Orang yg sesat harus diberi nasehat agar kembali ke jalan yg lurus, krn 
setiap muslim adalah bersaudara, apakah anda mau membiarkan saudara anda 
yg tersesat? Menasehati orang agar berbuat baik dan mencegah perbuatan 
mungkar adalah kewajiban,

..suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari 
perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. 
Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh 
Allah). QS31:17

Kalo mereka sesat, tp diem2 sehingga kita tdk tahu maka itu urusan mereka 
sendiri thd Allah. 
Tapi bagaimana dg orang sesat dan menyesatkan, jika penyesat ini telah 
dinasehati dan tetap menolak, maka darahnya halal utk ditumpahkan.

Sebenarnya nabi2 Palsu ini bukan muncul saat ini saja, lha pd waktu Nabi 
SAW msh hidup saja, Pendusta2 yg mengaku Nabi jg udh ada.

Tulaiha - pemimpin Banu Asad, salah seorang pahlawan Arab dalam perang dan 
yang berkuasa di Najd - mendakwakan diri, bahwa dia seorang nabi dan 
rasul, dan ia memperkuat dakwaannya itu dengan membuat ramalan mengenai 
sebuah tempat sumber air, ketika golongannya itu dalam perjalanan hampir 
mati kehausan. Tetapi selama Muhammad masih hidup ia tidak berani 
mengadakan "pemberontakan" dan baru ia mengadakan pemberontakan itu 
setelah Rasulullah berpulang ke rahmatullah. Pembangkangan Tulaiha ini 
oleh Khalid bin-'l-Walid dihancurkan dan dia sendiri kembali lagi ke pihak 
Muslimin dan menjadi orang Islam yang baik. 

Adapun Aswad al-'Ansi - penguasa Yaman sesudah Bad-han meninggal - orang 
ini mendakwakan sebagai ahli sihir dan mengajak orang dengan 
sembunyi-sembunyi. Karena sudah merasa dirinya sebagai orang penting di 
daerah selatan, wakil Muhammad yang di Yaman diusirnya, dan dia pergi lagi 
ke Najran, anak Bad-han di sana dibunuhnya, isterinya dikawini dan 
singgasana diwarisinya. Ia hendak menyebarkan pengaruhnya di kawasan itu. 
Tapi bahaya ini tidak banyak mempengaruhi pikiran Muhammad. Dalam hal ini 
tidak lebih ia hanya mengutus orang sbg wakilnya yaitu Mu'adh b. Jabal di 
Yaman dengan perintah supaya Aswad dikepung atau dibunuh. Sekali lagi kaum 
Muslimin di Yaman berhasil memaksa Aswad, dan dia sendiri mati dibunuh 
isterinya sendiri sebagai balasan atas dibunuhnya anak Bad-han suaminya 
yang dulu. 

Musailima, yang selama hidup Nabi, tidak lebih baik daripada nasib 
Tulaiha. Musailima ini pernah mengirim surat kepada Nabi dengan mengatakan 
bahwa dia nabi, dan "Separoh bumi ini buat kami dan yang separoh lagi buat 
Quraisy; tapi Quraisy adalah golongan yang tidak suka berlaku adil." 

Setelah surat itu dibaca kedua orang utusan Musailima itu oleh Nabi 
ditatapnya, dan hendak memberikan kesan kepada mereka, bahwa Nabi akan 
menyuruh supaya mereka dibunuh, kalau tidak karena memang adanya ketentuan 
bahwa para utusan harus dijamin keselamatannya. Kemudian Nabi membalas 
surat Musailima dengan mengatakan ia sudah mendengarkan isi suratnya 
dengan segala kebohongannya itu, dan sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan 
Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari 
hamba-hamba-Nya(QS7:128). Dan salam bagi orang yang mengikut bimbingan 
yang benar. 
Musailama dibunuh pd masa Abu Bakar pd bulan Rabiul Awal 12H.

Apakah ada seorang muslim yg berani menyalahkan tindakan RasulNya???






Roelus Hartawan <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
11/07/2007 09:28 AM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
[ppiindia] Re: Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama Sesat






Terima kasih atas penjelasan anda. Diskusi yang sehat adalah jika argumen 
yang diberikan lebih jernih dan tidak emosional. Dan sepertinya saya 
buang-buang waktu menanggapi Mba Salma, tanggapan saya juga jadi 
sekenanya. Anda benar, walau saya masih tidak setuju dengan kata-kata 
"kalau perlu disukabumikan". Cara-cara yang tidak elegan yang tidak 
membuat citra Islam lebih baik. Dan cara-cara emosional membuat persoalan 
jadi lebih kabur, harusnya bisa lebih fokus pada pertanyaan seperti yang 
anda kemukakan, apa benar hanya sekedar aliran sesat,ataukah ada 
oknum(pihak ke-3) yg terlibat dalam pembentukan aliran ini..?

Re: Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama Sesat Posted by: "
[EMAIL PROTECTED]" [EMAIL PROTECTED] Tue Nov 6, 
2007 2:46 am (PST) saya malah heran jika ada muslim yg katanya mengaku 
muslim (cuangkemnya 
seh ngomong gitu) tp menganggap AlQiyadah tdk sesat.

Bukan muslim yg menuding AlQiyadah sesat tp AlQuran yg merupakan Firman 
Allah. Jika anda muslim, tentunya mengetahui bahwa kitabnya orang islam 
adalah AlQuran. Nabinya MUhammad saw sbg penutup para nabi. Ibadah 
wajibnya, sholat, puasa, zakat. Jika ada orang yg mengaku sbg Nabi baru, 
dan nabi itu tdk mewajibkan sholat, puasa dan zakat tp berkitab dg AlQuran 

dan ada embel2 islamnya, apa itu bukan sesat namanya???

Tidak ada kompromi mengenai AKIDAH! Pengikut2 ajaran sesat harus dibimbing 

agar kembali ke jalan yg lurus. Tapi pemimpin2 yg sesat dan menyesatkan 
wajib diHUKUM. Jika perlu di'sukabumi' kan!

Anda mengutip surat AlKafirun, tp tdk mengetahui makna surat tsb dan 
sebab2 turunnya ayat tsb. Berikut saya kutipkan penjelasannya, 

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha mempengaruhi 
Nabi saw. dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang yang 
paling kaya di kota Makkah, dan akan dikawinkan dengan yang beliau 
kehendaki. Usaha ini disampaikan dengan berkata: "Inilah yang kami 
sediakan bagimu hai Muhammad, dengan syarat agar engkau jangan memaki-maki 

tuhan kami dan menjelekkannya, atau sembahlah tuhan-tuhan kami selama 
setahun." Nabi saw menjawab: "Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku." Ayat 
ini (S.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah 
untuk menolak tawaran kaum kafir. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat 64 
sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang menyembah 
berhala. 
(Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari 
Ibnu Abbas.) 

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum kafir Quraisy berkata kepada 
Nabi saw.: "Sekiranya engkau tidak keberatan mengikuti kami (menyembah 
berhala) selama setahun, kami akan mengikuti agamamu selama setahun pula." 

Maka turunlah Surat Al Kafirun (S.109:1-6).
(Diriwayatkan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahb dan Ibnul Mundzir 
yang bersumber dari Juraij.) 

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa al-Walid bin al-Mughirah, al-'Ashi 
bin Wa-il, al-Aswad bin Muthalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu dengan 
Rasulullah saw dan berkata: "Hai Muhammad! Mari kita bersama menyembah apa 

yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan kita 
bersekutu dalam segala hal dan engkaulah pemimpin kami." Maka Allah 
menurunkan ayat ini (S.109:1-6) 
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin Mina.) 

Toleransi dlm kerangka ayat tsb adalah muslim dilarang ikut2an dlm ritual2 

keagamaan agama lain. Tidak ikut2an menyembah Tuhan2 lain yg disembah oleh 

KAFIR selain Allah. Muslim membiarkan pemeluk agama lain utk beribadah spt 

yg dicontohkan Muhammad saw dlm PIAGAM MADINAH dan contoh konkrit ketika 
membiarkan utusan KRISTEN dari NAJRAN sembahyang di MESJID NABAWI.

Lain kali, jika mengutip ayat, harus hati2..bisa2 anda malah menyesatkan 
orang lain.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke