Terima kasih Bung Ikra untuk informasinya...
Lalu, apakah acara Bulan Bahasa dan Sastra 2007 itu ada websitenya?




  ----- Original Message ----- 
  From: Ikranagara 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, October 22, 2007 12:55 PM
  Subject: [ppiindia] Re: Puisi Ikranagara: SIHIR MATAHARI JAKARTA


  Acara "Pertemuan Kesastraan: Jumpa Sastrawan dengan Mahasiswa" di 
  Universitas Trisakti itu akan diselenggarakan pada Hari Jum'at tgl 
  26 Oktober Jam 9:30 sd 11:30.

  Selain saya akan juga tampil penyair Sutardji Calzoum Bachri.

  Ikranagara
  ==========

  --- In [email protected], "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > Menarik sekali.Boleh tahu detail acaranya? Mau aku pajang di blog 
  ACI.
  > 
  > http://artculture-indonesia.blogspot.com
  > 
  > Terima kasih.
  > 
  > salam,
  > 
  > rd
  > 
  > 
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: Ikranagara 
  > To: [email protected] 
  > Sent: Sunday, October 21, 2007 8:31 AM
  > Subject: [ppiindia] Re: Puisi Ikranagara: SIHIR MATAHARI JAKARTA
  > 
  > 
  > Betul, bung, karena saya akhirnya memutuskan untuk melupakan 
  semua 
  > filsafat dan pandangan hidup macam apa pun ketika bertanya siapa 
  > manusia di dalam hidupnya sekarang, masa lampau dan masa depan, 
  maka 
  > saya menemukan Biologi memberikan jawaban yang mencerahkan, 
  terutama 
  > peranan tiga-otak di dalam batok kepala kita itu, yang dua dari 
  yang 
  > tiga itu bernama Otak Reptelia dan Otak Mammalia.
  > 
  > Maka kalau saya sekarang membaca puisi Chairil Anwar "Aku" itu, 
  > kata "binatang jalang" itu adalah berdasarkan prilaku yang 
  bersumber 
  > dari Otak Reptelia dengan prinsip kerjanya "fight or flight" 
  (lawan 
  > atau lari) dan digerakkan oleh insting "survival of the fitest" 
  yang 
  > tidak pernah rasional bahkan menolaknya untuk dirasionalkan oleh 
  > Otak Neo-cortex. Ya, prilaku manusia yang bersumber dari Otak 
  > Reptelia, yang secara urut kacang dalam perjalanan evolusi 
  adalah 
  > otak tertua, itu bisa dinilai berakibat "positif dan benar" bisa 
  > juga "negatif dan salah" tergantung kepada dipandang dari sudut 
  mana 
  > dan oleh siapa.
  > 
  > "Saya makhluk biologis," inilah kesadaran awal yang memberikan 
  > pencerahan kepada saya dalam memandang hidup masa kini, masa 
  lampau 
  > dan masa depan manusia. Selain "evolusi masih terus berjalan" 
  bahkan 
  > terhadap diri manusia, terutama evolusi atas otaknya itu. 
  > 
  > Minggu depan saya akan membahas hal ini dalam makalah 
  > saya "Kenikmatan Estetis dll sebagai produk dan kebutuhan 
  biologis" 
  > di Universitas Trisakti dalam rangka "pertemuan Kesasteraan: 
  Jumpa 
  > Sasterawan dengan Mahasiswa" di Bulan Bahasa dan Sastra 2007 ini.
  > 
  > Ikra.-
  > ====== 
  > 
  > --- In [email protected], "mediacare" <mediacare@> wrote:
  > >
  > > Bung Ikra suka sekali ya menggunakan kata Reptilia dan 
  Mamalia...
  > > 
  > > Jadi inget pelajaran Biologi dan Teori Evolusi... hehehehehe
  > > 
  > > 
  > > ----- Original Message ----- 
  > > From: Ikranagara 
  > > To: [email protected] 
  > > Sent: Sunday, October 21, 2007 4:15 AM
  > > Subject: [ppiindia] Puisi Ikranagara: SIHIR MATAHARI JAKARTA
  > > 
  > > 
  > > Ikranagara:
  > > MATAHARI JAKARTA
  > > 
  > > ketika matahari di ubun-ubun langit jakarta menyilaukan 
  pandang 
  > > menyihir gedung jangkung 
  > > bim salabim! 
  > > maka berjajarlah reptelia raksasa 
  > > dynosaurus abad 21 
  > > otot beton tulang besi
  > > sambil mengunyah permen karet langkah baris mereka berat 
  berdebam
  > > menggusur menghimpit ludas kampung-kampung tua
  > > 
  > > suara jerit rintih tangis penghuninya 
  > > 
  > > tapi telinga siapa mampu mendengar
  > > ketika matahari di ubun-ubun langit jakarta menyilaukan 
  pandang 
  > > menyihir jalan-jalan jadi sungai banjir bergemuruh 
  > > arus airnya arus kendaraan menderu-deru deras setelah lampu 
  > hijau 
  > > mampat dan macet berdesakan dihadang lampu merah menyala
  > > 
  > > juga merah warna darah membasahi jalan beraspal mulus
  > > korban kecelakaan di kala siang hari
  > > 
  > > tapi mata siapa mampu menangkap warna 
  > > ketika matahari di ubun-ubun langit jakarta menyilaukan pandang
  > > menyihir kita semua para pendatang dari seantero pelosok negeri
  > > bim salabim!
  > > maka jadilah kita laron-laron melarikan diri 
  > > dari cengkeraman musim paceklik tak berkesudahan di desa-desa 
  > > berhamburan terbang dengan sayap-sayap lemah 
  > > harapkan 
  > > cahaya ramah matahari Jakarta
  > > 
  > > JKT-2007
  > > 
  > > 
  > > 
  > > 
  > > 
  > > 
  > > ----------------------------------------------------------
  > -----------
  > > 
  > > 
  > > No virus found in this incoming message.
  > > Checked by AVG Free Edition. 
  > > Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.15.3/1081 - Release 
  Date: 
  > 19/10/2007 17:41
  > > 
  > > 
  > > [Non-text portions of this message have been removed]
  > >
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > ----------------------------------------------------------
  -----------
  > 
  > 
  > No virus found in this incoming message.
  > Checked by AVG Free Edition. 
  > Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.15.3/1081 - Release Date: 
  19/10/2007 17:41
  > 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.15.5/1084 - Release Date: 21/10/2007 
15:09


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke