hehe ini khan asumsi liarnya dokter kartono aje, iya khan dok?
dokter yg biasanye kuat analisanye berdasarkan gejala2 awal yg disampaikan 
pasiennye, sdh agak lupa bagemane dg prosedur kerjanye dlu.
apa bener mnurut PKS, jika mereka menang amrozi jd pahlawan nasional?
inget lho, asumsi liar lebih deket kpd fitnah drpd kebenaran (bukan kebeneran 
hehe)..

peace dok...:)

 



________________________________
From: Kartono Mohamad <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, November 6, 2008 5:07:14 PM
Subject: [ppiindia] Re: [mediacare] Ketua MPR: Amrozi Cs itu korban terorisme


Kalo PKS menang, Amrozi akan diangkat sebagai pahlawan dan tiap tahun 
diperingati secara nasional. 
Sent from my BlackBerry® 
powered by Sinyal Kuat INDOSAT 

-----Original Message----- 
From: "Ibu Bambang" <ibu.bambang@ gmail.com> 

Date: Thu, 6 Nov 2008 15:41:57 
To: <wartawanindonesia@ yahoogroups. com>; <[EMAIL PROTECTED] ps.com>; <[EMAIL 
PROTECTED] s.com> 
Cc: <jurnalperempuan@ yahoogroups. com> 
Subject: [mediacare] Ketua MPR: Amrozi Cs itu korban terorisme 


Bukankan PK sudah di tolak oleh MA ?? 
Dan PK juga hanya bisa di lakukan sekali saja ??? 

*Kalau Amrozi CS adalah korban terorisme -- lalu -- terorsinya sapa ya ????* 


------------ --------- --------- --------- --------- --------- - 

Diambil dari : 
Nurwahid Minta PK Amrozi Dipertimbangkan <http://hnw.or. id/?op=isi& id=6168> 

Senin, 03 November 2008 10:11:32 

Nurwahid Minta PK Amrozi Dipertimbangkan 

Solo-Ketua MPR Hidayat Nurwahid minta penegak hukum melaksanakan upaya hukum 
secara maksimal sebelum mengeksekusi Amrozi cs. Salah satunya 
mempertimbangkan usaha keluarga Amrozi dkk mengajukan peninjauan kembali 
(PK) atas keputusan hukuman mati itu. 
"Indonesia adalah negara hukum. Upaya hukum harus dilaksanakan secara 
maksimal," kata Hidayat kepada Radar Solo (grup Batam Pos) di sela acara 
pemberangkatan haji di Masjid Istiqlal, Sumber, Banjarsari, Solo, kemarin 
(2/11). 
Sebelum eksekusi dilaksanakan, ujar mantan presiden PKS itu, sebaiknya 
penegak hukum bersikap bijak. Itu supaya tuduhan terorisme terhadap Ustad 
Abu Bakar Ba'asyir yang ternyata tidak dapat dibuktikan tidak terjadi lagi. 


Dia merasa prihatin atas kondisi Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra, yang 
akan dieksekusi sebelum proses hukum selesai.. Jika itu terjadi, 
dikhawatirkan muncul persoalan di kemudian hari. *Hidayat menganggap *bisa 
saja *Amrozi cs adalah korban isu terorisme. * 


"Maka, supaya yang tidak salah menjadi korban dari proses hukum, sebaiknya 
upaya keluarga Amrozi cs (untuk ajukan PK) dihormati," tutur Hidayat. 

------------ --------- --------- --------- --------- --------- - 


[Non-text portions of this message have been removed]

 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke