat islam marah... karena kemarahan orang2 yg bodoh, maka orang2 islam lain yg 'waras' jadi terkena imbasnya, namanya ikut2an jadi jelek...IT"S NOT FAIR!!!!! kapan ya bisa menghadapi kenyataan duniawi dengan sabar? atau dengan strategi tanpa kekerasan? hmmm....i'm wondering... > > > > > Aris: > MAs pernah ikut aksi waktu mahasiswa misalnya. Sepanjang aris ikut aksi, pakai uang sendiri. Datang karena panggilan hati. Harusnya mas tanya mereka dapet dana dari mana? > > Apakah tak ada dalam pikiran mas, bahwa orang itu melakukan sesuatu karena dorongan keyakinan kuat yang keluar dari dalam dirinya, bukan semata-mata materi. Tanya semua peserta aksi mereka dibayar tidak. Maka aris bisa menjawab Tidak! > KAmi rela berpanas ria diterik matahari demi keyakinan kami. Bagaimana bisa kami beda organisai tapi ko sama-sam mengawal dan mendukung RUU APP. > > Yah... karena dalam Islam, pornografi dan pornoaksi itu termasuk perbuatan maksiat. Mayoritas umat Islam tahu akan hal ini. Kalau ada yang menganggap pornografi itu bukan maksiat, ada yang salah dalam pemahaman mereka. Batasan definisi pornografi pun bagi umat Islam hampir tidak ada perbedaan, seperti tidak ada perbedaan dalam memahami shalat lima waktu itu wajib. > > Pernahkah mas memahami jika aris selalu bilang syariah Islam harus diterapkan itu bukan karena ingin mendapatkan materi tapi keyakinan akan suatu kebenaran yang aris yakini. (Begitu pula teman-teman yang berkata syariah itu harus diterapkan lain di sini). > > Bila aris berusaha memakai bahasa yang halus semata-mata khawatir kalau syariat Islam itu ditolak bukan karena kemuliaannya namun karena aris jadi penghalang yang menghalangi orang lain untuk mendapat hidayah. > > Selain aris takut, Allah mencabut hidayah kebenaran yang aris yakini karena kesombongan aris. Sehingga aris berusaha untuk tidak mengunggapkan kata kasar. Hidayah itu mahal, mas. Sangat mahal. Hidayah itu hak Allah untuk memberikan dan mencabutnya pada siapa saja yang dikehendaki. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. > Aris: > Dibalik keperbedaan mereka, persamaannya banyak. Jika mereka diseru tentang pelecehan nabi, Al Quran dan persatuan mereka akan mau. Lalu kenapa mas selalu mencari kekurangan mereka, padahal belum tentu kita lebih baik dari mereka dan memberikan kontribusi untuk umat. Mereka sudah. Tak adakah sisi positifnya. AD: memberikan kontribusi bagi umat? saya setuju... tapi sekaligus menghancurkan umat lain yg berseberangan? begitu? pornografi bagi islam dilarang? saya setuju... bagi umat lain? bagi kelompok lain? haruskah diterapkan hukum milikmu diatas hukum milik orang lain? itu pelanggaran HAM!!! > > Apakah mas sudah merasa cukup puas dengan apa yang mas Radityo lakukan selama ini. Mas, hukum Islam mengenai multipartai atau multi organisasi Islam itu boleh. Biarlah keperbedaan itu, toh persamaannya banyak yang sama. Kedepankan persamaan untuk berkarya, dan bersatu. Yakinlah mereka selalu melakukan outokritik ko. Di level puncak dan mungkin bahkan koordinasi. Karena umat Islam itu keluarga maka outokritik dilakukan level internal bukan terbuka seperti ini. > > Aris ikut aksi karena merasa bagian dari umat Islam yang melihat pornografi adalah kemaksiatan serta melanggar syariat Allah. > > Milis itu bagi orang yang terjangkau. Kebanyakan level tingkat amir atau atasan malah sedikit ikutan milis... mereka lebih suka berkarya dari pada membicarakan orang lain. > > Coba tanya... apakah dimilis-milis itu mempresentasikan keberadaan organisasi Islam. Kebijakan level organisasi Islam ada di level puncak. Milis cuma buat ajang curhat.Saring informasi. Kalau mau tahu bagaimana organisasi itu sebenarnya dateng aja ke kesekretariatannya. Kasih masukan dan kritik buat mereka, itu jauh efektif kalau mau memperbaiki mereka. Kecuali kalau mau bikin huru-hara. > > Kebanyakan yang ikut milis itu bawahan. Bawahan bisa jadi ngomong dengan logika atau pendapat pribadi tidak mewakili lembaga. Dia bisa nyeplos apa saja, nggak berfikir bahwa ada tipe orang seperti mas RD yang suka mengkutip perkataan orang dan menganggap perkataan itu mewakili sikap lembaganya. > > Akhirnya orang saling curiga dan mungkin malah menimbulkan kebencian antar orang yang malas cek and ricek. Percayakah Mas RD telah juga menuai dosa dalam kontribusi tersebut, bila info itu ternyata tak sesuai kenyataan, karena itu fitnah. > > Kadang orang level bawahlah - mungkin juga aris termasuk didalamnya, jadi aris paling nggak mau ngomong hal-hal yang aris baru tahu setengah-setengah, takut memfitnah.)-yang saling suka cakar-cakaran karena belum paham dan memahami masing-masing. Anggaplah orang yang baru tahu separo dari suatu organisasi, sudah banyak berkomentar. Kalau mau tahu benar-benar organisasi Islam, masukilah satu per satu kedalamnya, jadilah anggotanya ikut sistem pengkaderannya kalau perlu. > > Bukan atas informasi dari ini dari situ (apalagi buku) yang belum benar sumbernya. Buku atau informasi diterjemahkan tergantung persepsi kita bukan, bisa jadi kita melakukan persepsi salah. > > Manusia itu punya kelemahan, bila kemudian seorang yag menjadi anggota suatu organisasi Islam melakukan maksiat atau penyimpangan itu wajar. Mereka bukan malaikat, mereka khilaf. Seperti manusia lain. Hal ini adalah kasuistik. > > Aris katakan bergabung dalam sebuah organisasi Islam bukan jaminan dia akan masuk surga atau gimana, tapi dirinya sendirinyalah yang bertanggung jawab atas dirinya. Bisa jadi orang yang tak tergabung dalam sebuah organisasi Islam ada yang lebih baik akhlaknya dibanding dalam organisasi islam. > > Tapi setidaknya perlu diingat, kesadaran dia terlibat dalam suatu organisasi Islam menunjukkan ia punya niat untuk berbuat dan berubah baik meski dengan cara yang beraneka ragam. wallahu'alambishawab > > salam, > aris AD: keanggotaan di dalam organisasi islam itu bagus, mempererat kebersamaan...mendekatkan diri kepada allahnya... untungnya saya tidak meng-atasnamakan umat ataupun organisasi manapun di dunia... tapi tolong yah, perjuangkan hak mu tanpa menginjak2 hak orang lain.... for your own sake... does your father in heaven teach you HOW TO BE A SAINT, just like your group do? if so, teach me master..... *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

