Mas, rakyat Swiss pernah ber-darah darah menentang penindasan para pimpinan gereja dan kaum bangsawan dari dynasti habsburg. Finally mereka bahagia terlepas dari belenggu sistem keagamaan dan aristokrasi absolut, kalau anda suruh mereka balik menjadi negara agama, meraka akan mencak mencak ha ha ha
Mereka sangat terkenal dengan kebanggaan demokrasi langsung (yang praktis tersempurna didunia), dengan sistem kantonal. Negara mereka dinamai dalam bahasa Jerman "Eidgenossenschaft" atau Persekutuan sumpah. Banyak sekali korban diantara para petani dalam menggulingkan kekuasaan gereja dan raja. Negara agama yang paling ketat di Eropa adalah Vatikan, dimana masyarakat madani tak mungkin tumbuh. Yang namanya maling banyak sekali...tetapi luasnya ya hanya beberapa kilometer persegi ha ha ha --- In [email protected], "Alpha Bagus Sunggono" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sekarang andaikata di Swiss menganut negara agama, > jangan-jangan juga tetep makmur, > karena memang rakyatnya yang "maju" > > 2008/8/7 RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]>: > > Demokrasi di Skandinavia, Swiss, Jerman, Austria, Jepang, Korea > > membahagiakan warga (sampai kita kirim warga kita untuk ikut > > menikmati demokrasi di LN).. > > > > Demokrasi di Indonesia, Darfur, Bangla desh, Latin Amerika... rakyat > > tetap buntung... > > > > Jadi, yang bloon itu sistemnya atawa manusianya? > > > > >

