Lhaaa mas, dalam kelompok Kristen ada yang menolak ajaran bahwa Yesus 
adalah Tuhan, aliran ini juga ada di Indonesia, tetapi welcome 
welcome saja tu?

Saya pernah ajak teman dari kelompok Kristen X untuk masuk kegereja 
Y, karena Minggu sore sudah tak ada ibadat lagi ditempat lain. Apa 
jawabnya? Ah itu bukan rumah Tuhan kami! mati nggak? Tapi ya OK lah, 
dua dua kelompok ini ada di Indonesia, tak ada yang merangkak rangkak 
ke kejaksaan mohon kelompok yang kita anggap khilaf dimatikan tu?

Ada kelompok Kristen yang ibadah hari Sabtu, seperti orang Yahudi, 
kembali ke tradisi yahudi nihh, nggak mau Minggu seperti mainstream. 
Lho ya nggak apa apa tu?

Malah banyak keluarga yang suaminya Kristen X istrinya Kristen Y, 
lalu gak pernah bisa sama sama kegereja yang sama. Ya nggak apa apa 
tu?


malah kalau kita mau dengan tenang perhatikan keyakinan kita semua 
ini, di Indonesia, atau didunia, maka banyak sekali manusia yang 
agamanya kita anggap sesat, atau mengingkari ya tak mengakui ajaran 
kita. Lalu bagaimana? Mau gempur gempuran?

Padahal, pekerjaan rumah kita masih banyak: harga pangan dan BBM, 
biaya pendidikan, biaya hidup kian mencekik sebagian besar umat 
Islam. Dalam pendidikan dan lain lain masih kececeran, setuju nggak 
bung Nizami?

Jangan ngurus yang kecil kecil, yang besar besar dulu. Makmurkan 
negeri ini, yang rakyatnya kebanyakan menghuni tepi sungai dan tepi 
rel kereta api, kolong jalan tol.

Salam

Danardono



--- In [email protected], "harimau_campo" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> 
> Jemaah Ahmadiyah sesat menurut pendapat sementara orang Islam 
> meanstream.
> 
> Hak mereka untuk menyatakan pendapa itu.
> Dan terserah kepada Jemmaah Ahmadiyah untuk membantahnya, bila 
mereka 
> tidak setuju.
> 
> Saya juga suka menyatakan pendapat saya yang berentangan dengan 
> ajaran Ahmadiyah.
> 
> Yang dipantangkan mestinya sebaliknya adalah berusaha untuk 
melarang 
> orang Ahmadiyan untuk menganut kepercayaan mereka.
> 
> Sekal lagi: nyatakan pendapat anda tentang Ahmadiyah, sebarkan 
> pendapa itu.
> 
> Tapi pantangkan untuk menuntut Jemaah Ahmadiah dilarang.
> 
> Mereka tidak merusak akidah, mereka hanya punya keyakinan yang 
> berbeda.
> 
> Saya ulang: orang Islam kudu belajar dari orang Nasrani yang telah 
> lama berhenti main bunuh-bunuhan dengan alasan berbeda pendapat 
> dibidang teologi.
> 
> 
> --- In [email protected], A Nizami <nizaminz@> wrote:
> >
> > http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?
> mod=publisher&op=viewarticle&artid=74
> > Membongkar kesesatan dan kedustaan Ahmadiyah 
> >  
> >  
> >  
> >   
> >  
> > Ahmadiyah adalah suatu aliran yang meyakini ada nabi setelah Nabi
> > Muhammad saw, mereka meyakini Mirza Gulam Ahmad sebagai nabi 
mereka.
> > Selain itu mereka mempunyai kitab suci yang dikenal dengan nama
> > Tadzkirah sebagaimana umat Islam mempunyai Al-Qur`an. Semoga 
artikel
> > ini dapat sebagai peringatan akan bahaya aliran sesat ini. 
Artikel 
> ini
> > dikutip dari Buletin LPPI.   
> >  
> > 1.Aliran
> > Ahmadiyah-Qadiyani itu berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad 
adalah
> > Nabi dan Rasul, kemudian barangsiapa yang tidak mempercayainya 
> adalah
> > kafir murtad 
> > 
> > 2.Ahmadiyah-Qadiyani memang mempunyai Nabi dan Rasul sendiri 
yaitu 
> Mirza Ghulam Ahmad dari India 
> > 
> > 3.Ahmadiyah-Qadiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci 
> Tadzkirah 
> > 
> > 4.Kitab suci”Tadzkirah” tersebut adalah kumpulan wahyu yang
> > diturunkan “tuhan” kepada Mirza Ghulam Ahmad yang kesuciannya 
> sama
> > dengan kitab suci Al-Qur’an, karena sama-sama wahyu dari Tuhan,
> > tebalnya lebih tebal dari Al-Qur’an, dan kitab suci Ahmadiyah 
> tersebut
> > ada di kantor LPPI 
> > 
> > 5.Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri untuk
> > melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qadiyan di India. Mereka
> > mengatakan: “Alangkah celakanya orang yang telah melarang 
dirinya
> > bersenang-senang dalam haji akbar ke Qadiyan. Haji ke Makkah 
tanpa 
> haji
> > ke Qadiyan adalah haji yang kering lagi kasar”. Dan selama 
> hidupnya
> > “nabi” Mirza tidak pernah haji ke Makkah 
> > 
> > 6.Kalau dalam keyakinan umat Islam para nabi dan rasul yang wajib
> > dipercayai hanya 25 orang, dalam ajaran Ahmadiyah Nabi dan Rasul 
> yang
> > wajib dipercayai harus 26 orang, dan Nabi dan Rasul yang ke-26 
> tersebut
> > adalah “Nabi Mirza Ghulam Ahmad” 
> > 
> > 7.Dalam ajaran Islam, kitab samawi yang dipercayai ada 4 buah
> > yaitu: Zabur, Taurat, Injil dan Al-Qur’an. Tetapi bagi ajaran 
> Ahmadiyah
> > Qadiyan bahwa kitab suci yang wajib dipercayai harus 5 buah dan 
> kitab
> > suci yang ke-5 adalah kitab suci “Tadzkirah” yang diturunkan 
> kepada
> > “Nabi Mirza Ghulam Ahmad” 
> > 
> > 8.Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal, bulan dan tahun
> > sendiri. Nama bulan Ahmadiyah adalah: 1. Suluh 2. Tabligh 3. Aman 
4.
> > Syahadah 5. Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa 8. Zuhur 9. Tabuk 10. Ikha’ 
> 11.
> > Nubuwah 12. Fatah. Sedang tahunnya adalah Hijri Syamsi yang biasa
> > mereka singkat dengan H.S. Dan tahun Ahmadiyah saat ini adalah 
tahun
> > 1373 H.S (1994 M atau 1414 H). Kewajiban menggunakan tanggal, 
bulan 
> dan
> > tahun Ahmadiyah tersendiri tersebut di atas perintah khalifah 
> Ahmadiyah
> > yang kedua yaitu Basyiruddin Mahmud Ahmad 
> > 
> > 9.Berdasarkan firman “tuhan” yang diterima oleh “nabi” 
dan 
> “rasul”
> > Ahmadiyah yang terdapat dalam kitab suci “Tadzkirah” yang 
> artinya:
> > “Dialah tuhan yang mengutus rasulnya “Mirza Ghulam Ahmad” 
> dengan
> > membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya atas
> > segala agama-agama semuanya.(“kitab suci Tadzkirah” hal. 621) 
> > 
> > Berdasarkan keterangan yang ada dalam kitab suci Ahmadiyah di atas
> > BAHWA AHMADIYAH BUKAN SUATU ALIRAN DALAM ISLAM, TETAPI MERUPAKAN 
> SUATU
> > AGAMA YANG HARUS DIMENANGKAN TERHADAP SEMUA AGAMA-AGAMA LAINNYA
> > TERMASUK AGAMA ISLAM 
> > 
> > 10.Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri, kitab suci sendiri,
> > tanggal, bulan dan tahun sendiri, tempat untuk haji sendiri serta
> > khalifah sendiri yang sekarang khalifah yang ke-4 yang bermarkas 
di
> > Inggris bernama: Thahir Ahmad. Semua anggota Ahmafiyah di seluruh 
> dunia
> > wajib tunduk dan taat tanpa reserve pada perintah dia. Orang di 
luar
> > Ahmadiyah adalah kafir dan wanita Ahmadiyah haram kawin dengan
> > laki-laki di luar Ahmadiyah. Jika tidak mau menerima Ahmadiyah 
tentu
> > mengalami kehancuran 
> > 
> > 11.Berdasarkan “ayat” kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah” 
> bahwa tugas
> > dan fungsi Nabi Muhammad saw sebagai nabi dan rasul yang 
dijelaskan
> > oleh kitab suci umat Islam Al-Qur’an, dibatalkan dan diganti 
oleh
> > “nabi” orang Ahmadiyah Mirza Ghulam Ahmad 
> > 
> > 11.1. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah: 
> > Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab 
> suci’Tadzkirah”
> > ini dekat dengan Qadiyan-India. Dan dengan kebenaran Kami 
> menurunkannya
> > dan dengan kebenaran dia turun.” (“kitab suci” Tadzkirah 
> hal.637) 
> > 11.2. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah: 
> > Artinya: ”Katakanlah-wahai Mirza Ghulam Ahmad-jika kamu benar-
> benar mencintai Allah, maka ikutilah aku” 
> > (“kitab suci” Tadzkirah hal. 630) 
> > 11.3.Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah 
> > Artinya: “Dan Kami tidak mengutus engkau-wahai Mirza Ghulam
> > Ahmad-kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam”. (kitab 
suci
> > “Tadzkirah” hal. 634) 
> > 11.4. Firman “tuhan” dalam kitab suci “Tadzkirah”: 
> > Artinya: “Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad-sesungguhnya aku ini
> > manusia biasa seperi kamu, hanya diberi wahyu kepadaku”.
(“kitab 
> suci
> > Tadzkirah hal. 633) 
> > 11.5. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah: 
> > Artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu - wahai 
> Mirza
> > Ghulam Ahmad - kebaikan yang banyak” (“kitab suci” 
Tadzkirah 
> hal.652) 
> > 11.6. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah: 
> > Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menjadikan engkau - wahai 
Mirza
> > Ghulam Ahmad - imam bagi seluruh manusia” (“kitab suci” 
> Tadzkirah hal.
> > 630) 
> > 11.7. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” “Tadzkirah”: 
> > Artinya: “Oh, pemimpin sempurna, engkau - wahai Mirza Ghulam 
Ahmad
> > - seorang dari rasul, yang menempuh jalan betul, diutus oleh Yang 
> Maha
> > Kuasa, Yang Rahim” (“kitab suci” Tadzkirah hal. 658-659) 
> > 11.8. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah: 
> > Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam 
> lailatul qadr” (kitab suci Tadzkirah hal. 519) 
> > 11.9. Firman “tuhan” dalam “kitab suci” Tadzkirah: 
> > Artinya: “Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar 
tetapi
> > Allah-lah yang melempar. (Tuhan) Yang Maha Pemurah, yang telah
> > mengajarkan Al-Qur’an” (“kitab suci” Tadzkirah hal.620) 
> > 
> > Dan masih banyak lagi ayat-ayat kitab suci Al-Qur’an yang
> > dibajaknya. Ayat-ayat “kitab suci” Ahmadiyah Tadzkirah yang 
> dikutip di
> > atas, adalah penodaan dan bajakan-bajakan dari kitab suci Umat 
Islam
> > Al-Qur’an. 
> > Dan Mirza Ghulam Ahmad mengaku pada umatnya -orang
> > Ahmadiyah-bahwa ayat-ayat tersebut adalah wahyu yang dia terima 
dari
> > “tuhannya” di I N D I A. 
> > 
> > 12. PENODAAN AGAMA DAN HUKUMNYA 
> > 
> > 12.1 Pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana diadakan pasal baru 
yang 
> berbunyi sbb: PASAL 56 a: 
> > Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang
> > siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau 
> melakukan
> > perbuatan: a. yang pokoknya bersifat permusuhan. Penyalahgunaan 
atau
> > penodaan terhadap suatu agama di Indonesia. 
> > 
> > 12.2 Surat edaran Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji Nomor 
> D/BA.01/3099/84 tanggal 20 September 1984, a.l.: 
> > 2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa
> > Ahmadiyah-Qadiyan dianggap menyimpang dari Islam karena 
mempercayai
> > Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa 
Nabi
> > Muhammad saw bukan nabi terakhir. 
> > 
> > 13.1. Malaysia telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh 
Malaysia 
> sejak tanggal 18 Juni 1975. 
> > 
> > 13.2. Brunei Darussalam juga telah melarang ajaran Ahmadiyah di 
> seluruh Brunei Darussalam. 
> > 
> > 13.3. Rabithah `Alam Islami yang berkedudukan di Makkah telah
> > mengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan KELUAR DARI 
> ISLAM. 
> > 
> > 13.4. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan
> > bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan TIDAK BOLEH pergi haji ke 
Makkah. 
> > 
> > 13.5. Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan keputusan bahwa 
> Ahmadiyah adalah golongan MINORITAS NON MUSLIM. 
> > 
> > 14. K E S I M P U L A N 
> > 
> > a.Ahmadiyah sebagai perkumpulan atau jemaat didirikan oleh Mirza
> > Ghulam Ahmad di Qadiyan - I N D I A (sekarang Pakistan) tahun 
1889,
> > yang karena perbedaan pandangan tentang penerus kepemimpinan dalam
> > Ahmadiyah dan ketokohan pendirinya berkembang dua aliran, yaitu 
> Anjuman
> > Ahmadiyah (Ahmadiyah Qadiyan) dan Anjuman Ishaat Islam Lahore
> > (Ahmadiyah Lahore).Kedua aliran tersebut mengakui kepemimpinan dan
> > mengikuti ajaran serta paham yang bersumber pada ajaran Mirza 
Ghulam
> > Ahmad. 
> > 
> > b.Jemaat Ahmadiyah masuk dan berkembang di Indonesia sejak tahun
> > 1920-an dengan menamakan diri Anjuman Ahmadiyah Qadiyan Departemen
> > Indonesia dan kemudian dinamakan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) 
> yang
> > dikenal dengan Ahmadiyah Qadiyan, dan Gerakan Ahmadiyah Lahore
> > Indonesia (GIA) yang dikenal dengan Ahmadiyah Lahore. 
> > 
> > c.Mirza Ghulam Ahmad mengaku telah menerima wahyu, dan dengan 
wahyu
> > itu dia diangkat sebagai nabi, rasul, al-Masih Mau`ud dan Imam 
> Mahdi.
> > Ajaran dan faham yang dikembangkan oleh pengikut Jemaat Ahmadiyah
> > Indonesia khususnya terdapat penyimpangan dari ajaran Islam 
> berdasarkan
> > Al-Qur`an dan Al-Hadits yang menjadi keyakinan umat Islam umumnya,
> > antara lain tentang kenabian dan kerasulan Mirza Ghulam Ahmad 
> sesudah
> > Rasulullah saw.(BALITBANG DEPAG RI, Jakarta, 1995 hal. 19, 20,21) 
> > 
> > P E N U T U P 
> > 
> > Sebagai penutup brosur ini, kami kutip sebuah ayat Al-Qur`an yang
> > mengancam orang yang mengaku menerima wahyu serta menulis kitab 
> dengan
> > tangannya sendiri, kemudian dikatakannya dari Allah swt dengan 
dusta
> > yang amat keji seperti yang dilakukan oleh nabi Mirza di atas. 
> > Allah swt berfirman: 
> > Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab
> > dengan tangan mereka sendiri lalu dikataknnya: Ini dari Allah, 
> (dengan
> > maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan 
> itu.
> > Maka kecelakaanlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh
> > tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka akibat 
> dari
> > apa yang mereka kerjakan. (Q.S. Al-Baqarah 79) 
> > 
> > Cat: Apabila PB Ahmadiyah berkeberatan dengan isi brosur ini,
> > alangkah baiknya diselesaikan melalui debat terbuka yang 
disaksikan
> > oleh umat. 
> > 
> > Sumber: Buletin LPPI. Masjid Al-Ihsan Lt.III Proyek Pasar Rumput 
> Jakarta 12970 Telp/Fax. (021)8281606 
> > 
> > [Kontributor : Muslim, 02 Juni 2002 ]  
> >  ===
> > Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS
> > 
> > 
> > Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
> > 
> > 
> > Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya 
dari 
> Telkomsel 
> > Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau 
> http://syiarislam.wordpress.com
> >
>


Kirim email ke