Sekedar urun rembug ...
Menurut saya, SKU yang kita miliki memang mesti di up to date ... atau
katakanlah ... ada evaluasi atas hasil yang dicapai dengan menggunakan SKU yang
sekarang ada.
Saya belum melihat adanya prakarsa atau upaya dari kwartir untuk me-review atau
mengevaluasi SKU ini ... (kwartir mana sebenarnya yang berwenang? Nasional,
Daerah atau Cabang?)
Sekedar perbandingan saja (maaf kalo subyektif ... he), jaman Siaga saya
dulu dengan sekarang tentu sangat jauh berbeda ... tapi saya inget harus
menyelesaikan Siaga Tata saya dalam waktu kira-kira 2 minggu karena syarat
untuk TC Pesta Siaga tahun 1986 dengan menggunakan SKU yang sama juga dipakai
oleh adik-adik kita sekarang ... 2008 (22 tahun ....)
Menurut saya terdapat beberapa hal yang mesti dikembangkan ... dimodifikasi
.. atau mungkin malah ditambah (saya cenderung untuk mempertahankan yang sudah
ada dengan penyesuaian di sana sini) yang tentunya hal tersebut dilakukan
melalui proses ... bukan asal modifikasi saja ...
Jika menjadi kewenangan Kwarda, Insya Allah akan saya usahakan mengingat saat
ini saya masih duduk di kepengurusan kwartir daerah, peluang untuk itu masih
terbuka. Sekedar info saja, bahwa materi pesta siaga yang dilaksanakan di
Kwarda 11 Jawa Tengah setiap 2 tahun sekali di-review dengan melibatkan
beberapa stakeholder seperti pelatih, psikolog, pemerhati anak serta jajaran
andalan daerah. Dalam forum ini sering terjadi diskusi yang rame antara "orang
dalam" dengan "orang luar" yang tidak terlibat dalam kegiatan Pramuka, namun
justru di sinilah dinamikanya, kita belajar untuk jujur dan terbuka menerima
saran, kritik dan masukan dari orang lain di luar Gerakan Pramuka.
Meski tidak se-smooth yang dibayangkan tapi forum ini cukup efektif untuk
mendefinisikan kegiatan yang menarik bagi siaga. Ide ini sendiri muncul dari Ka
Kwarda yang melihat, mendengar dan merasakan bahwa ada kecenderungan kegiatan
pramuka khususnya siaga terkesan monoton dan belum memiliki tujuan secara
konkret. Terlebih, dengan kemajuan yang ada sekarang jikalau Gerakan Pramuka
tidak rajin "bercermin" dan "berhias" bisa-bisa cuma tinggal cerita ayah dan
bunda saja .... Dulu Le, ayah dan bundamu ikut Pramuka ... seru .. rame ...
tapi si anak yang diceritain malah bengong atau bilang ... Wah, ayah bunda kok
kuno ... hehehe
Marilah kita belajar untuk "bercermin" dan "berhias" bagi kemanfaatan Gerakan
Pramuka yang kita cintai dan banggakan.
Wassalam,
Ghulam
Evaluation of the past is the first step toward vision for the future.
Chris Widener
rimata66 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Terserah dech mau bicara apa.
Yang pasti saya sudah ngajak bahasa butir-butir SKU yang
dipermasalahkan tapi anda cuma mau berdebat kusir di sini.
Saya sudah baca semua comment, ok ?
Lanjutkan pembicaraan atau sudahlah.
Hendro
--- In [email protected], Dini Dee <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> rimata66 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: --- In
[email protected], Dini Dee <aku.dini@> wrote:
> >
> >
> > > Memang ga ada yang salah dengan SKU-SKU kita. Di milis yang
> > lalu saya menggulirkan (semacam) "amandemen" SKU yang tujuannya
> > untuk merombak implementasi SKU itu sendiri yang sebenarnya kita
> > semua pun sadar kalo sebagian isinya sudah ga relevan dengan
> > kemajuan dan perubahan saat ini.
> >
> > Ini yang mau saya tanyakan pada diri anda. Mohon maaf saya sama
> sekali ga menemukan pertanyaan apapun di sini
> >
> > Saya tidak sepakat kalau anda mengatakan SKU kita ga relevan
> dengan
> > kemajuan dan perubahan saat ini. Sah-sah saja jika Kakak ga
> sepakat dan tidak sepahaman dengan saya, itulah sebabnya mengapa
> milis ini dibuat bukan, tidak salah dan tidak bukan salah satunya
> sebagai media diskusi kita atas perbedaan-perbedaan yang ada
menjadi
> sebuah pemikiran yang tentunya untuk kebaiakan di masa yang
datang.
>
> Kalau begitu saya jadi bertanya-tanya .....
> Sebenarnya anda mau angkat point apa
> <==>Mohon maaf, pertanyaan saya kembalikan ke Kakak, apakah
sudah menyimak dari awal topik yang digulirkan oleh beberapa teman
kita di milis ini, nuhun...
>
> Kalau anda katakan ga relevan dengan kemajuan dan perubahan.
> mBok ya diberikan contoh yang jelas, butir SKU mana yang tidak
> relevan itu
> <==>Silakan Kakak cermati juga pendapat dan komen dari teman-
teman yang lain mengenai hal ini, terima kasih.
>
> Kalau penguasaan keterampilan, saya kira yang dikembangkan adalah
> berbagai SKK baru. Monggo.
>
> Dulu Kak Herman Mujirun, Annas Bahari ingin agar TKK tingkat utama
> setara dengan sertifikat keahlian. Kenapa tidak ?
>
> Di luar negeri, kita lihat banyak award dikembangkan dan fokusnya
> selalu dua. citizenship and service to others/community service.
>
> Selamat berwacana.
>
> Hendro
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
[Non-text portions of this message have been removed]