Kalo tukang jahit sih banyak, tinggal ke pasar senen aja, banyak kok, abis itu sekalian deh beli tanda-tandanya, selesai deh he he....
Damai aja lah, Kwarnas aja bikin seragam model sendiri aja cuek aja kok, tandanya gudep-gudep boleh bikin variasi kreatif dong sesuai dengan model yang disenangi, selama gak melanggar rambu-rambu yang ada.... Jangan terlalu hobi deh memperumit sesuatu yang sudah rumit, apalagi bersifat parsial model begini....capek deh.... Farli On Thu, 6 Sep 2007 00:57:25 -0700 (PDT) ghozy <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Hehehe, mas Parli, ada ndak kenalan orang fashion. > Adain gih lomba desain and fashion show untuk Seragam > Pramuka, ntar pilih yang paling bagus buat kita pakai, > ato kalo bagus semua ya dipake semua, biar gudep bisa > milih seragam yang cocok buat aktifitasnya, gimana he > eh? > > ghozy > > --- Farli Elnumeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > >> Hobi amat sih diatur-atur melulu.nggak kreatif >> banget. >> >> Farli >> >> <mailto:[EMAIL PROTECTED]> >> <mailto:[EMAIL PROTECTED]> >> [EMAIL PROTECTED] >> >> -----Original Message----- >> From: [email protected] >> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf >> Of rimata66 >> Sent: Wednesday, September 05, 2007 12:36 PM >> To: [email protected] >> Subject: [Pramuka] Beberapa catatan tentang seragam >> >> >> Salam Pramuka, >> >> Berkait dengan pakaian seragam ada beberapa catatan >> yang perlu >> dibuat. >> >> 1. Teman-teman putri yang berjilbab mengeluhkan PP >> Pakaian seragam >> tidak memberi kejelasan baaimana mereka harus >> berseragam. Di PP yang >> ada hanyalah kerudung yang diikat ke belakang >> kepala, bukan jilbab >> yang menutup dada. >> >> 2. Kebiasan di sekolah, warna kerudung seragam siswa >> sama dengan >> warna rok. Tapi di PP warna kerudung justru sama >> dengan warna baju. >> Hal ini menimbulkan masalah karena banyak yang pakai >> kerudung coklat >> tua. >> >> 3. Para Pramuka Penggalang putra yang gudepnya >> berpangkalan di MTS >> karena biasa menggunakan celana panjang seragam >> sekolah lalu juga >> keberatan pakai celana pendek untuk pakaian seragam >> Pramukanya. >> Kenyataan di lapangan pelanggaran aturan sudah lama >> dibiarkan oleh >> Kwarnas dan bikin masalah juga di Lomba Tingkat >> ketika penggunaan >> seragam dan kelengkapannya jadi materi penilaian >> maka mereka protes >> karena sadar nilainya bakal kecil. Lalu bagaimana ? >> >> 4. Banyak siaga tidak suka dengan seragam baju >> kurung yang bagi >> mereka adalah "Baju perempuan ". Baaimana ini mau >> direspon? >> >> 5. Di Jawa Barat, sejumlah andalan mengkampanyekan >> penggunaan >> kerudung coklat dan di atasnya tetap pakai mut (peci >> putri) sebagai >> seragam bagi yang berkerudung. Jelas-jelas ini juga >> melanggar aturan >> namun mereka tidak mengindahkan hal ini. Akibatnya, >> muncul olok-olok >> kerudung kwarda dan kerudung kwarcab karena di >> Kwarcab orang masih >> mengikuti aturan PP yang mengatakan yang berkerudung >> pakai warna >> coklat muda dan tidak pakai mut. >> >> 6. Banyak pembina putri dalam kegiatan pakai celana >> panjang, karena >> mereka berpendapat penggunaan rok menghambat gerakan >> dan terlebih >> sangat tidak praktis bila dipakai di kegiatan >> lapangan. Dan sebelum >> ada aturan pun ini sudah dipakai, termasuk juga saya >> lihat oleh >> beberapa andalan nasional. >> >> Saya tidak tahu apakah hal-hal ini belum serius atau >> tidak, tapi >> sebaiknya Kwarnas segera bertindak. >> >> Terimakasih. >> >> Hendro Prakoso >> >> >> >> [Non-text portions of this message have been >> removed] >> >> > > > > > ____________________________________________________________________________________ >Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join >Yahoo!'s user panel and lay it on us. >http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7 > ======================================================================================== "Dapatkan Colocation 10 Mbps Rp 1.250.000,- hanya di http://telkomhosting.com." ========================================================================================

