Salam Pramuka
tambahan...
Kondisi Siswa Putera di kalangan SMP sekarang sudah mulai banyak yang
menggunakan seragam dengan celana panjang nah bagaimana kwarnas mengatur pula
Pramuka Penggalang yang berpangkalan di SMP.
bahkan ada himbauan dari Bupati/Walikota yang mewajibkan seragam di kalangan
SMP dengan bercelana panjang... bagaimana Kwarnas menyikapi hal ini juga.
rimata66 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam Pramuka,
Berkait dengan pakaian seragam ada beberapa catatan yang perlu
dibuat.
1. Teman-teman putri yang berjilbab mengeluhkan PP Pakaian seragam
tidak memberi kejelasan baaimana mereka harus berseragam. Di PP yang
ada hanyalah kerudung yang diikat ke belakang kepala, bukan jilbab
yang menutup dada.
2. Kebiasan di sekolah, warna kerudung seragam siswa sama dengan
warna rok. Tapi di PP warna kerudung justru sama dengan warna baju.
Hal ini menimbulkan masalah karena banyak yang pakai kerudung coklat
tua.
3. Para Pramuka Penggalang putra yang gudepnya berpangkalan di MTS
karena biasa menggunakan celana panjang seragam sekolah lalu juga
keberatan pakai celana pendek untuk pakaian seragam Pramukanya.
Kenyataan di lapangan pelanggaran aturan sudah lama dibiarkan oleh
Kwarnas dan bikin masalah juga di Lomba Tingkat ketika penggunaan
seragam dan kelengkapannya jadi materi penilaian maka mereka protes
karena sadar nilainya bakal kecil. Lalu bagaimana ?
4. Banyak siaga tidak suka dengan seragam baju kurung yang bagi
mereka adalah "Baju perempuan ". Baaimana ini mau direspon?
5. Di Jawa Barat, sejumlah andalan mengkampanyekan penggunaan
kerudung coklat dan di atasnya tetap pakai mut (peci putri) sebagai
seragam bagi yang berkerudung. Jelas-jelas ini juga melanggar aturan
namun mereka tidak mengindahkan hal ini. Akibatnya, muncul olok-olok
kerudung kwarda dan kerudung kwarcab karena di Kwarcab orang masih
mengikuti aturan PP yang mengatakan yang berkerudung pakai warna
coklat muda dan tidak pakai mut.
6. Banyak pembina putri dalam kegiatan pakai celana panjang, karena
mereka berpendapat penggunaan rok menghambat gerakan dan terlebih
sangat tidak praktis bila dipakai di kegiatan lapangan. Dan sebelum
ada aturan pun ini sudah dipakai, termasuk juga saya lihat oleh
beberapa andalan nasional.
Saya tidak tahu apakah hal-hal ini belum serius atau tidak, tapi
sebaiknya Kwarnas segera bertindak.
Terimakasih.
Hendro Prakoso
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.
[Non-text portions of this message have been removed]