memang monoton kegiatan pramuka ,.......

tetapi perlu kita perhatikan itu adalah poin poin yang
sangat sederhana ..... jadi kalau memang perlu di
arahkan menjadi syarat syarat, akan tetapi tidak
memberatkan peserta .... memang ada sebagian peserta
didik yang tertawa ketika akan menyelesaikan SKU nya
seperti sholat lima waktu ...... (ini mah kita lakukan
ssetiap hari) padahal menurut saya hal yang terlihat
sepele tersebut membuat mereka mau berbuat jujur !!!
atau untuk yang wanita mampu menyiapkan makanan dimeja
makan dengan tanda tangan sang orang tua !!! jadi
membuat mereka bertanggung jawab terhadaap pekerjaan
rumah degan kejujuraan si orang tua (masalah yang saya
temui banyak orang tua yang ingin anaknya berprestasi
dengan menghalalkan segala cara ) jadi kalau dengan
tanda tangan di SKU orang tua akan bertanggung jawab
dengan kelakuan anaknya di rumah.

jadi dari kacamata mana kita melihat sesuatu kegiatan
itu monoton ?
lihatlah kegiatan itu memang monoton tapi memberikan
arti yang sangat besar untuk perkembangaan peserta
didik kembali lagi kepada pembina !!! apa orientasi
nya (tidak semua pembina yang atau pelatih yang baik
selalu mempunyai sertifikat) karena tidak baanyaak
memang mereka yang konsisten dan ikhlas untuk
membaktikan diri dalam gerakan pramuka,

......................???
!!!
rapirwan
  
--- Dini Dee <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> 
> rimata66 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          --- In
> [email protected], Dini Dee <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> > dear All,
> 
> Dear Dini
> > 
>   Dear All,  
>   
> > Memang ga ada yang salah dengan SKU-SKU kita. Di
> milis yang 
> lalu saya menggulirkan (semacam) "amandemen" SKU
> yang tujuannya 
> untuk merombak implementasi SKU itu sendiri yang
> sebenarnya kita 
> semua pun sadar kalo sebagian isinya sudah ga
> relevan dengan 
> kemajuan dan perubahan saat ini. 
> 
> Ini yang mau saya tanyakan pada diri anda.  Mohon
> maaf saya sama sekali ga menemukan pertanyaan apapun
> di sini
>   
> Saya tidak sepakat kalau anda mengatakan SKU kita ga
> relevan dengan 
> kemajuan dan perubahan saat ini.  Sah-sah saja jika
> Kakak ga sepakat dan tidak sepahaman dengan saya,
> itulah sebabnya mengapa milis ini dibuat bukan,
> tidak salah dan tidak bukan salah satunya sebagai
> media diskusi kita atas perbedaan-perbedaan yang ada
> menjadi sebuah pemikiran yang tentunya untuk
> kebaiakan di masa yang datang.  
> 
> Penguasaan teknologi memang merupakan sesuatu yang
> sebelumnya 
> mungkin tidak ada.   Menurut saya Penguasaan
> Teknologi bukanlah satu-satunya ukuran saya
> mengatakan SKU kita sudah ga relevan dengan
> perkembangan yang ada 
> Namun toh pendidikan scouting itu tidak bertujuan
> untuk membuat 
> orang menguasai teknologi.  Di Pramuka saya pernah
> belajar dan diajarkan teknologi, dari yang dasar,
> sebut saja kita yang pernah belajar di Pramuka kenal
> yang namanya Teknologi Tepat Guna (TTG), di Saka
> Dirgantara kita diajarkan beberapa teknologi
> kecanggihan pesawat terbang, Pramuka bisa Jota-Joti
> juga karena Pramuka belajar teknologi dan pasti akan
> banyak lagi teknologi yang disadari ato pun tidak
> sebetulnya kita sudah belajar di Pramuka.   
> 
>   Belajar teknologi bukan di gerakan Pramuka, namun
> Pramuka harus 
> mampu adaptasi dengan teknologi.   Saya setuju
> banget kalau Pramuka harus mampu adaptasi dengan
> teknologi tapi menurut saya tidak tepat rasanya
> kalau Pramuka ga ajari teknologi, ada beberapa butir
> SKU yang menyentuh teknologi meskipun sederhana,
> artinya Pramuka harus  peka dengan teknologi,
> bukan???   dan  untuk beradaptasi dengan suatu
> teknologi bukankah akan lebih baik kalau kita
> mengenali dan menguasai teknologi tsb (hemat saya ga
> gaptek)  dan kalau memang bisa belajar teknologi di
> Pramuka, mengapa tidak??? toh Pramuka juga ada
> bidang yang menangani hal itu (sebut saja kita punya
> Saka).  Justru akan meningkatkan minat peserta didik
> kan?? (mohon maaf saya semakin melebar, sekedar
> mengingatkan di imel saya terdahulu sama sekali
> tidak menggunakan kemajuan teknologi sebagai
> indikator ketidakrelevanan isi SKU dengan kondisi
> sekarang, mohon baca kembali).  
> 
> > Ingat ga dengan PP No 080 th 1988 tentang Pola dan
> Mekanisme 
> Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega adalah
> pengganti dari PP Nomor 
> 105 tahun 1980 yang juga mengatur ttg Pola Pembinaan
> Pramuka Tegak 
> dan Dega. Bisa saja PP tsb dganti karena pada saat
> itu dirasa sudah 
> ga relevan lagi. Ini adalah satu contoh perubahan
> itu. 
> 
> Apakah Anda pernah baca dan bandingkan 105 dan 080 ?
> Apa ada bedanya ?
>   Praktis tidak ada .....
> Perlu Kakak ketahui yang menjadi analogi saya antara
> 105 dan 080 bukanlah isinya, tetapi kemungkinan
> perubahan dan pengesahannya, artinya SKU pun bila
> dirasa perlu bisa dirombak, dibedah, dan disahkan
> kembali.
> 
> Jadi anda membandingkan sesuatu yang gak ada beda
> 
> Wacana
> 
> Saya kira yang jadi soal adalah makin tidak banyak
> orang yang 
> memahami pendidikan kepanduan, lalu mampu menyajikan
> kegiatan yang 
> menarik, menantang dan meningkat maju.  Menurut
> hemat saya, apakah kita akan terus membiarkan yang
> lainnya mampu menyajikan kegiatan yang serba lebih
> dari Pramuka, sementara kita hanya berjalan di
> tempat dengan kegiatan yang sifatnya rutin, stabil,
> dan monoton??? tentu tidak bukan??
> 
> Kata BP, "Ask the boys (girls)!"
> 
> Hendro
> 
> 
> 
>                          
> 
>        
> ---------------------------------
> Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 



      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

Kirim email ke