kedoknya terbongkar?!
selama ini selalu bersuara pake ayat kitab
suci...mengatasnamakan kehendak tuhan, membela2
agamanya, serta merendahkan yg lain...
ternyata ketika ada bencana, mereka tidak lebih dari penonton
yg bersorak sorai kegirangan...
kebahagiaan mereka lengkap ketika melihat saudaranya
tertimpa bencana alam yg katanya HUKUMAN.
teman2 semilis, mari kita pertahankan logika dan perasaan kita
disini entah si islam, kristen, budha, konghucu, shinto, hindu,
atheis, dan kafir UNTUK BERPEGANG PADA KEMANUSIAAN
DAN BUKANNYA AYAT AYAT DARI MULUT2 ORANG MUNAFIK...
banyak sekali orang2 yg berusaha merusak agama islam dari
dalam...
disayangkan, ketika ada bencana yg seharusnya terjadi adalah
persatuan, tetapi ini malah menyumpah si korban atas dalih
pornografi, sultan, dan kejawen...
huh...
so many morons and satans in this world....
but they think they're clean...
--- In [email protected], Free Thinker
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Aris,
> Lantas, kenapa Israel yang terus-terusan menindas
Palestina tidak juga berubah jadi kera dan babi???
>
> Menyimak statement Anda dan Nizami, saya jadi percaya,
kaum beragama memang punya kecenderungan untuk
menafikan akal sehat (bahasa kasarnya: DUNGU!). Untunglah,
di negeri ini masih banyak orang-orang yang beragama
(maupun tidak) yang memiliki nurani dan kasih terhadap
sesama manusia, tanpa memandang agama. Tanpa
memandang orang lain sebagai kejawen, kafir, atau label-label
lainnya.
>
> Semoga saudara-saudara kita di Yogya tidak pernah
membaca posting-posting (maaf) DUNGU yang memojokkan
mereka yang sedang merana.
>
> aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mas-mas,
> Sepemahaman saya dua-duanya bisa masuk akal. Secara
saintis maupun keimanan semua itu sangat masuk akal. Kaum
Luth yang diputar balikkan oleh Allah, karena kemaksiatan
homoseksual kaum Luth. Kaum Adn yang sombong dengan
kekuatan fisik mereka. Kaum Yahudi yang menentang perintah
Daud diubah jadi kera dan babi, semua ada didalam Al Quran.
>
> Buat pribadi saya, musibah Yogya adalah wahana untuk
untuk introspeksi diri. Agar manusia memperbaiki dirinya, lebih
bisa peka dan empati. Semua memang tergantung
masiing-masing individu tergantung sudut pandang. Yogyakarta
maaf yang penuh kejawennya, yang dari tahun ke tahun
peningkatan free sex-nya, saya pernah membaca buku
kumpulan kisah keberhasilan wirausahawan dari Kompas,
perdagangan di Yogyakarta penuh intrik licik. wallahu'alam
bihawab kebenarannya. Tidak semuanya memang...
Percayakah mas, ada seorang teman gagal menikah karena
ditinjau dari weton (tanggal lahir ) dianggap nggak cocok
dengan calon suaminya. Ini hasil pembacaan primbon ibunya.
>
>
> Saudara saya kebetulan kuliah di UII. Suasana Yogyakarta
demikianlah yang menjadi alasan sejak awal saya tak memilih
kuliah di sana. Yang kalau diukur secara materi dekat dengan
tempat tinggal saya cuma tiga jam, murah biaya hidup dll. Apa
yang saya ceritakan tak mengurangi kenyataan Yogyakarta
penuh dengan daya tarik semua orang. Silakan dikoreksi
teman-teman jika ada kesalahan
>
> Sejauh ini belum ada secara pasti teknologi untuk
mendeteksi bencana gempa atau tusnami atau gunung
meledak. Teknologi itu sebenarnya alam sendiri, kera, harimau,
hewan-hewan yang turun gunung berarti ada sesuatu, Ingat
kasus tsunami sulit ditemukan bangkai hewan liar bukan.
>
> Mereka selamat karena memahami alam.
> Hewan laut (lumba-lumba, hiu) yang gelisah dan
menghilang dari peredaran, tanda akan ada gempa tektonik dan
tsunami. Katak yang abnormal adalah tanpa ada sesuatu yang
tak beres dengan alam saat itu yakni pencemaran lingkungan
parah.
>
> salam
>
> mari belajar dari Alam, ciptaan Tuhan Semesta Alam
>
>
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

