Tulisan ini dibuat dalam rangka memperingati hari Buruh, 1 Mei tentan bagaimana syariat Islam mengatur tentang pekerja atau buruh dan semisalnya. Alhamdulillah. -------------------------------------------------------------------------------------------------------- Hak Pekerja
''Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka mempergunakan sebagian yang lain...'' (QS Az-Zukhruf [43]: 32). Allah telah menetapkan rezeki manusia di dalam Lauful Mahfudz (Kitab yang Terpelihara). Perbedaan besar kecilnya rezeki menunjukkan bukti keadilan Allah, agar sebagian manusia mempergunakan jasa sebagian lainnya. Bentuk transaksi atau penyewaan tenaga di dalam Islam dikenal dengan istilah ijarah (perburuhan). Ajiir adalah orang yang melakukan pekerjaan dengan kompensasi atau gaji tertentu. Sedang musta'jir adalah orang yang menggunakan jasa ajiir. Aisyah pernah berkata, ''Rasulullah SAW dan Abu Bakar pernah mengontrak (tenaga) orang dari Bani Dail sebagai petunjuk jalan, sedangkan orang tersebut beragama seperti agama orang kafir Quraisy. Beliau kemudian memberikan kedua kendaraannya kepada orang tersebut. Beliau lalu mengambil janji orang tersebut (agar berada) di gua tsur setelah tiga malam, dengan membawa kedua kendaraan beliau pada waktu subuh pada hari yang ketiga.'' Agama Islam sangat melindungi hak-hak para buruh. Hal ini terlihat dalam rukun ijarah yang mencakup kejelasan bentuk pekerjaan, waktu kerja, upah, dan tenaganya. Bila ketentuan tersebut tak terpenuhi maka transaksi ijarah tersebut statusnya fasad (rusak) dan batal. Hendaknya juga seorang musta'jir memberi batasan tenaga yang dicurahkan seorang pekerja. Jangan sampai pekerja bekerja di luar batas tenaga, sehingga merasa terdzalimi. Bila seorang ajiir telah menyelesaikan pekerjaan yang diamanahkan, maka ia berhak memperoleh gaji atau kompensasi sesuai kesepakatan, tidak boleh dikurangi sedikit pun. Nabi SAW bersabda, ''Hati-hatilah kalian terhadap qasamah! Kemudian para Sahabat bertanya, qasamah itu apa? Beliau menjawab, ''Sesuatu (yang disepakati sebagai bagian) di antara manusia, kemudian bagian tadi dikurangi.'' Rasulullah juga mengecam keras musta'jir yang mengelak atau menahan gaji ajiir-nya. ''Tiga orang yang aku musuhi pada hari kiamat nanti, adalah orang yang telah memberikan karena aku, lalu berkhianat; orang yang membeli barang pilihan, lalu ia makan kelebihan harganya; serta orang yang mengontrak pekerja kemudian pekerja tersebut menunaikan transaksinya sedangkan upahnya tidak diberikan.'' (HR Imam Bukhari, dari Abu Hurairah). Wallahu'alam bishawab. (Aris Solikhah ) http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=291295&kat_id=14 Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah pemikirannya tak bisa mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950) pustaka tani prohumasi nuraulia --------------------------------- Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell? Check outnew cars at Yahoo! Autos. [Non-text portions of this message have been removed]

