seharusnya kita sadar belum banyak yang berubah sejak di canangkannya
revitalisasi GP,sebab kita sendiri tidak mengerti untuk apa
revitalisasi tersebut. sehungga pengaplikasiannya di lapngan tidak
begitu di perdulikan.hal yang terpenting saat ini adalah kita
menfokuskan GP menjadi salah satu pendidikan yang membangun karakter
bangsa,menanamkan nasionalisme,serta sebuah rasa bahwa Indonesia ini
milik kita.coba kita pikirkan,diseluruh indonesia ada GP, namun
mengapa ada daerah yang ingin merdeka? harapannya GP juga mengambil
andil menjaga keutuhan NKRI dari perpecahan,sebab budaya yang kita
harapkan menjadi pemersatu sudah tidak dipedulikan lagi.siapa lagi
yang menjaga NKRI ini klu bukan kita anak bangsa. mari kita bersama
melalui GP kita tinggkatkan rasa nosionalisme kita. agar NKRI dan
Pancasila tetap ada.


--- In [email protected], Nurul Yuliarsih <yuliar...@...> wrote:
>
> mengamati kondisi Gerakan pramuka saat ini, mulai dari perkembangan
pola pembinaannya, metode pendidikannya. Adakah yang salah?
> 
> mengapa belum juga dapat membantu mengatasi krisis bangsa (krisis
budi pekerti) seperti yang di diskusikan di banyak tempat dalam
kemasan " revitalisasi Gerakan Pramuka ". benarkah ada yang " vital "
yang harus di benahi?
>  apakah yang " vital " itu? jangan-jangan kita malah ga tahu apa,
sehingga meskipun sudah di bahas kesana kemari dengan biaya yang tidak
sedikit tetap saja ga ada hasil (kalaupun ada apakah sudah menyentuh
ke yang " vital " tadi ). Justru kadangkala kita lebih sibuk
meributkan hal-hal yang sebenarnya bukan hal mendasar. Hal-hal yang
paling penting yang harus kita pikirkan malah kurang dipikirkan.
> 
> proses pendidikan yang menurut saya paling penting di GP ini mulai
tergusur karena kepentingan-kepentingan tertentu. Dan ketika ada
sekelompok/ beberapa anggota yang mulai berani secara ekstrim
memunculkan wacana baru, banyak pertentangan-pertentangan yang terjadi
yang menurut saya itu wajar, karena disetiap perubahan selalu terjadi
pertentangan diawalnya. banyak kisah-kisah yang membuktikan
bahwa sebuah perubahan selalu menimbulkan pertentangan besar
karena menggoyah sisi "kenyamanan". hal itu mengkin karena kita telah
bertahun-tahun terkonstruksi untuk selalu berpikiran sempit, atau
negatif duluan atau ngeblok duluan terhadap hal baru.  meskipun di
mana-mana telah booming berbagai macam pelatihan dan buku tentang
pendobrakan paradigma . 
> 
> kurang lebih 5 atau 10 tahun terakhir sudah mulai terjadi penurunan
drastis oleh remaja terhadap GP. banyak yang menganggap pramuka " kuno
" (padahal metode yang dilakukan selalu dikembangkan sesuai
perkembangan jaman). sementara banyak yang berharap GP dapat menjadi
solusi bagi negara dan para orang tua untuk membantu kaum muda
menyalurkan minat, bakat dan ekspresinya agar lebih terarah dan
terbina (tidak tersesat). sekali lagi Adakah yang salah?   
> 
> di Munas kali ini akan ada wacana baru yang sebenarnya sudah lama
didambakan dan di wacanakan, tetapi tenggelam dengan berbagai masalah
baru yang akhirnya terlupakan.  bagaimana kita membaca dan
menganalisa wacana tersebut, dikembalikan ke masing-masing
personal dan latar belakang pemahaman. sudah siapkah kita berubah dan
menerima perubahan? 
>  
> 
> 
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke