Hai Amat (Andi Matalata?),

Terima kasih untuk "pujiannya". Anda sendiri pernah posting di pantau? Saya tak 
pernah melihat email ID Anda. Anda sepertinya cuma pengamat saja, bukan 
wartawan kan? Kecuali amatalata adalah identitas palsu. 

Coba deh Anda posting ke milis Mediacare yang kini anggotanya sudah mencapai 
8.000an. Ingin tahu saja opini Anda seperti apa.

Mau akidah apa sajadah apa haram jadah dan dahdah yang lain, coba baca ini:

Dalam hal akidah, seorang Muslim dilarang bekerja sama dengan nonMuslim."

Bagaimana buku agama mengajarkan anak-anak didik melarang bekerja sama dengan 
orang lain (non-muslim)? 

Ya, kalau Anda Islam fundamentalis, menganggap hal itu wajar.




  ----- Original Message ----- 
  From: amatalata 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, January 01, 2008 12:48 PM
  Subject: [ppiindia] Re: Buku Pendidikan Agama yang isinya mengerikan


  Radityo kok masih dianggap serius. Kata teman-teman wartawan orang ini
  sudah nggak dianggap di m-list lain, terutama m-list pantau (konon
  ini m-list khusus wartawan).

  Posting Radityo ini lagi-lagi kan menunjukkan kebenciannya pada
  keyakinan orang lain, tapi jelas nampak kebodohannya yang luar biasa. 

  Kalau dilihat konteks yang disodorkan dalam buku itu kan tentang
  akidah (konsep keyakinan dan ritual). Tidak boleh dalam konsep
  keyakinan Islam shalat bekerjasama dan dipimpin oleh pemeluk Katolik,
  Protestan, Hindu, Buddha dan lainnya.

  Dalam agama lain juga begitu. Coba ritual agama mereka diambil alih
  dan dipimpin oleh orang Islam. Boleh apa tidak? Tiba-tiba misa gereja
  diambil alih oleh orang Islam atau ritual Hindu etc.

  Kerjasama dalam soal akidah begini memang tidak bisa dan akan konyol.
  Karena orang Islam tidak mungkin bisa memimpin misa kebaktian dan
  sebaliknya orang Nasrani tidak mungkin bisa memimpin shalat jamaah dan
  detilnya. Demikian juga pada agama lain.

  Tapi dalam agama kan tidak hanya soal konsep keyakinan. Pada lapis
  berikutnya ada konsep-konsep sosial dan amalan antar sesama manusia.
  Di ruang inilah antarpemeluk agama bisa saling bekerjasama. 

  Tidak terhitung bagaimana Rasulullah Muhammad SAW menolong orang
  Yahudi, mengunjungi mereka ketika sakit, berutang-piutang, etc. Dan
  beliau sangat hormat dan kasih dengan pemeluk Nashara pada waktu itu.

  Jadi pahami dulu apa itu akidah. Kalau tidak mengerti tanyakan pada
  yang mengerti. Jangan asal njeplak, karena di bawah rambutmu itu ada
  otak. Minimal punya malulah sedikit, setidaknya pada nilai kemanusiaan
  diri sendiri dan status sebagai manusia. 

  --- In [email protected], "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > 
  > Saya baru saja menyimak blog Islam Militan milik pejabat MUI Adian
  Husaini "Catatan Intelektual Muslim:
  > 
  > http://militan.blogsome.com
  > 
  > Ada artikel berjudul "Pendidikan Agama Kita", dia tuliskan sbb: 
  > 
  > Kita akan membahas sejumlah contoh berikut ini.
  > Dalam masalah toleransi dan aqidah, sebuah buku Pendidikan Agama
  Islam untuk kelas 3 SMA keluaran sebuah penerbit di Solo mengajarkan
  hal yang tegas dalam soal aqidah: "Dalam hal akidah, seorang Muslim
  dilarang bekerja sama dengan nonMuslim."
  > 
  > Juga disebutkan, bahwa ikut merayakan hari besar nonMuslim berarti
  telah mencampuradukkan ajaran agama."(hal. 5). Lebih jauh dikatakan,
  bahwa seorang Muslim wajib mengajak orang lain untuk masuk dan
  mengikuti ajaran Islam.............................................. 
  > 
  > Meskipun cukup tegas dalam menyajikan materi aqidah, buku ini
  mempunyai kelemahan dalam menyajikan materi tentang pengembangan Ilmu
  Pengetahuan dan Teknologi. 
  > 
  > 
  > ---------------------------
  > 
  > Pertanyaan:
  > 
  > 1. Disebutkan oleh Adian Husaini bahwa penerbitnya dari Solo.Karena
  saya belum melihat langsung bukunya, kemungkinan besar penerbitnya
  adalah PT Tiga Serangkai. Kalau tak salah, pemilik penerbitan buku
  tersebut (alm Bpk Abdullah Marzuki) adalah penyumbang terbesar
  Pesantren Ngruki milik Abu Bakar Ba'asyir. 
  > 
  > 2. Kenapa buku semacam itu bisa lolos? Apakah Menteri Agama dan
  Menteri Pendidikan tidak tahu ada buku pelajaran yang isinya amat
  mengerikan itu? Mohon disampaikan ke menteri terkait apabila Anda
  mengenalnya. 
  > 
  > Terima kasih.
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > mediacare
  > http://www.mediacare.biz
  > 
  > 
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.13/1205 - Release Date: 31/12/2007 
15:32


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke