Lha sekarang andaikan menggunakan sistem demokrasi, faktanya yang menikmati kekuasaan adalah eksekutif dan para wakil rakyat, rakyatnya sami mawon, ngaplo ..
(warga masih tetep saja menderita) 2008/8/7 RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]>: > Begitulah mas. > > Dari 2000 tahun sejarah (mengikuti tarikh Masehi), maka 1500 tahun > agama di Eropa mengauasai kehidupan publik. Dari kehidupan gembel > sampai raja. Lalu pecahlah pertempuran agama Perang Tigapuluh Tahun > yang berakhir dengan Perjanjian Westfalia. Ratusan tahun lagi masih > berlangsung kekuasaan agama, sampai meletuslnya Revolusi Perancis. > > Kita kenal sejarah Utsmaniah dimana agama juga menguasai kehidupan > publik. > > Dalam sistem macam ini tetap saja yang menikmati kekuasaan adalah > sang penguasa yang berkolaborasi dengan pimpinan agama. > > Kini, kita menganjak tahun ke tigaribu. Masih saja kita mendaurulang > alias memamah biak sejarah kenistaan ,manusia, sejarah penderitaan > warga.... tidak belajar belajar... > > Salam > > Danardono > >

