Terima kasih atas penjelasan anda. Diskusi yang sehat adalah jika argumen yang 
diberikan lebih jernih dan tidak emosional. Dan sepertinya saya buang-buang 
waktu menanggapi Mba Salma, tanggapan saya juga jadi sekenanya. Anda benar, 
walau saya masih tidak setuju dengan kata-kata "kalau perlu disukabumikan". 
Cara-cara yang tidak elegan yang tidak membuat citra Islam lebih baik. Dan 
cara-cara emosional membuat persoalan jadi lebih kabur, harusnya bisa lebih 
fokus pada pertanyaan seperti yang anda kemukakan, apa benar hanya sekedar 
aliran sesat,ataukah ada oknum(pihak ke-3) yg terlibat dalam pembentukan aliran 
ini..?

                 Re: Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama Sesat                
Posted by:      "[EMAIL PROTECTED]"             [EMAIL PROTECTED]               
              Tue Nov 6, 2007 2:46 am        (PST)                 saya malah 
heran jika ada muslim yg katanya mengaku muslim (cuangkemnya 
 seh ngomong gitu) tp menganggap AlQiyadah tdk sesat.
 
 Bukan muslim yg menuding AlQiyadah sesat tp AlQuran yg merupakan Firman 
 Allah. Jika anda muslim, tentunya mengetahui bahwa kitabnya orang islam 
 adalah AlQuran. Nabinya MUhammad saw sbg penutup para nabi. Ibadah 
 wajibnya, sholat, puasa, zakat. Jika ada orang yg mengaku sbg Nabi baru, 
 dan nabi itu tdk mewajibkan sholat, puasa dan zakat tp berkitab dg AlQuran 
 dan ada embel2 islamnya, apa itu bukan sesat namanya???
 
 Tidak ada kompromi mengenai AKIDAH! Pengikut2 ajaran sesat harus dibimbing 
 agar kembali ke jalan yg lurus. Tapi pemimpin2 yg sesat dan menyesatkan 
 wajib diHUKUM. Jika perlu di'sukabumi' kan!
 
 Anda mengutip surat AlKafirun, tp tdk mengetahui makna surat tsb dan 
 sebab2 turunnya ayat tsb. Berikut saya kutipkan penjelasannya, 
  
 Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha mempengaruhi 
 Nabi saw. dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang yang 
 paling kaya di kota Makkah, dan akan dikawinkan dengan yang beliau 
 kehendaki. Usaha ini disampaikan dengan berkata: "Inilah yang kami 
 sediakan bagimu hai Muhammad, dengan syarat agar engkau jangan memaki-maki 
 tuhan kami dan menjelekkannya, atau sembahlah tuhan-tuhan kami selama 
 setahun." Nabi saw menjawab: "Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku." Ayat 
 ini (S.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah 
 untuk menolak tawaran kaum kafir. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat 64 
 sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang menyembah 
 berhala. 
 (Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari 
 Ibnu Abbas.) 
 
 Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum kafir Quraisy berkata kepada 
 Nabi saw.: "Sekiranya engkau tidak keberatan mengikuti kami (menyembah 
 berhala) selama setahun, kami akan mengikuti agamamu selama setahun pula." 
 Maka turunlah Surat Al Kafirun (S.109:1-6).
 (Diriwayatkan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahb dan Ibnul Mundzir 
 yang bersumber dari Juraij.) 
 
 Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa al-Walid bin al-Mughirah, al-'Ashi 
 bin Wa-il, al-Aswad bin Muthalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu dengan 
 Rasulullah saw dan berkata: "Hai Muhammad! Mari kita bersama menyembah apa 
 yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan kita 
 bersekutu dalam segala hal dan engkaulah pemimpin kami." Maka Allah 
 menurunkan ayat ini (S.109:1-6) 
 (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin Mina.) 
 
 Toleransi dlm kerangka ayat tsb adalah muslim dilarang ikut2an dlm ritual2 
 keagamaan agama lain. Tidak ikut2an menyembah Tuhan2 lain yg disembah oleh 
 KAFIR selain Allah. Muslim membiarkan pemeluk agama lain utk beribadah spt 
 yg dicontohkan Muhammad saw dlm PIAGAM MADINAH dan contoh konkrit ketika 
 membiarkan utusan KRISTEN dari NAJRAN sembahyang di MESJID NABAWI.
 
 Lain kali, jika mengutip ayat, harus hati2..bisa2 anda malah menyesatkan 
 orang lain.

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke