Halo, saya dari PPI malaysia, saya ikut milist ini... saya fwd berita ini ke Milist di Universitas saya... ada tanggapan dari temen saya.. bernama Andri..
silahkan di baca, semoga bermanfaat. ***************************** Hanya untuk referensi saja..di dunia civil engineering sebenarnya siklus banjir itu ada..cuma pengucapannya aja yang tidak tepat..jadi yang dihitung sebenarnya itu siklus hujannya..apakah 5 tahunan, 10 tahunan ato 50 tahunan. Kalau penggunaannya di hidrologi untuk memperkirakan debit air nya, klo bangunan onshore misalnya dipakai untuk siklus gelombang. Dari sini didapat data2 yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur sipil, misal jembatan, pelabuhan, gorong2, dll..jadi "kasaran" nya kalo data hujan ada, dimensi strukturnya bisa dianalisa. Masalahnya adalah, saat bagunan itu selesai dibangun tidak ada maintenance nya, atau bangunan itu dikorupsi sehingga spesifikasinya tidak sesuai dengan desain awal. Kalo maintenance tidak ada, kedalaman saluran yang misalnya 10 meter, akibat sedimentasi (lumpur yg mengendap) tinggi saluran akan berkurang misal jd 4 meter, jadilah airnya meluap, sampah2 yang dibuang warga ke saluran air jg salah satu faktor penting. Dan yang penting apakah saluran/bangunan itu didesain untuk mampu menampung curah hujan 5 tahun an, 10 tahunan, ato 50 tahunan. Kalo desain awal 50 tahunan, tp dikerjakannya untuk curah hujan yang 5 tahunan saja...barulah korupsi. Diperhatikan jg, kondisi laut...apakah saat itu sedang pasang, soalnya sungai mengalirnya ke laut kan. Kalau misal tinggi permukaan laut lebih tinggi dari sungai..air sungai ga bisa keluar ke laut, tp dari bogor terus mengalir..jadilah jakarta danau. Maap ya klo kepanjangan. . Andri Kusbiantoro MSc Civil Engineering Universiti Teknologi Petronas ********************************* Lina Dahlan wrote: > > Ada or tidak adanya "siklus banjir 5 tahunan" gak penting lah. Yang > penting adalah sudah sejauh apa pemda DKI Jakarta mengantisipasi > banjir dari tahun ketahunnya? Ada perbaikan kah atau malah > kemunduran ? Kalau kali ini banjir semakin parah, berarti kan ada > kemunduran. Ngapain aja belio??? > > Bangun air mancur Thamrin sampe 17milliar (?). Bangun 1 buah halte > busway 2miliar. Itu katanya katanya sih. Saya sungguh gak ngerti > duit segitu kebanyakan ato gak buat project tsb? > > Oh ya..waktu saya nonton liputan banjir di RCTI, yang diliput adalah > daerah Kampung Melayu (yang langganan banjir). Salah seorang > pengungsi diinterview,"kok masih mau tinggal di sini walau tiap > tahun kebanjiran, kan pemerintah mau buat rusun? kok gak mau tinggal > dirusun nantinya?" Kata ibu tersebut "emang kita2 gak mau tinggal > dirusun, maunya diganti uang aja". > > Dengan informasi terbatas spt itu, saya bingung jadinya. "Susah juga > ngatur penduduk yang bandel ya?"...:-) > > Seorang temen yang dari negeri sono juga terbingung2 melihat rakyat > INdonesia yang nampaknya 'pasrah' dan tidak mau 'komplen' kpd > pemerintahnya. Sudah sering kejadian kayak gini, kok malah kayaknya > gembira-gembira aja ngungsi ke Mesjid, berenang-renang, main banjir, > yang lain nontonin banjir. Lampu mati karena gardu tenggelam, kok > gak minta gardunya dipindahin ke tempat lebih tinggi hingga gak > kerendem. Oleh karena rakyatnya spt ini lah, pemerintahnya juga > happy-happy aja. Mestinya mereka ngungsi ke kantor pemda ato kerumah > pejabat!!! "Kantor pemda dan rumah pejabatnya juga banjir, > sir!!!". "Para pejabat ngungsi ke hotel, sir!". > > Kita-kita aja yuk yang kritis thdp pemerintah, spy pemerintahan ini > lebih baik. > > wassalam, > --- In [email protected] <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com>, > "jamur_kuping" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > makin ketahuan, bohongnya SUTIYOSO ... > > Gubernur DKI yang konon mau nyalonin jadi PRESIDEN > > > > > > ================================================ > > 06/02/2007 10:06 WIB > > BMG: Tidak Ada Istilah Siklus Banjir 5 dan 30 Tahunan > > Iqbal Fadil - detikcom > > > > Jakarta - Masyarakat Jakarta kerap mengalami siklus banjir besar > setiap 5 tahun sekali. Sebagian lagi menyatakan musibah tahun ini > mengikuti siklus banjir bandang per 30 tahun. Namun BMG menegaskan > tidak ada istilah siklus banjir. > > > > "BMG tidak mengenal istilah siklus banjir. Kami selalu memantau > cuaca berdasarkan data setiap hari," tegas Kepala Sub Bidang > Informasi Meteorologi Publik BMG Pusat Achmad Zakir, ketika > dihubungi detikcom, Selasa (6/2/2007). > > > > Mengenai pengaruh bulan purnama yang mengakibatkan banjir di > Jakarta tidak surut, Zakir menyatakan kemungkinan itu bisa > saja. "Memang biasanya kalau bulan purnama air laut pasang. Itu > sebabnya banjir tidak cepat surut," imbuhnya. > > > > Namun berdasarkan penanggalan kalender yang menggunakan sistem > bulan, Zakir menyatakan saat ini masa bulan purnama sudah > lewat. "Bulan purnama sudah selesai 3 hari yang lalu, jadi mungkin > tidak berpengaruh lagi terhadap air pasang di laut," tandasnya. > (bal/bal) > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ____________________________________________________________________________________ Bored stiff? Loosen up... Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games. http://games.yahoo.com/games/front

