HAI .......... SIAPAPUN ANDA YANG MEMPOSTING INI, KUKIRA ANDA ITU ORANG PINTAR 
DAN BIJAK............... TAPI SETELAH KE TELAAH KEMBALI, TERNYATA AN DA ITU 
HANYALAH ORANG YANG SUPER BODOHHHHHHHHHHH, TOTOLLLLLLL, DUNGUUUUUUU

--- On Mon, 12/1/08, Putra Semarapura <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Putra Semarapura <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [ppiindia] Re: Isi textbook anak2 sekolah Saudi Arabia
To: [email protected]
Date: Monday, December 1, 2008, 2:41 PM










    
            

mengerikan sekali membaca pola pikirnya bung pitung ini...



kalau anda orang betawi, jadilah orang betawi yang sesungguhnya. pun demikian, 
kalau anda orang sunda, jadilah orang sunda yang sesungguhnya. ..jangan main 
copy paste habis orang arab di sono.



salam damai,



--- si pitung <[EMAIL PROTECTED] com> schrieb am Mo, 1.12.2008:

Von: si pitung <[EMAIL PROTECTED] com>

Betreff: Re: [ppiindia] Re: Isi textbook anak2 sekolah Saudi Arabia

An: [EMAIL PROTECTED] s.com

Datum: Montag, 1. Dezember 2008, 2:40



Akidah wajib ditanamkan di hati kaum muslim sejak dari kanak-kanak. Karena

akidah adalah persoalan yang sangat penting, yg apabila akidah seseorang tdk

bersih & benar spt yg diajarkan Allah & RasulNya, akan sia-sia amalannya

di dunia.

Apa yg tertulis dlm text book anak2 skolah di SaudArabia seharusnya dicontoh

oleh Indonesia agar virus pluralisme yg dihembuskan dari mulut2 beracun antek2

barat tdk menulari hati kaum muslimin.



Muslim WAJIB mengakui & membenarkan bahwa hanya ada 1 agama yg BENAR yaitu

ISLAM, agama para nabi Allah. Karena Alquran telah menyatakan demikian di banyak

ayat, antara lain QS3:185, QS6:161, QS9:33, Qs61:9 dll dll. Jadi jika ada

seseorang yg lisannya mengaku muslim TAPI msh ragu-ragu bahkan enggan mengakui

kebenaran agamanya sendiri dg mengatakan bahwa semua agama adalah benar maka

lebih baik syahadatnya segera diulang.



Keyakinan muslim akan kebenaran agama islam sbg satu2nya agama yg haq, agama

para nabi Allah ini tdk serta merta membuat muslim harus memaksakan agamanya kpd

orang lain, malah Alquran MELARANg muslim utk memaksakan agamanya yg benar tsb

kpd orang lain, krn sdh jelas jln yg benar dan mana jln yg sesat. Berdakwah tdk

perlu dg tipu muslihat, bagi2 mie instan atau sembako, apalagi memaksa dg

kekerasan, pemerkosaan atau pembunuhan.

Bahkan jika ada seorang calon mualaf yg datang ke mesjid utk convert to islam,

pihak berwenang di mesjid tsb SLALU bertanya berulang2 apakah orang tsb sdh

yakin dg keputusannya tsb, apakah orang tsb tdk di bwh tekanan atau paksaan

orang lain. 

Memang, utk mengajak kpd suatu jalan yg benar, tdk perlu ada tipu muslihat

& paksaan :)



Mungkin, hanya segelintir muslim yg pikirannya cupet, Picik & Paranoid

memandang ttg kebenaran islam sbg satu2nya agama yg benar lalu membuat muslim

seolah2 dilarang (oleh agamanya) utk bergaul dg umat agama laen. Islam tdk pernh

melarang muslim utk bergaul dg siapapun orangnya, dari agama apapun latar

belakang.



"Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan adil terhadap orang-orang yang

tidak memerangi kamu dalam agama dan tidak mengusir kamu dari kampung-kampungmu

sebab Allah senang kepada orang-orang yang adil. Allah hanya melarang kamu

bersahabat dengan orang-orang yang memerangi kamu dalam agama dan mengusir kamu

dari kampung-kampungmu dan saling bantu-membantu untuk mengusir kamu;

barangsiapa bersahabat dengan mereka, maka mereka itu adalah orang-orang

zalim." (al-Mumtahinah: 8-9)



berbuat baik (birr) mengandung pengertian yang luas meliputi semua nilai

kebaikan & pergaulan yg secara luas.



mudah2an segelintir muslim yg picik, cupet & parno pikirannya ini, menjadi

lebih terbukan memandang kebenaran ajaran islam, shingga mau mengajarkan islam

yg benar sesuai Alquran & asSunnah kpd anak2nya, bukan kebenaran mnurut hawa

nafsunya sndiri. Kasihan anak2nya jd korban kepicikan, kecupetan & keparnoan

orangtuanya sndiri.



Ga ada salahnya berteman, bersahabat, makan bareng, tidur bareng  dg

non-muslim, ASALKAN tetap harus bisa membedakan mana wilayah AKIDAH mana wilayah

TOLERANSI. berteman akrab dg non-muslim  memang tdk serta merta membuat kita jd

kafir tp setidaknya membuat pikiran kita menjadi picik, cupet & parno dlm

memandang saudara seAKIDAHnya sndiri. Pdhl kata Rasulullah saw, 

“(Agama) seseorang (dikenal) dari agama temannya maka perhatikanlah siapa

temanmu.” 

memangnye kaga ada tmn muslim yg soleh yg mau diajak berteman, mkn & tdr

bareng ya? :p



Hanya orang picik, cupet & parno yg sangat RASIS kpd orang arab pdhl

Rasulnya adalah orang arab & berbahasa arab. Bahkan alquran saja berbahasa

arab. Sholatnya orang muslim pun menggunakan bahasa arab. Wah penyakit RASIS yg

sangat kompleks deh. 



Jika agama Agama adalah pendakian pribadi. Lalu Dari mana saja kita mendaki,

tujuannya PASTI akan ke puncak yang satu. PASTI Ke tempat yang sama. SAYANGnye

gunungnye ga cuma atu, ada banyak GUNUNG. Orang yg mendaki gunung SEMERU akan

sampai ke puncak SEMERU, orang tsb PASTI tdk akan sampai di puncak himalaya.

analoginya ngawur, KESIMPULANNYa pun..Yakin Haqul Yakin pasti ngawur pulak :)



____________ _________ _________ __

From: masdimas62 <[EMAIL PROTECTED] com>

To: [EMAIL PROTECTED] s.com

Sent: Sunday, November 30, 2008 5:38:28 PM

Subject: [ppiindia] Re: Isi textbook anak2 sekolah Saudi Arabia



Salam,



Ya, masalah lah. Anak keturunan saya nggak bakalan saya didik begitu. 

Itu namanya cupet. Picik. Paranoid. Mosok nggak boleh bergaul sama

teman yang nggak percaya sama Nabi dan Tuhan kita. Apa hubungannya? 

Urusan Tuhan sama Nabi ya urusan masing-masing. Urusan privacy. Urusan

berteman, ya, lain lagi. Sama dengan dagang. Lu nggak percaya Jesus

nggak percaya Dewa Shiwa, Sidharta Budha Gautama, Reinkarnasi, Hukum

Karma,  nggak percaya kedatangan arwah nenek moyang, ya nggak masalah.

Tapi dagang 'kan jalan. Begitu juga pertemanan.

Bercermin dari pengalaman sendiri. Bertahun-tahu bersahabat, makan

bareng, tidur bareng sama Tionghoa Katolik di Jawa, waktu SD-SMP, 

tokh saya nggak jadi Kristen, dia nggak jadi muslim. 

Dunia makin menyempit, Bung, pikiran mestinya makin meluas. 

Orang Arab berpikir secara Arab karena mereka mengira dunia berpusat

di Tanah Arab dan hanya Arab saja di dunia ini. Mosok kegoblogan itu

yang kita tiru. 

Agama adalah pendakian pribadi. Dari mana saja kita mendaki, 

tujuannya ke puncak yang satu. Ke tempat yang sama.

Yakin Haqul Yakin saya... 



Salam,



Dimas..



--- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "yustamb" <[EMAIL PROTECTED] >

wrote:

>

> *** kok ada masalah yah, dengan keyakinan atau kepercayaan tersebut,

> soale kalau tidak ada keyakinan mana mungkin ada agama, agama itu

> jelas membedakan antara satu dengan yang lain disamping ada suatu

> persamaan, tetapi kejelasan itu adalah specifik missi yang di bawa

> agama. Keyakinan sesuatu agama kayaknya nggak bisa di utak-atik, yang

> penting adalah bagaimana antar sesama agama itu saling memahami dan

> menghargai, karena pada dasarnya semua agama mengajarkan tentang

> dasar-dasar kemanusiaan. 

> 

> kan sama juga dengan agama christian bahwa siapa yang percaya akan

> trinity maka dia akan selamat, jadi apa bedanya dengan keyakinan bahwa

> siapa yang tidak meyakini bahwa Allah adalah Satu tidak akan masok

> sorgaa . . . atau dengan kata lain setiap muslim meyakini bahwa setiap

> agama selain islam adalah tidak benar . . .so what's wrong with that

> statement . . . it's about faith . . .

> 

> salam,

> 

> 

> --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "mediacare" <mediacare@>

wrote:

> >

> > 

> >   ----- Original Message ----- 

> >   From: Cokorda Raka Angga Jananuraga 

> >   To: [EMAIL PROTECTED] .com 

> >   Sent: Sunday, November 30, 2008 12:08 AM

> >   Subject: [balinet] Isi textbook anak2 sekolah Saudi Arabia

> > 

> > 

> > 

>

http://www.washingt onpost.com/ wp-dyn/content/ article/2006/ 05/19/AR20060519

01769_pf. html

> > 

> >   ------------ ---

> > 

> >   Wow, dan gw jadi khawatir juga, mengingat isi itu rupanya sudah

cukup

> >   lama menyusup ke Indonesia (entah lewat pesantren atau guru-guru

agama

> >   islam yang 75% bigots....

> > 

> http://www.indonesi amatters. com/3299/ religious- differences- pluralism/

)

> > 

> >   Gw kutip beberapa isinya:

> > 

> >   FIRST GRADE

> > 

> >   " Every religion other than Islam is false."

> > 

> >   "Fill in the blanks with the appropriate words (Islam,

hellfire):

> >   Every religion other than ____________ __ is false. Whoever dies

> >   outside of Islam enters ____________ ."

> > 

> >   FIFTH GRADE

> > 

> >   "Whoever obeys the Prophet and accepts the oneness of God

cannot

> >   maintain a loyal friendship with those who oppose God and His

Prophet,

> >   even if they are his closest relatives."

> > 

> >   "It is forbidden for a Muslim to be a loyal friend to someone

who does

> >   not believe in God and His Prophet, or someone who fights the

religion

> >   of Islam."

> > 

> >   "A Muslim, even if he lives far away, is your brother in

religion.

> >   Someone who opposes God, even if he is your brother by family

tie, is

> >   your enemy in religion."

> > 

> >   ............ . .......

> > 

> >   Liat point 2 fifth grade: It is forbidden for a Muslim to be a

loyal

> >   friend to someone who does not believe in God and His Prophet

> > 

> >   Ini rupanya sesuai dengan TAQIYYA:

> http://en.wikipedia .org/wiki/ Taqiyya

> > 

> > 

> > 

> > 

> > 

> > [Non-text portions of this message have been removed]

> >

>



[Non-text portions of this message have been removed]



------------ --------- --------- ------



************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********

Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg

Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.

http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia

************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Mohon Perhatian:



1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)

2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.

3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com 

4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com

5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com

6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com

Yahoo! Groups Links



[Non-text portions of this message have been removed]




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke