Akidah wajib ditanamkan di hati kaum muslim sejak dari kanak-kanak. Karena 
akidah adalah persoalan yang sangat penting, yg apabila akidah seseorang tdk 
bersih & benar spt yg diajarkan Allah & RasulNya, akan sia-sia amalannya di 
dunia.
Apa yg tertulis dlm text book anak2 skolah di SaudArabia seharusnya dicontoh 
oleh Indonesia agar virus pluralisme yg dihembuskan dari mulut2 beracun antek2 
barat tdk menulari hati kaum muslimin.

Muslim WAJIB mengakui & membenarkan bahwa hanya ada 1 agama yg BENAR yaitu 
ISLAM, agama para nabi Allah. Karena Alquran telah menyatakan demikian di 
banyak ayat, antara lain QS3:185, QS6:161, QS9:33, Qs61:9 dll dll. Jadi jika 
ada seseorang yg lisannya mengaku muslim TAPI msh ragu-ragu bahkan enggan 
mengakui kebenaran agamanya sendiri dg mengatakan bahwa semua agama adalah 
benar maka lebih baik syahadatnya segera diulang.

Keyakinan muslim akan kebenaran agama islam sbg satu2nya agama yg haq, agama 
para nabi Allah ini tdk serta merta membuat muslim harus memaksakan agamanya 
kpd orang lain, malah Alquran MELARANg muslim utk memaksakan agamanya yg benar 
tsb kpd orang lain, krn sdh jelas jln yg benar dan mana jln yg sesat. Berdakwah 
tdk perlu dg tipu muslihat, bagi2 mie instan atau sembako, apalagi memaksa dg 
kekerasan, pemerkosaan atau pembunuhan.
Bahkan jika ada seorang calon mualaf yg datang ke mesjid utk convert to islam, 
pihak berwenang di mesjid tsb SLALU bertanya berulang2 apakah orang tsb sdh 
yakin dg keputusannya tsb, apakah orang tsb tdk di bwh tekanan atau paksaan 
orang lain. 
Memang, utk mengajak kpd suatu jalan yg benar, tdk perlu ada tipu muslihat & 
paksaan :)

Mungkin, hanya segelintir muslim yg pikirannya cupet, Picik & Paranoid 
memandang ttg kebenaran islam sbg satu2nya agama yg benar lalu membuat muslim 
seolah2 dilarang (oleh agamanya) utk bergaul dg umat agama laen. Islam tdk 
pernh melarang muslim utk bergaul dg siapapun orangnya, dari agama apapun latar 
belakang.

"Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan adil terhadap orang-orang yang 
tidak memerangi kamu dalam agama dan tidak mengusir kamu dari kampung-kampungmu 
sebab Allah senang kepada orang-orang yang adil. Allah hanya melarang kamu 
bersahabat dengan orang-orang yang memerangi kamu dalam agama dan mengusir kamu 
dari kampung-kampungmu dan saling bantu-membantu untuk mengusir kamu; 
barangsiapa bersahabat dengan mereka, maka mereka itu adalah orang-orang 
zalim." (al-Mumtahinah: 8-9)

berbuat baik (birr) mengandung pengertian yang luas meliputi semua nilai 
kebaikan & pergaulan yg secara luas.

mudah2an segelintir muslim yg picik, cupet & parno pikirannya ini, menjadi 
lebih terbukan memandang kebenaran ajaran islam, shingga mau mengajarkan islam 
yg benar sesuai Alquran & asSunnah kpd anak2nya, bukan kebenaran mnurut hawa 
nafsunya sndiri. Kasihan anak2nya jd korban kepicikan, kecupetan & keparnoan 
orangtuanya sndiri.

Ga ada salahnya berteman, bersahabat, makan bareng, tidur bareng  dg 
non-muslim, ASALKAN tetap harus bisa membedakan mana wilayah AKIDAH mana 
wilayah TOLERANSI. berteman akrab dg non-muslim  memang tdk serta merta membuat 
kita jd kafir tp setidaknya membuat pikiran kita menjadi picik, cupet & parno 
dlm memandang saudara seAKIDAHnya sndiri. Pdhl kata Rasulullah saw, 
“(Agama) seseorang (dikenal) dari agama temannya maka perhatikanlah siapa 
temanmu.” 
memangnye kaga ada tmn muslim yg soleh yg mau diajak berteman, mkn & tdr bareng 
ya? :p

Hanya orang picik, cupet & parno yg sangat RASIS kpd orang arab pdhl Rasulnya 
adalah orang arab & berbahasa arab. Bahkan alquran saja berbahasa arab. 
Sholatnya orang muslim pun menggunakan bahasa arab. Wah penyakit RASIS yg 
sangat kompleks deh. 

Jika agama Agama adalah pendakian pribadi. Lalu Dari mana saja kita mendaki, 
tujuannya PASTI akan ke puncak yang satu. PASTI Ke tempat yang sama. SAYANGnye 
gunungnye ga cuma atu, ada banyak GUNUNG. Orang yg mendaki gunung SEMERU akan 
sampai ke puncak SEMERU, orang tsb PASTI tdk akan sampai di puncak himalaya.
analoginya ngawur, KESIMPULANNYa pun..Yakin Haqul Yakin pasti ngawur pulak :)




________________________________
From: masdimas62 <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, November 30, 2008 5:38:28 PM
Subject: [ppiindia] Re: Isi textbook anak2 sekolah Saudi Arabia


Salam,

Ya, masalah lah. Anak keturunan saya nggak bakalan saya didik begitu. 
Itu namanya cupet. Picik. Paranoid. Mosok nggak boleh bergaul sama
teman yang nggak percaya sama Nabi dan Tuhan kita. Apa hubungannya? 
Urusan Tuhan sama Nabi ya urusan masing-masing. Urusan privacy. Urusan
berteman, ya, lain lagi. Sama dengan dagang. Lu nggak percaya Jesus
nggak percaya Dewa Shiwa, Sidharta Budha Gautama, Reinkarnasi, Hukum
Karma,  nggak percaya kedatangan arwah nenek moyang, ya nggak masalah.
Tapi dagang 'kan jalan. Begitu juga pertemanan.
Bercermin dari pengalaman sendiri. Bertahun-tahu bersahabat, makan
bareng, tidur bareng sama Tionghoa Katolik di Jawa, waktu SD-SMP, 
tokh saya nggak jadi Kristen, dia nggak jadi muslim. 
Dunia makin menyempit, Bung, pikiran mestinya makin meluas. 
Orang Arab berpikir secara Arab karena mereka mengira dunia berpusat
di Tanah Arab dan hanya Arab saja di dunia ini. Mosok kegoblogan itu
yang kita tiru. 
Agama adalah pendakian pribadi. Dari mana saja kita mendaki, 
tujuannya ke puncak yang satu. Ke tempat yang sama.
Yakin Haqul Yakin saya... 

Salam,

Dimas..

--- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "yustamb" <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
>
> *** kok ada masalah yah, dengan keyakinan atau kepercayaan tersebut,
> soale kalau tidak ada keyakinan mana mungkin ada agama, agama itu
> jelas membedakan antara satu dengan yang lain disamping ada suatu
> persamaan, tetapi kejelasan itu adalah specifik missi yang di bawa
> agama. Keyakinan sesuatu agama kayaknya nggak bisa di utak-atik, yang
> penting adalah bagaimana antar sesama agama itu saling memahami dan
> menghargai, karena pada dasarnya semua agama mengajarkan tentang
> dasar-dasar kemanusiaan. 
> 
> kan sama juga dengan agama christian bahwa siapa yang percaya akan
> trinity maka dia akan selamat, jadi apa bedanya dengan keyakinan bahwa
> siapa yang tidak meyakini bahwa Allah adalah Satu tidak akan masok
> sorgaa . . . atau dengan kata lain setiap muslim meyakini bahwa setiap
> agama selain islam adalah tidak benar . . .so what's wrong with that
> statement . . . it's about faith . . .
> 
> salam,
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "mediacare" <mediacare@> wrote:
> >
> > 
> >   ----- Original Message ----- 
> >   From: Cokorda Raka Angga Jananuraga 
> >   To: [EMAIL PROTECTED] .com 
> >   Sent: Sunday, November 30, 2008 12:08 AM
> >   Subject: [balinet] Isi textbook anak2 sekolah Saudi Arabia
> > 
> > 
> > 
>
http://www.washingt onpost.com/ wp-dyn/content/ article/2006/ 05/19/AR20060519 
01769_pf. html
> > 
> >   ------------ ---
> > 
> >   Wow, dan gw jadi khawatir juga, mengingat isi itu rupanya sudah
cukup
> >   lama menyusup ke Indonesia (entah lewat pesantren atau guru-guru
agama
> >   islam yang 75% bigots....
> > 
> http://www.indonesi amatters. com/3299/ religious- differences- pluralism/ )
> > 
> >   Gw kutip beberapa isinya:
> > 
> >   FIRST GRADE
> > 
> >   " Every religion other than Islam is false."
> > 
> >   "Fill in the blanks with the appropriate words (Islam, hellfire):
> >   Every religion other than ____________ __ is false. Whoever dies
> >   outside of Islam enters ____________ ."
> > 
> >   FIFTH GRADE
> > 
> >   "Whoever obeys the Prophet and accepts the oneness of God cannot
> >   maintain a loyal friendship with those who oppose God and His
Prophet,
> >   even if they are his closest relatives."
> > 
> >   "It is forbidden for a Muslim to be a loyal friend to someone
who does
> >   not believe in God and His Prophet, or someone who fights the
religion
> >   of Islam."
> > 
> >   "A Muslim, even if he lives far away, is your brother in religion.
> >   Someone who opposes God, even if he is your brother by family
tie, is
> >   your enemy in religion."
> > 
> >   ............. .......
> > 
> >   Liat point 2 fifth grade: It is forbidden for a Muslim to be a loyal
> >   friend to someone who does not believe in God and His Prophet
> > 
> >   Ini rupanya sesuai dengan TAQIYYA:
> http://en.wikipedia .org/wiki/ Taqiyya
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke