saya kira mau dibahas isinya atau dalil2 dipermasalahkan
ternyata cuma 'numpang lewat' ajah

sering2 ikut diskusi dlu mas di utan kayu ato minta bea siswa kaya' ulil

klo dah tumpah ilmu liberalnya, nanti saya tanggapi deh




Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
12/28/2007 07:00 PM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
Re: [ppiindia] Re: Agama Baru itu Bernama Pluralisme







pak danar, mui itu organisasi non-pemerintah. serupa
dengan lembaga swadaya masyarakat (lsm).

bedanya dengan lsm, mui dibiayai oleh pemerintah. artinya
termasuk dibiayai dari duit pajak warga non-muslim di indonesia.

dari sudut pandang itu, siapapun warga negara tak peduli
apa agamanya berhak berkomentar dan menilai sikap serta
kebijakan mui.

At 09:55 AM 12/28/2007 +0000, you wrote:

>--- In <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com>[email protected], 
>[EMAIL PROTECTED] wrote:
> >
> > assalamu 'alaikum wa rahmatu-lLahi wa barakatuH,
> >
> > Agama Baru itu Bernama Pluralisme
> >
> > Fatwa MUI tentang Pluralisme Agama sudah tepat meskipun terlambat.
>Sebab, paham ini sudah sedemikian lama dikembangkan - dengan dukungan
>dana dan fasilitas yang luar biasa â€" sehingga penyebarannya juga
>bersifat massif dan infiltratif. Meskipun segelintir pihak menentang
>fatwa MUI sebagai kekonyolan dan ketoloian, MUI tetap kukuh dan
>mustahil mencabut fatwanya kembali.
>
>Ahhh...tong kosong nyaring bunyinya!
>
>Dengan atau tanpa MUI Republik ini jalan terus. Bangsa ini harus
>bekerja keras menyusul ketertinggalan dari negara negara lain, ayo,
>singsingkan lengan baju, jangan ngurusin yang nggak nggak..

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke