hehe udh bang Yustamb, yg waras ngalah dimas emang kepanasan klo umatnya diungkapkan kejelekannya :)
pdhl artikel ini lebih menyoroti kaum homoseksual yg diAZAB oleh Allah, nah apa orang2 liberal radikal kaga paham & terus2 berkata dusta ttg homoseksual??? lagean, dimas ini ga bs bedain antara agama dg penganutnya, antara ajaran & penerapan oleh personalnya, lucuuu ________________________________ From: masdimas62 <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sunday, December 14, 2008 10:57:54 PM Subject: [ppiindia] Re: Islam, Homoseksual dan Hikmah Kota Pompeei Salam, Dari mula siapa yang bawa-bawa agama? Maksud saya, ngapain jauh nyalah-nyalalahin and nyela-nyela orang Kristen, lha, wong di kalangan orang Islam sendiri ada homoseks. Guru ngaji lagi. Yang ngasih baju muslim itu orang FPI, boss. Teman setahanan. Bukan sipir. FPI yang maunya dan sok membela Islam tapi justru mencemarkan Islam itu.... Dialah yang ingin mengIslamkan Ryan Sipir apa pedulinya? Googling aja kalau gak percaya.... Kenapa sih, kalau yang busuk-bnusuk harus dilempar ke umat lain, padahal di kalangan sendiri kebusukan itu nggebyah uyah... Homoseksualitas di pesantren itu "hampir" kelaziman. Yang ngomong begini orang pesantren sendiri. Pelakunya para ustadz dan yang jadi korbannya santri-santrinya sendiri. Cuman jarang terungkap. So, nggak usahlah sok bongkar-bongkar aib umat lain. Urus diri sendiri aja nggak becus. Wassalam Dimas. --- In ppiin...@yahoogroup s.com, "yustamb" <yust...@... > wrote: > > *** Sipir penjara-lah yang ngasi baju, lucu kok agama di bawa-bawa ke > Ryan, dia kan orang yang telah melanggar norma-norma agama, melakukan > tindakan homoseksual yang bertentangan dengan ajaran agama islam. Kalo > dia pake baju muslim, itu hanya menunjukkan kemunafikannya saja kan. > Seorang muslim pasti tidak akan melakukan perbuatan yang keji seperti > dia. So di islam itu umatnya juga di kategori, yakni ada yang saleh > dan beriman, tetapi juga ada yang munafik ... sory kata-kata ini ada > dalam qur'an . . . > > salam, > > > In ppiin...@yahoogroup s.com, "masdimas62" <masdimas62@ > wrote: > > > > Yang kasi baju muslim sama Ryan, sehingga pembunuh berantai yang > > gemulai itu kelihatan Islami siapa ya? > > > > > > --- In ppiin...@yahoogroup s.com, si pitung <sipitung68@ > wrote: > > > > > > > > > Islam, Homoseksual dan Hikmah Kota Pompeei > > > > > > > > > > > > Oleh : Asep Saepudin Aqil * > > > > > > Kaum > > > Homoseksual (baca Homo) terus menyuarakan dan "meminta" hak-haknya > agar > > > diterima oleh agama dan masyarakat. "Manusia tidaklah berhak menilai > > > taqwa seorang homoseks atau lesbi, hanya Allah yang berhak menilai," > > > begitu sering terdengar. > > > > > > Simpati > > > terhadap prilaku kaum yang diperangi Nabi Luth telah membuat sebagian > > > ilmuan buta terhadap hukum agama. Padahal, Islam mengutuk keras > > > perbuatan itu karena membawa malapetaka kehidupan agama dan sosial. > > > Seruan untuk kembali kejalan yang benar tetap terbuka, sebelum adzab > > > Allah menimpa. > > > > > > Di > > > sisi lain, problem moral yang terus mengguncang dan memicu kontroversi > > > hebat di Barat hingga saat ini menyangkut homoseksualitas. Dunia > Barat, > > > bahkan Gerejapun ikut menentukan batas-batas moral soal homoseksual. > > > Padahal prilaku tersebut sudah dicap berabad-abad sebagai praktik > kotor > > > dan maksiat.. Tiba-tiba, sekarang harus dihormati sebagai Hak Asasi > > > Manusia (HAM). Termasuk yang terjadi di Indonesia saat ini. > > > > > > Puncak > > > kehebohan kasus homoseksual di Barat terjadi di mana bulan November > > > 2003, di mana Gereja Anglikan di New Hamspire mengangkat Gene > Robinson, > > > seorang homoseksual, menjadi Uskup. Menurut Roman Wiliam (Uskup besar > > > Archbishop ) berasumsi bahwa pelantikan itu akan membawa konsekwensi > > > yang serius bagi keutuhan komunitas gereja. > > > > > > > > > Seorang Teolog kristen pendukung homoseksual mambuat tafsiran > > tentang Homoseks. John J. Mc Neil Sj menulis buku "The Curch and the > > homoseksual" > > > di mana memberikan justifikasi moral terhadap praktik homoseksual. > > > Menurut dia,"tuhan menghukum kaum Sodom dan Gomoroh bukan karena > > > praktik homoseksual , tetapi karena ketidak sopanan penduduk kota itu > > > terhadap tamu lot. Tahun 1976 dalam pertemuan tokoh tokoh gereja di > > > Minneapolis AS dideklarasikan, bahwa kaum homoseks adalah anak-anak > > > tuhan (homoseks person are chlidren of God).Walaupun > > > tokoh-tokoh gereja lain mengutuk keras perbuatan itu. Anehnya para > > > pemimpin gereja itu tidak hanya mendukung, akan tetapi sebagian mereka > > > juga pelaku homosesk. > > > > > > > > > Homoseks dan Liberal > > > > > > > > > Dengan > > > payung HAM, homoseks dihalalkan tahun 2001 di Belanda. Kini kaum homo > > > mencari upaya dan celah agar Indonesia merasa perlu menerimanya dan > > > dicarikan landasan hukumnya. Sikap ini sangat didukung para > > pengusung liberalism, meski, jelas-jelas bertentangan dengan hukum > Islam. > > > > > > Irsad Manji, tokoh lesbian yang dipuji-puji aktivis liberal > > Indonesia membuat buku berjudul,"Beriman Tanpa Rasa Takut: Tantangan > > Umat Islam Saat Ini." Di sampul depan buku ini, memuji Manji sebagai > > "Satu dari Tiga Miuslimah Dunia yang Menciptakan Perubahan Positif > > dalam Islam." > > > > > > Buku > > > Irsyad Manji ini tidak saja menggugat sejumlah ajaran pokok dalam > > > Islam, termasuk keimanan kepada keotentikan Al-Quran dan kema'shuman > > > Nabi Muhammad saw.. Manji secara terbuka menggugat: "Sebagai seorang > > > pedagang buta huruf, Muhammad bergantung pada para pencatat untuk > > > mencatat kata-kata yang didengarnya dari Allah. Kadang-kadang Nabi > > > sendiri mengalami penderitaan yang luar biasa untuk menguraikan apa > > > yang ia dengar. Itulah bagaimana "ayat-ayat setan" ayat-ayat yang > > > memuja berhala dilaporkan pernah diterima oleh Muhammad dan dicatat > > > sebagai ayat otentik untuk Al-Quran. Nabi kemudian mencoret ayat-ayat > > > tersebut, menyalahkan tipu daya setan sebagai penyebab kesalahan catat > > > tersebut. Namun, kenyataan bahwa para filosof Miuslim selama > > > berabad-abad telah mengisahkan cerita ini sungguh telah memperlihatkan > > > keraguan yang sudah lama ada terhadap kesempurnaan Al-Quran. (hal. > > > 96-97). Itukah yang disebut kalangan penganut faham liberal sebagai > > Mujtahidah Muslimah? > > > Sungguh binasa bagi orang-orang yang memujanya.Kemudian membenarkan > > > ucapannya yang jelas-jelas menodai Islam dan perasaan kaum Muslimin. > > > > > > Ada > > > lagi dosen Universitas Islam Negeri (UIN) yang keblinger. Meski bukan > > > pakar fikih (hukum Islam) ia berani menghalalkan homoseksual dan > > > lesbian. > > > > > > Propesor > > > Dr. Musdah Mulia, nama sang dosen itu, mengatakan, "sepanjang bacaan > > > saya terhadap kisah Nabi Luth yang dikisahkan dalam Al-Quran (al-A'raf > > > 80-84 dan Hud 77-82) ini, tidak ada larangan secara eksplisit baik > > > untuk homo maupun lesbian," ujarnya. > > > > > > Mungkin, Musdah Mulia tak paham ada isyarat-isyarat larangan dalam > > Qs.al-A'raf ayat 80-84 tersebut, karena perbuatan itu adalah fahisah > > (keji/buruk) yang belum pernah dikerjakan sebelum kaum Nabi Luth. > > > Ada pula lulusan IAIN Semarang. Namanya, Sumanto Al-Qurtubi. Ia > > pernah mengatakan, "Kisah Luth hanya sekedar story atau mitos. Gay, > > lesbian dan waria juga bagian dari fitrah atau kodrah manusia, hal itu > > tidak menyalahi kodrat, melainkan sesuatu yang wajar, > > > natural dan given adanya. Kita memandang homoseks itu dianggap > > > "menyimpang" karena kita kaum hetero, jangan-jangan kaum hetero ini > > > juga dianggap "menyimpang "oleh saudara kita yang kebetulan homo". > > > [baca Justisia Edisi 2004] . > > > > > > Dalam tafsir Ibnu katsir secara eksplisit Allah menciptakan untuk > > kaum lelaki (dzakar) istri-istri (unsa) dari jenismu sendiri. Yaitu > > perempuan yang diciptakan berasal > > > dari tulang rusuk sebelah kanan Adam, bukan menciptakan pasangan homo > > > atau lesbi. Penciptaan itu agar mereka mendapat ketenangan dan > > > keturunan anak. Dan terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi > > > orang-orang yang berfikir. Kata-kata homo atau lesbi itu juga tidak > > > ada. > > > > > > Keyakinan > > > Musdah Mulia dan kaum liberal pada tafsitan rasio telah membenarkan > > > perbuatan kaum yang ditumpas Nabi Luth dan memberikan hukum yang tak > > > berdasar. Menurut Ibnu Taimiyah, "seorang mufassir tidak boleh > > beralih kedudukannya menjadi mutakallim (pemilik firman) dalam > > Al-Quran adalah Allah". Ibnu Taimiyah > > > sesungguhnya tidak serta-merta mengingkari peranan akal dalam memahami > > > ayat-ayat Al-Quran. Dalam kesimpulannya: memahami pembicaraan > > (taddabur al-kalam) yakni firman Allah-tanpa memahami makna-maknanya > > merupakan suatau yang inposibel, karena memikirkan sesuatu pembicaraan > > ('aql al-kalam) berarti juga memahaminya. Makna Ayat tidak serta merta > > dipahami secara literal, sesungguhnya ia memiliki maksud tertentu. > > > > > > Imam Hasan al-Bashri pernah berkata, "Sesungguhnya > > > orang mukmin adalah orang yang berbaik sangka terhadap Tuhannya dan > > > yang baik amalnya. Sedangkan orang keji ialah yang berburuk sangka > > > terhadap Tuhannya dan buruk pula amalnya." > > > > > > Adanya > > > perilaku homoseksual merupakan prilaku amal yang baik?. Mereka mengira > > > bahwa agama dan tuhan tidak adil dan bijaksana. Sebenarnya Allah telah > > > membebaskan manusia dari berbagai penyakit hati, penyakit kelamin dan > > > penyakit kejiwaan, akan tetapi merekalah yang memilih untuk menyiksa > > > dirinya. Kemudian menunggu-nunggu datangnya adzab yang telah Allah > > > janjikan. > > > > > > > > > Hikmah Dari Kota Pompeei > > > > > > Ingat > > > kaum homo ingat pula Gunung Vesuvius. Yang dikenal sebagai simbol > > > negara Italia, khususnya kota Naples. Gunung yang telah membisu sejak > > > dua ribu tahun inijuga dinamai "The Mountain of Warning" > > > (Gunung Peringatan). Tentu ada maksudnya. Pemberian nama ini bukanlah > > > tanpa sebab. Adzab yang menimpa penduduk Sodom dan Gommorah, yakni > kaum > > > yang diperangi Nabi Luth as, sangatlah mirip dengan bencana yang > > > menghancurkan kota Pompeii. Sumber > > > :http://www.harunyah ya.com/indo/ artikel/057. htm > > > > > > Al-Quran mengisahkan kepada kita bahwa tidak ada perubahan dalam > > hukum Allah (sunnatullah) : " Tiadalah > > > yang mereka nanti-nantikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang > > > telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali > kamu > > > tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah, dan sekali-kali > > > tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu" (QS. > > Al-Faathir, 35:43). > > > > > > Siapapun > > > yang menentang hukum Allah dan berusaha melawan-Nya akan terkena > > > sunatullah yang sama. Pompeii, yang merupakan simbol dari degradasi > > > akhlaq yang dialami kekaisaran Romawi, adalah pusat perzinaan dan > > > homoseks. Nasib Pompeii mirip dengan kaum Nabi Luth. Kehancuran > Pompeii > > > terjadi melalui letusan gunung berapi Vesuvius. > > > > > > Dari > > > Ibnu Umar radhiallanhu `anhuma beliau berkata: Rasulullah shollallohu > > > `alaihi wa sallam pernah memegang kedua pundakku seraya bersabda, > > "Jadilah > > > engkau di dunia seperti orang asing atau musafir." Ibnu Umar berkata: > > > "Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan > > > jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya > sore. > > > Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum > > mati." (HR. Bukhari). > > > > > > Islam > > > Datang seolah-olah Asing di kalangan orang-orang penyembah berhala dan > > > kebobrokan moral bangsa Arab ketika itu. Sekarang Islam-pun (seolah) > > > harus di asingkan hanya karena datangnya Hak Asasi manusia (HAM), > > > Gender, demokrasi, pluralisme, liberalisme dan lain-lain. Fenomena > > > kalangan sebagian intelek tentang pemahaman agama saat ini yang > > > menafsirkan Al-Quran berdasarkan nafsu mereka--benar- benar telah > > > menyesatkan, mengikuti hawa nafsu, kemudian memberikan hukum yang > > > zalim. Sungguh bencana bagi orang-orang yang telah tolong menolong > > > dalam kemaksiatan. > > > > > > Rasululllah Saw bersabda :"Yang > > > aku takuti terhadap umatku ialah pemimpin-pemimpin yang > > > menyesatkan" .(HR. Abu Dawud), pada perkataan lain,"Yang aku takuti > > > terhadap umatku ada tiga perbuatan, yaitu kesalahan seorang ulama, > > > hukum yang zalim, dan hawa nafsu yang diperturutkan" .(HR. Asysyihaab) > > > Kemudian, "Celaka atas umatku dari ulama yang buruk". (HR. Al > > > Hakim).Dari keteranga itu dapat diambil hikmah agar para ulama > > > kontemporer tetap konsisten pada syariat dan terus mengembangkan > > > penahaman Al-Quran dan hadis tanpa mempertuhankan hawa nafsu. > > > > > > Penutup, Islam dan Barat adalah dua hal yang jauh berbeda. > > Homoseksual adalah diantara produk liberal dari dunia Barat. Kalau > > > seandainya Islam sama seperti kaum gereja di Barat yang terus merombak > > > ayat-ayatnya. Maka Al-Quran sebagai wahyu sudah hilang esensinya > > > sebagai kalam Allah menjadi kalam manusia. > > > > > > · Penulis adalah peserta pelatihan Kader Ulama Gontor > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [email protected] 5. No-email/web only: [email protected] 6. kembali menerima email: [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

