assalamu 'alaikum wa rahmatu-lLahi wa barakatuH,

Iman adalah sesuatu yg diyakini di dalam hati, diucapkan dg lisan atau 
tulisan dan diwujudkan dlm bentuk amalaiah perbuatan.

anda tdk dpt menilai orang lain beriman atau tdk, jika keimanan orang itu 
tersimpan dlm hatinya. Siapa yg tahu hati manusia? kecuali Allah dan 
manusia itu sendiri.
Tapi kita bisa menilai orang lain, apakah dia beriman atau tdk, apakah dia 
kafir atau tdk, apakah dia murtad atau tdk, dari ucapan2nya, dari 
tulisan2nya, dari perbuatan2nya.
Jadi pertanyaan anda sangat tdk relevan utk saya jawab, apakah saya msh 
berpegang teguh kpd AlQuran dan Sunnah Nabi? hanya Allah dan saya saja yg 
tahu. 
Anda hanya bisa menilai seseorang itu dari LAHIRnya saja. Apa2 yg nampak 
dari lahirnya itulah yg anda nilai. Jika tulisan seseorang menyerang dan 
melecehkan Muhammad SAW, AlQuran, maka pasti orang itu KAFIR!
Urusan hati biarkanlah itu menjadi urusan Allah SWT,

"Apakah engkau telah membelah hatinya?" (HR. Muslim)


mengenai AlQiyadah, sayang sekali anda tdk menjawab dg tegas. Padahal 
AlQiyadah sendiri melalui Big Bosnya sdh mengaku bersalah dan bertaubat, 
setelah pertobatannya itu, Abdul Salam adalah saudara saya kembali, berhak 
utk beri salam, berhak utk disholati jika meninggal nanti.

Manusia adalah kalifah Allah di bumi, manusia diberi tugas dan kewajiban 
utk membangun dan memakmurkan bumi. Allah azza wa jalla dg penuh kasih 
sayang mengutus Rasul2Nya dan memberikan pedoman berupa Firman2Nya utk 
setiap umat, Zabur utk umat Daud as, Taurat utk umat Musa as, Injil utk 
umat Isa as, dan AlQuran utk umat manusia.

Muslim adalah umat terbaik dan pilihan yg menjadi saksi atas penyimpangan2 
yg dilakukan umat2 terdahulu.
Muslim senantiasa berada di tengah2, tdk condong ke kiri dan condong ke 
kanan. Pedoman muslim hanyalah AlQuran dan sunnah Rasul. Bagaimana mungkin 
ada seorang muslim tdk berani bersikap apakah suatu umat itu kafir, 
munafik ataupun beriman? bukankah AlQuran adalah petunjuk baginya?
bagaimana mungkin ada seorang muslim yg tdk punya KAPASITAS utk menilai 
suatu ajaran sesat atau tdk? 

Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang 
adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar 
Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.. QS2:143

Kalo ada seorang muslim tdk menilai kelompok macam AlQiyadah adalah jalan 
yg sesat, berarti kelompok2 macam AlQiyadah merupakan jalan yg lurus. 
apakah spt itu?

"Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang-orang yang mengada-adakan 
kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang haq tatkala yang haq itu 
datang kepadanya? Bukankah dalam Neraka Jahannam itu ada tempat bagi 
orang-orang yang kafir?" (Al-Ankabuut: 68)

Katakanlah yg haq adalah haq, yg batil adalah batil..



Wassalamu'alaikum,







Ananto <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
11/12/2007 09:46 AM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
Re: [ppiindia] Re: Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama Sesat






pertanyaan selanjutnya buat sampeyan:
apakah anda yakin, anda masih berpegang teguh kepada Al-Qur'an dan As 
Sunnah
kanjeng Nabi? apakah anda yakin bahwa tindak-tanduk anda selama ini sudah
sesuai dengan ajaran2 Nya???

>>>menurut anda, AlQiyadah sesat? jawab aja iya atau tdk.
mas haris,
saya tidak punya kapasitas menyesatkan atau tidak menyesatkan keyakinan
orang lain, bukannya saya ndak punya prinsip... itu malah prinsip saya,
bahwa itu adalah bukan kewenangan saya...

dah ngerti kan?

salam,
ananto

On 11/9/07, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]
>
wrote:
>
> mas ananto, saya tdk pernah menuduh cak nun sesat kecuali sdh jelas2
> menunjukkan kesesatannya. Saya anggap tulisannya itu ala budayawan. Coba
> ajah anda trace mail2 yg saya posting.
>
> pertanyaan anda sdh saya jawab, jika saya msh berpegang dg teguh kpd
> AlQuran dan sunnah Rasulullah SAW, insya Allah saya tdk akan tersesat.
>
> menurut anda, AlQiyadah sesat? jawab aja iya atau tdk.
>
> Ananto <[EMAIL PROTECTED] <pratikno.ananto%40gmail.com>>
> Sent by: [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
> 11/09/2007 02:49 PM
> Please respond to
> [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
>
> To
> [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
> cc
>
> Subject
> Re: [ppiindia] Re: Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama Sesat
>
> mas haris,
> terima kasih kembali atas copy paste-nya ayat2 gusti allah...
>
> saya juga umatnya kanjeng nabi... begitu juga Cak Nun, beliau juga ngaku
> sebagai umatnya kanjeng nabi...
>
> sekali lagi saya tanyakan:
> apakah anda yakin, bahwa anda sudah benar? apakah anda yakin, bahwa anda
> tidak sesat???
>
> salam,
> ananto
>
> On 11/9/07, [EMAIL PROTECTED]
<hariss_ypmi%40yamaha-motor.co.id><
> [EMAIL PROTECTED] <hariss_ypmi%40yamaha-motor.co.id>
> >
> wrote:
> >
> > "Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, 
maka
> > ikutilah dia; janganlah kalian mengikuti jalan-jalan (yang lain), 
karena
> > jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian 
itu
> > diperintahkan oleh Allah kepadamu agar kamu bertaqwa." [Al-An'aam: 
153]
> >
> > Ayat ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Ibnu Mas'ud radhiyallahu
> > 'anhu bahwa jalan itu hanya satu, seangkan jalan selainnya adalah 
jalan
> > orang-orang yang mengikuti hawa nafsu (baca: sesat) dan jalannya ahlul
> > bid'ah.
> >
> > Hal ini sesuai dengan apa yang telah dijelaskan oleh Imam Mujahid 
ketika
> > menafsirkan ayat ini. Jalan yang satu ini adalah jalan yang telah
> ditempuh
> >
> > oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan para Shahabatnya
> > radhi-yallahu 'anhum. Jalan ini adalah ash-Shirath al-Mustaqiim yang
> wajib
> >
> > atas setiap muslim menempuhnya dan jalan inilah yang akan mengantarkan
> > kepada Allah 'Azza wa Jalla.
> >
> > Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa jalan yang mengantarkan seseorang 
kepada
> > Allah hanya SATU... Tidak ada seorang pun yang dapat sampai kepada
> Allah,
> > kecuali melalui jalan yang satu ini.[Tafsir al-Qayyim oleh Ibnul 
Qayyim
> > (hal. 14-15)]
> >
> > Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
> >
> > "Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya,
> dan
> >
> > mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia
> > leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami 
masukkan
> ia
> >
> > ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali."
> > [An-Nisaa': 115]
> >
> > Ayat ini menunjukkan bahwa menyalahi jalannya kaum mukminin sebagai
> sebab
> > seseorang akan terjatuh ke dalam jalan-jalan kesesatan dan diancam
> dengan
> > masuk Neraka Jahannam.
> >
> > Ayat ini juga menunjukkan bahwasanya mengikuti Rasulullah Shallallahu
> > 'alaihi wa sallam adalah sebesar-besar prinsip dalam Islam yang
> mempunyai
> > konsekuensi wajibnya ummat Islam untuk mengikuti jalannya kaum 
mukminin
> > dan jalannya kaum Mukminin adalah perkataan dan perbuatan para 
