On 4/3/06, aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Mas Dede, aris pengen tahu apa komentar mas Ulil terkait dengan blok Cepu yang jatuh pada Exxon Mobil, Freeport, RUU revisi perburuhan, hutang Indonesia, jeratan IMF, kedatangan Tony Blair, Rice, John Howard. Kira-kira apa ya pandangan beliau mengenai ketiga tokoh tersebut.
Apa solusi beliau mengenai masalah-masalah actual dan faktual di dunia internasional maupun Indonesia? === Mbak Aris, kalau sampean mempertanyan orang semacam ulil, saya juga mempertanyakan orang orang insist seperti syamsuddin aris dan anis malik toha. Mau tahu apa pendapat mereka ketika di milis insist ada yg mempertanyakan RUU Ketenagakerjaan yg heboh itu. Silakan disimak berikut ini. Sekedar marah doang sama orang yg berusaha kritis, tapi no comment juga ttg msalah ummat yang real. Jadi ya sama saja dengan si ulil, ambil jalan aman kalo memang bukan bidangnya. Beda memang dengan HT yg sok menawarkan solusi, suapya identik Islam dalah solusi, tapi ilmu yang dipakai untuk menganalisa masalah awur awuran. kalau didebat dan dipertanyakan argumennya, jawaban klise muncul, ini solusi Islam, kamu ikut atau tidak. Kalo tidak ikut berarti kamu ...... whahahahaha .... silakan diteruskan sendiri. salam, Ari Condro === Syamsuddin Arif to insistnet Assalamu'alaikum, wa laa tujaadil jahuulan laysa yafhamu maa taquulu fa s-syarru kulla s-syarri fi l-jadal wa khayrun min ijaabatihi s-sukuut wassalam === duh, mas arif pake bahasa arab nih, coba saya artikan kalau salah tolong diluruskan, biar ngerti maksudnya : Dan janganlah engkau membantah dengan jahil (bodoh), sesuatu yang kamu tidak faham apa yang kamu katakan. maka kejelekanlah setiap kejelekan dalam berdebat. dan yang terbaik daripada menjawabnya, adalah diam. === Di perancis pun kendalanya sama kok. Dikutip dari blog di bawah ini. http://leluconsinga.blogspot.com/ Prancis kembali dilanda kerusuhan setelan beberapa bulan yang lalu dilanda hal yang serupa. Kerusuhan sekarang terjadi gara-gara protes dari para mahasiswa akibat adanya UU yang memudahkan perusahaan memecat karyawannya. Pembakaran mobil, polisi anti huruhara menjadi hal yang biasa, ini mengingatkan kita pada kerusuhan tahun lalu. Bedanya dulu selalu dikaitkan dengan agama para perusuh yg kebanyakan keturunan imigran dari Afrika utara. Media barat selalu membuat potret kerusuhan tahun lalu dikaitkan dgn agama, dimana Islam selalu dipotret dekat dgn violence, padahal inti masalahnya adalah diskriminasi dan kesempatan kerja. Kenapa kerusuhan sekarang tidak? You know why he..he..he... === anis malik <[EMAIL PROTECTED]> to insistnet Salam, Saya kira kalimat seperti ini: BANGUNLAN, SADARLAH HAI PARA ULAMA. KALIAN ITU APAKAH MEMANG PEDULI ATAU JANGAN-JANGAN KALIAN MEMANG BODOH, TIDAK MAMPU MELIHAT PERSOALAN SESUNGUHNYA YANG MENIMPA BANGSA INI. tidak patut keluar dari seseorang yang mengaku "educated". Kritis... silakan. Tak perlu membodoh-bodohkan. Salam, anis === Ali Habermas <[EMAIL PROTECTED]> to insistnet Saya rasa yang perlu dibangun di NU sekarang bukan sekedar "Jalan Tengah" melainkan juga "Jalan Kritis". Artinya, NU harus dapat melihat persoalan kebangsaan secara lebih holistik dan lebih jernih. Mohon diperhatikan, sementara kita sibuk merumuskan RUU Anti Ponografi dan Pornoaksi (APP), pemerintah baru saja menyelesaikan UU Investasi yang mendatangkan para konsultan investasi dari Amerika di mana UU tersebut jelas-jelas merugikan bangsa Indonesia. Ke manakah para ulama dalam hal ini? Apakah para ulama memang tidak peduli dengan hal ini padahal UU investasi ini jelas-jelas merugikan bangsa ini? WOI PARA ULAMA, BANGUN-BANGUN. BANGSA INI TENGAH INGIN DIJAJAH LAGI, TAPI KENAPA KALIAN MALAH SIBUK MIKIRIN URUSAN-URUSAN YANG BELUM TENTU BERAKIBAT BURUK BAGI BANGSA, PADAHAL DI DEPAN KALIAN JELAS-JELAS ADA SESUATU YANG BENAR-BENAR MERUGIKAN BANGSA DAN UMAT INI. BANGUNLAN, SADARLAH HAI PARA ULAMA. KALIAN ITU APAKAH MEMANG PEDULI ATAU JANGAN-JANGAN KALIAN MEMANG BODOH, TIDAK MAMPU MELIHAT PERSOALAN SESUNGUHNYA YANG MENIMPA BANGSA INI. [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