Shahabat
> > ridhwanullahu 'alaihim ajma'iin. Karena, ketika turunnya wahyu tidak 
ada
> > orang yang beriman kecuali para Shahabat, sebagaimana firman Allah 
jalla
> > wa'ala:
> >
> > "Artinya : Rasul telah beriman kepada al-Qur-an yang diturunkan
> kepadanya
> > dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman." [Al-Baqarah: 
285]
> >
> > Setiap orang yg bersandar dan senantiasa berpegang teguh kpd AlQuran 
dan
> > sunnah Rasul, mereka adalah orang2 yg berada di jalan yg lurus.
> >
> > insya Allah.. saya termasuk umatnya Muhammad SAW, yg senantiasa
> berpegang
> > teguh kpd AlQuran dan sunnah Rasul.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Ananto <[EMAIL PROTECTED] <pratikno.ananto%40gmail.com> <
> pratikno.ananto%40gmail.com>>
> > Sent by: [email protected] 
<ppiindia%40yahoogroups.com><ppiindia%40yahoogroups.com>
> > 11/09/2007 10:20 AM
> > Please respond to
> > [email protected] 
<ppiindia%40yahoogroups.com><ppiindia%40yahoogroups.com>
> >
> >
> > To
> > [email protected] 
<ppiindia%40yahoogroups.com><ppiindia%40yahoogroups.com>
> > cc
> >
> > Subject
> > Re: [ppiindia] Re: Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama Sesat
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > pak haris,
> > terima kasih jika anda mau memberi nasehat kepada yg anda anggap
> sesat...
> >
> > ada sedikit pertanyaan:
> > apakah anda yakin, bahwa anda sudah benar? apakah anda yakin, bahwa 
anda
> > tidak sesat???
> >
> > salam,
> > ananto
> >
> > On 11/7/07, [EMAIL PROTECTED]
<hariss_ypmi%40yamaha-motor.co.id>
> <hariss_ypmi%40yamaha-motor.co.id><
> > [EMAIL PROTECTED] 
<hariss_ypmi%40yamaha-motor.co.id><hariss_ypmi%40yamaha-
> motor.co.id>
> > >
> > wrote:
> > >
> > > Orang yg sesat harus diberi nasehat agar kembali ke jalan yg lurus,
> krn
> > > setiap muslim adalah bersaudara, apakah anda mau membiarkan saudara
> anda
> >
> > > yg tersesat? Menasehati orang agar berbuat baik dan mencegah 
perbuatan
> > > mungkar adalah kewajiban,
> > >
> > > ..suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) 
dari
> > > perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa 
kamu.
> > > Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan 
(oleh
> > > Allah). QS31:17
> > >
> > > Kalo mereka sesat, tp diem2 sehingga kita tdk tahu maka itu urusan
> > mereka
> > > sendiri thd Allah.
> > > Tapi bagaimana dg orang sesat dan menyesatkan, jika penyesat ini 
telah
> > > dinasehati dan tetap menolak, maka darahnya halal utk ditumpahkan.
> > >
> > > Sebenarnya nabi2 Palsu ini bukan muncul saat ini saja, lha pd waktu
> Nabi
> >
> > > SAW msh hidup saja, Pendusta2 yg mengaku Nabi jg udh ada.
> > >
> > > Tulaiha - pemimpin Banu Asad, salah seorang pahlawan Arab dalam 
perang
> > dan
> > >
> > > yang berkuasa di Najd - mendakwakan diri, bahwa dia seorang nabi dan
> > > rasul, dan ia memperkuat dakwaannya itu dengan membuat ramalan
> mengenai
> > > sebuah tempat sumber air, ketika golongannya itu dalam perjalanan
> hampir
> >
> > > mati kehausan. Tetapi selama Muhammad masih hidup ia tidak berani
> > > mengadakan "pemberontakan" dan baru ia mengadakan pemberontakan itu
> > > setelah Rasulullah berpulang ke rahmatullah. Pembangkangan Tulaiha 
ini
> > > oleh Khalid bin-'l-Walid dihancurkan dan dia sendiri kembali lagi ke
> > pihak
> > >
> > > Muslimin dan menjadi orang Islam yang baik.
> > >
> > > Adapun Aswad al-'Ansi - penguasa Yaman sesudah Bad-han meninggal -
> orang
> >
> > > ini mendakwakan sebagai ahli sihir dan mengajak orang dengan
> > > sembunyi-sembunyi. Karena sudah merasa dirinya sebagai orang penting
> di
> > > daerah selatan, wakil Muhammad yang di Yaman diusirnya, dan dia 
pergi
> > lagi
> > >
> > > ke Najran, anak Bad-han di sana dibunuhnya, isterinya dikawini dan
> > > singgasana diwarisinya. Ia hendak menyebarkan pengaruhnya di kawasan
> > itu.
> > > Tapi bahaya ini tidak banyak mempengaruhi pikiran Muhammad. Dalam 
hal
> > ini
> > > tidak lebih ia hanya mengutus orang sbg wakilnya yaitu Mu'adh b. 
Jabal
> > di
> > > Yaman dengan perintah supaya Aswad dikepung atau dibunuh. Sekali 
lagi
> > kaum
> > >
> > > Muslimin di Yaman berhasil memaksa Aswad, dan dia sendiri mati 
dibunuh
> > > isterinya sendiri sebagai balasan atas dibunuhnya anak Bad-han
> suaminya
> > > yang dulu.
> > >
> > > Musailima, yang selama hidup Nabi, tidak lebih baik daripada nasib
> > > Tulaiha. Musailima ini pernah mengirim surat kepada Nabi dengan
> > mengatakan
> > >
> > > bahwa dia nabi, dan "Separoh bumi ini buat kami dan yang separoh 
lagi
> > buat
> > >
> > > Quraisy; tapi Quraisy adalah golongan yang tidak suka berlaku adil."
> > >
> > > Setelah surat itu dibaca kedua orang utusan Musailima itu oleh Nabi
> > > ditatapnya, dan hendak memberikan kesan kepada mereka, bahwa Nabi 
akan
> > > menyuruh supaya mereka dibunuh, kalau tidak karena memang adanya
> > ketentuan
> > >
> > > bahwa para utusan harus dijamin keselamatannya. Kemudian Nabi 
membalas
> > > surat Musailima dengan mengatakan ia sudah mendengarkan isi suratnya
> > > dengan segala kebohongannya itu, dan sesungguhnya bumi (ini) 
kepunyaan
> > > Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari
> > > hamba-hamba-Nya(QS7:128). Dan salam bagi orang yang mengikut 
bimbingan
> > > yang benar.
> > > Musailama dibunuh pd masa Abu Bakar pd bulan Rabiul Awal 12H.
> > >
> > > Apakah ada seorang muslim yg berani menyalahkan tindakan RasulNya???
> > >
> > > Roelus Hartawan <[EMAIL PROTECTED] 
<eos_reticulata%40yahoo.com>
> <eos_reticulata%40yahoo.com><eos_reticulata%40yahoo.com>>
> > > Sent by: [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
> <ppiindia%40yahoogroups.com><ppiindia%40yahoogroups.com>
> > > 11/07/2007 09:28 AM
> > > Please respond to
> > > [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
> <ppiindia%40yahoogroups.com><ppiindia%40yahoogroups.com>
> > >
> > > To
> > > [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
> <ppiindia%40yahoogroups.com><ppiindia%40yahoogroups.com>
> > > cc
> > >
> > > Subject
> > > [ppiindia] Re: Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama Sesat
> > >
> > > Terima kasih atas penjelasan anda. Diskusi yang sehat adalah jika
> > argumen
> > > yang diberikan lebih jernih dan tidak emosional. Dan sepertinya saya
> > > buang-buang waktu menanggapi Mba Salma, tanggapan saya juga jadi
> > > sekenanya. Anda benar, walau saya masih tidak setuju dengan 
kata-kata
> > > "kalau perlu disukabumikan". Cara-cara yang tidak elegan yang tidak
> > > membuat citra Islam lebih baik. Dan cara-cara emosional membuat
> > persoalan
> > > jadi lebih kabur, harusnya bisa lebih fokus pada pertanyaan seperti
> yang
> >
> > > anda kemukakan, apa benar hanya sekedar aliran sesat,ataukah ada
> > > oknum(pihak ke-3) yg terlibat dalam pembentukan aliran ini..?
> > >
> > > Re: Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama Sesat Posted by: "
> > > [EMAIL PROTECTED] <hariss_ypmi%40yamaha-motor.co.id>
> <hariss_ypmi%40yamaha-motor.co.id><hariss_ypmi%40yamaha-
> > motor.co.id>"
> > > [EMAIL PROTECTED] <hariss_ypmi%40yamaha-motor.co.id>
> <hariss_ypmi%40yamaha-motor.co.id><hariss_ypmi%40yamaha-
> > motor.co.id> Tue
> > Nov
> > > 6,
> > > 2007 2:46 am (PST) saya malah heran jika ada muslim yg katanya 
mengaku
> > > muslim (cuangkemnya
> > > seh ngomong gitu) tp menganggap AlQiyadah tdk sesat.
> > >
> > > Bukan muslim yg menuding AlQiyadah sesat tp AlQuran yg merupakan
> Firman
> > > Allah. Jika anda muslim, tentunya mengetahui bahwa kitabnya orang
> islam
> > > adalah AlQuran. Nabinya MUhammad saw sbg penutup para nabi. Ibadah
> > > wajibnya, sholat, puasa, zakat. Jika ada orang yg mengaku sbg Nabi
> baru,
> >
> > > dan nabi itu tdk mewajibkan sholat, puasa dan zakat tp berkitab dg
> > AlQuran
> > >
> > >
> > > dan ada embel2 islamnya, apa itu bukan sesat namanya???
> > >
> > > Tidak ada kompromi mengenai AKIDAH! Pengikut2 ajaran sesat harus
> > dibimbing
> > >
> > >
> > > agar kembali ke jalan yg lurus. Tapi pemimpin2 yg sesat dan
> menyesatkan
> > > wajib diHUKUM. Jika perlu di'sukabumi' kan!
> > >
> > > Anda mengutip surat AlKafirun, tp tdk mengetahui makna surat tsb dan
> > > sebab2 turunnya ayat tsb. Berikut saya kutipkan penjelasannya,
> > >
> > > Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha
> mempengaruhi
> >
> > > Nabi saw. dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang 
yang
> > > paling kaya di kota Makkah, dan akan dikawinkan dengan yang beliau
> > > kehendaki. Usaha ini disampaikan dengan berkata: "Inilah yang kami
> > > sediakan bagimu hai Muhammad, dengan syarat agar engkau jangan
> > memaki-maki
> > >
> > >
> > > tuhan kami dan menjelekkannya, atau sembahlah tuhan-tuhan kami 
selama
> > > setahun." Nabi saw menjawab: "Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku."
> > Ayat
> > > ini (S.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai 
perintah
> > > untuk menolak tawaran kaum kafir. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat
> 64
> > > sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang 
menyembah
> > > berhala.
> > > (Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber 
dari
> > > Ibnu Abbas.)
> > >
> > > Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum kafir Quraisy berkata 
kepada
> > > Nabi saw.: "Sekiranya engkau tidak keberatan mengikuti kami 
(menyembah
> > > berhala) selama setahun, kami akan mengikuti agamamu selama setahun
> > pula."
> > >
> > >
> > > Maka turunlah Surat Al Kafirun (S.109:1-6).
> > > (Diriwayatkan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahb dan Ibnul
> Mundzir
> >
> > > yang bersumber dari Juraij.)
> > >
> > > Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa al-Walid bin al-Mughirah,
> al-'Ashi
> > > bin Wa-il, al-Aswad bin Muthalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu 
dengan
> > > Rasulullah saw dan berkata: "Hai Muhammad! Mari kita bersama 
menyembah
> > apa
> > >
> > >
> > > yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan
> kita
> >
> > > bersekutu dalam segala hal dan engkaulah pemimpin kami." Maka Allah
> > > menurunkan ayat ini (S.109:1-6)
> > > (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin 
Mina.)
> > >
> > > Toleransi dlm kerangka ayat tsb adalah muslim dilarang ikut2an dlm
> > ritual2
> > >
> > >
> > > keagamaan agama lain. Tidak ikut2an menyembah Tuhan2 lain yg 
disembah
> > oleh
> > >
> > >
> > > KAFIR selain Allah. Muslim membiarkan pemeluk agama lain utk 
beribadah
> > spt
> > >
> > >
> > > yg dicontohkan Muhammad saw dlm PIAGAM MADINAH dan contoh konkrit
> ketika
> >
> > > membiarkan utusan KRISTEN dari NAJRAN sembahyang di MESJID NABAWI.
> > >
> > > Lain kali, jika mengutip ayat, harus hati2..bisa2 anda malah
> menyesatkan
> >
> > > orang lain.
> > >
> > > __________________________________________________
> > > Do You Yahoo!?
> > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > > http://mail.yahoo.com
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> > >
> > >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>

[Non-text portions of this message have been removed]

 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke