Sunnis and Shiites Dr. C. George Boeree
-------------------------------------------------------------------------------- The major split in Islam is that between the majority Sunnis and the minority Shiites. The split goes back to events in the 7th century: After Mohammed’s death in 632, leadership of the Islamic community passed to Abu Bakr as-Siddiq, one of Mohammed’s closest companions. Some in the community felt that this succession was not legitimate, and that the title of caliph really belonged to Ali ibn Abi Talib. Ali’s claim was supported by the fact that he was Mohammed’s cousin, his adopted son, his first convert (at the age of nine), and husband of his daughter Fatima. Both sides believe that Mohammed specifically designated their man: Supporters of Abu became the Sunnis, those of ibn Ali the Shiites. The Caliphate passed from Abu Bakr to Umar, and from Umar to Ulthman. Ulthman at last passed the torch to Ali. When Ali was murdered in 661, the Caliphate passed to Muawiya, who would found the famous Umayyid Caliphate. Ali was buried in Najaf in what is now Iraq, and the site remains a major Shiite holy site. Sunni refers to the sunnas, or oral traditions and interpretations of the Koran -- a body of work similar to the Jewish Talmud. Sunnis believe that the position of Caliph should be a position to which one is elected by the religious leaders of the Islamic community, and not dependent on direct lineage from Mohammed. Shiite comes from the word shia, which means "the party (of Ali)." They are mostly found in Iran and Iraq, and among the Palestinians. They consider certain direct descendants of Ali - the Imams - infallible and the true inheritors of Mohammed. Ali was the first Imam, his son Hassan the second, his second son Hussein the third. Ali’s sons were killed in the conflict with Caliph Muawiya. However, their succession ended with the 12th Imam, who went into hiding in 940. Most Shiites believe that the 12th Imam will reemerge someday as the Mahdi or Messiah, and reassert his leadership of the Islamic world. In the meantime, ayatollahs are elected to serve as caretakers of the faith. Most Sunnis and Shiites are liberal, although not by western standards. In peaceful and prosperous times, there is little conflict between them. But both have more extreme factions as well. Some Shiites, for example, have a tradition of valuing martyrdom that came out of their early experiences of conflict with the Sunnis. The most famous Sunni extremist faction is the Wahhabi sect, of which Osama bin Laden is possibly a member. It is characterized by radical fundamentalism: The Koran is not to be interpreted but rather taken literally. There are to be no prayers or other appeals to prophets, saints, or any entity other than God. There are to be no images of or monuments to any supposed Islamic leaders, not even elaborate tombs for famous Moslems. And the Koran is to be the soul source of secular as well as religious law. Another famous group is the Sufi movement, which can be Sunni or Shiite. Sufis are mystics who believe that God’s love shines through everything, even ugliness and evil, and that by attaining a certain state of mind, one can directly experience this. In this sense, they resemble Zen Buddhism. Sufism is also noted for its use of stories that have layered meanings, much like the parables of Jesus. One subgroup of the Sufis is the “whirling dervishes,” whose mystical practice includes religious dance. ===== .. gw liat islam itu luarbiasa,.. .. . ===== On 1/4/12, muskitawati <[email protected]> wrote: > MUI itu sebetulnya aliran Sunni yang anti-shiah, tapi dengan dikeluarkannya > fatwa bahwa shiah itu sah, membuktikan bahwa dibelakang fatwa ini ada yang > menekan-nya, kemungkinan Amerika. Karena Arab Saudia sendiri anti-Shiah > bahkan larangan umat Shiah untuk naik haji pun mendapatkan teguran dari > Amerika maupun HAM. > > Itulah sebabnya, para imam Sunni di Arab Saudia menuduh Shiah itu antek > Amerika. Tapi tuduhan yang sama pun dilemparkan Shiah kepada Sunni. > > Keduanya, shiah dan sunni tetap merupakan musuh. Tapi karena shiah itu > minoritas, maka mereka berusaha merebut umat dulu. Cara2 shiah berbeda > strateginya dengan cara Sunni. > > Sebagai minoritas, Shiah mengajak semua Islam untuk bersatu tanpa > mem-beda2kan, dan ini memang simpatik. Sebaliknya, Sunni yang mayoritas > berusaha memagari umatnya agar jangan menyeberang ke Shiah, oleh karena itu > cara2 ekstreem lah yang ampuh digunakan, para imam Shiah di Arab dan Mesir > mengutuk Shiah sebatai aliran sesat dan memperingatkan para umatnya agar > jangan terjebak oleh rayuan Shiah. Di-mana2 umat Sunni melakukan teror2 > berdarah terhadap shiah. > > Indonesia memiliki umat Islam terbesar jumlahnya didunia dan akidah ke > Islamannya meskipun tampak Sunni tapi sebenarnya masih abu2 tidak jelas. > Oleh karena itu, Indonesia merupakan target utama Iran untuk menyebarkan > alirannya di Indonesia dengan berbagai kerja sama dan beasiswa dan ini > memang berhasil maklum negara ini gampang dipengaruhi duit dan hal2 yang > gratisan. > > Dalam beberapa tahun kedepan diyakini aliran Shiah mendominasi dunia Islam. > Seluruh negara2 Arab sudah disusupi aliran Shiah yang siap mengambil alih > pemerintahan di masing2 negara Arab termasuk Arab Saudia. Pembelian > besar2an 200 pesawat F15 oleh Arab Saudia hingga lebih dari $30 bilyun > merupakan persiapan untuk memerangi Iran yang diisukannya sebagai memiliki > bomb atom. > > Kebangkitan Islam shiah memang sudah lama di-antisipasi Amerika bukan dengan > maksud mencegahnya melainkan malah membuka jalan se-lebar2nya dengan > membantu Khomeini secara rahasia. > > Sejak 911 sebagai pengkhianatan Islam Sunni kepada Amerika, maka > perkembangan Shiah sudah sangat luar biasa. > > Yang paling mengesankan adalah perkembangan Islam Shiah di Mesir. Mulanya > dibentuk organisasi Ikhwanul Muslimin oleh imam2 Sunni, kemudian dengan issu > mempersatukan Islam seluruh dunia ternyata imam2 Sunni pendiri Ikhwanul > Muslimin beralih menjadi Islam Shiah. Sekarang penganut Sunni dalam > organisasi Ikhwanul Muslimin cuma 20% karena sudah 80% organisasi ini > dikuasai oleh aliran Islam Shiah. Puncaknya, adalah pemilu terakhir Mesir > 60% jumlah suara dikuasai oleh Ikhwanul Muslimin. > > Shiah sudah mengembangkan sayapnya dari Syria, Jordania, Libanon dengan > Hesbollah-nya, hingga Palestina dengan Hamas-nya. > > Kalo menganggap akidah Shiah dan Sunni bisa diseragamkan sudah jelas > mustahil karena kedua aliran ini sudah muncul sebagai musuh sejak nabi > Muhammad masih hidup dimana pengikut Sunni mendukung Aishah sebagai isteri > tersayang nabi Muhammad, sebaliknya Shiah adalah umat pendukung nabi > Muhammad dan keluarganya. > > Aishah membunuh nabi Muhammad dengan racun dan kemudian memerintahkan semua > pengikut Sunni untuk menumpas habis keturunan nabi Muhammad. Hal inilah > yang tidak memungkinkan kedua aliran ini bisa disatukan. > > Amerika, Yahudi dan Nasrani tidak ada sangkut pautnya dengan perpecahan > dalam Islam ini, namun bisa mengambil manfaat dari perpecahan ini. Kedua > aliran Islam ini sama2 memusuhi Amerika, namun teror2 terhadap semua > kepentingan Amerika hanya dilakukan oleh kelompok Sunni dan belum pernah > dilakukan kelompok Shiah. Jadi wajar kalo secara rahasia, Amerika, Yahudi > dan Nasrani memberi bantuan kepada aliran Shiah dalam persaingannya dengan > Islam Sunni. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: >> >> Biasa, MUI sebagaimana orang Islam yg benar, ngefitnah non Islam, terutama >> Yahudi dan Kristen. >>  >> DI milis ini, orang2 Islam plus plus jg jadi tukang fitnah dlm rangka >> menjadi orang Islam yg soleh dan bertaqwa atau penjilat pantat orang Islam >> yg baik. >> >> >> From: Sunny <ambon@...> >> >To: Undisclosed-Recipient@... >> >Sent: Wednesday, January 4, 2012 9:33 PM >> >Subject: [proletar] Ketua MUI: Syiah Sah sebagai Mazhab Islam >> > >> > >> > >> >Refl: Sangat enak sekali semprotan bualan sang professor ini dengan >> > mengatakan bahwa pemecah antara Suni dan Syiah adalah Yahudi dan >> > Nasrani. Inilah salah satu contoh penipuan MUI terhadap umat dan >> > sekaligus juga menciptakan pertentangan di masyarakat Nusantra. MUI >> > adalah tidak lain dari Majelis Ulama Iblis! >> > >> >http://syamsuri149.wordpress.com/2011/04/29/ketua-mui-syiah-sah-sebagai-mazhab-islam/ >> >Ketua MUI: Syiah Sah sebagai Mazhab Islam >> >Posted on April 29, 2011 by Syamsuri Rifai >> >Di tengah gencarnya isu yang menyudutkan syiah sebagai mazhab sesat dan >> > dinilai bukan bagian dari Islam, Ketua Majelis Ulama Indonesia menyebut >> > syiah sebagai mazhab yang sah dan benar dalam Islam. >> > >> >Di hadapan lebih dari seratus pelajar Indonesia yang belajar di Iran, >> > Ketua MUI, Prof.Dr. KH. Umar Shihab mengatakan, “Sunni dan Syiah >> > bersaudara, sama-sama umat Islam, itulah prinsip yang dipegang oleh MUI. >> > Jika ada yang memperselisihkan dan menabrakkan keduanya, mereka adalah >> > penghasut dan pemecah belah umat, mereka berhadapan dengan Allah swt >> > yang menghendaki umat ini bersatu.†>> > >> >Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita ABNA, dalam kunjungannya ke Iran >> > atas undangan Forum Pendekatan Mazhab Islam, Umar Shihab beserta >> > beberapa anggota rombongan menyempatkan mengadakan tatap muka dan >> > pertemuan dengan pelajar Indonesia yang sedang menuntut ilmu di kota >> > suci Qom, Iran. >> > >> >Rombongan MUI terdiri dari ketua pusat, beberapa ketua harian dan ketua >> > komisi, namun beberapa dari rombongan telah bertolak ke tanah air >> > sehingga tidak sempat mengikuti pertemuan dengan para pelajar Indonesia >> > tersebut. “Dalam kunjungan ini kami telah melakukan beberapa hal, >> > diantaranya, atas nama ketua MUI. KH. Prof. DR. Umar Shihab dan atas >> > nama Majma Taghrib bainal Mazahib Ayatullah Ali Tashkiri, telah >> > dilakukan penandatanganan MOU kesepakatan bersama. Di antara poinnya >> > adalah kesepakatan untuk melakukan kerjasama antara MUI dengan Majma >> > Taghrib bainal Mazahib dan pengakuan bahwa Syiah adalah termasuk mazhab >> > yang sah dan benar dalam Islam. †Jelas Wakil Ketua Komisi Ukhuwah >> > Islamiyah, DR. Khalid Walid. >> > >> >Lebih lanjut beliau menjelaskan,†Diantara bentuk kerjasama yang >> > disepakati adalah pengiriman para peneliti dan ulama Indonesia ke Iran >> > untuk mengikuti pertemuan dan pendidikan khusus mengenai beberapa hal >> > yang beragam di Iran begitu juga sebaliknya, ulama-ulama dan peneliti >> > Iran akan berkunjung ke Indonesia. Di samping itu juga kita telah >> > bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Departemen Pengurusan Haji dan >> > juga berkunjung ke Kamar Dagang Industri Iran untuk bekerjasama dalam >> > produk halal. Insya Allah, jalinan kerjasama ini diharapkan dengan >> > tujuan mengeratkan hubungan antara Republik Islam Iran dengan masyarakat >> > muslim Indonesia.†>> >“Semoga dengan adanya kesepakatan dan kerjasama tersebut ukhuwah >> > Islamiyah dapat terjalin dengan baik dan kedua belah pihak bisa saling >> > memahami.†Harapnya. >> > >> >Perpecahan dan Kebodohan, Ujian bagi Umat Islam >> > >> >KH. Prof. DR. Umar Shihab menyampaikan nasehatnya di hadapan seratus >> > lebih pelajar Indonesia yang hadir. Beliau menyatakan bahwa hidup di >> > dunia ini penuh dengan tantangan, ujian dan kesulitan-kesulitan. Lebih >> > lanjut menjelaskan, “Masyarakat Indonesia saat ini diuji dengan >> > perpecahan. Dalam internal umat Islam sendiri terdapat berbagai macam >> > kelompok yang mengarah kepada perpecahan, ada yang menyatakan diri >> > sebagai kelompok liberal, kelompok anti agama, kelompok anti Syiah dan >> > lain-lain. Keberadaan kelompok-kelompok ini sangat mengancam persatuan >> > umat Islam.†>> > >> >Menurut beliau ada dua kelompok pemecah umat Islam. Pertama kelompok >> > pemecah dari luar umat Islam, yakni dari kalangan Yahudi dan Nasrani. >> > Sebagaimana yang dijelaskan Al-Qur’an keduanya tidak akan senang >> > sampai umat Islam mengikuti agama dan kelompok mereka. Mereka melakukan >> > berbagai macam cara dengan giat utuk memecah belah umat, melalui >> > buku-buku, selebaran dan memanfaatkan tekhnologi yang mereka miliki. >> > Mereka menipu dan menghasut umat misalnya melalui pemahaman pluralisme >> > yang menyatakan semua agama sama. Ini adalah pemahaman yang sesat bahkan >> > mengarah kepada kekafiran. Karena itu MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa >> > pernyataan dan keyakinan semua agama sama adalah pernyataan yang tidak >> > bisa dibenarkan dan MUI telah mengharamkannya. >> > >> >Kedua, kelompok pemecah dari kalangan umat Islam sendiri. Tidak sedikit >> > dari kelompok umat Islam yang justru memecah belah umat. Mereka >> > mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang memicu perpecahan umat, mereka >> > misalnya menyebut maulid itu bid’ah, mengucapkan shalawat di setiap >> > kegiatan itu bid’ah sehingga dengan pemahaman yang seperti itu mereka >> > menyesatkan dan memusuhi kelompok Islam yang mengamalkannya. >> > >> >Di bagian lain ceramahnya, Ketua MUI Pusat ini menyebut ujian kedua Umat >> > islam adalah kebodohan. “Pelajari dan tuntutlah ilmu agama ini dengan >> > benar dan dari sumbernya yang asli. Al-Qur’an menyebutkan, yang >> > manakah lebih layak kamu ikuti, orang yang memiliki pengetahuan atau >> > orang yang tidak memiliki pengetahuan?. Dan Nabi Muhammad saww dalam >> > haditsnya menyebutkan, Aku adalah kota ilmu, dan Ali adalah pintunya. >> > Dari riwayat Nabi ini, jelas disebutkan bahwa Sayyidina Ali lebih layak >> > diikuti setelah Nabi. Karenanya tuntutlah ilmu yang berasal langsung >> > dari sumbernya. Sayangnya kebanyakan kaum muslimin menyingkirkan dan >> > melupakan hadits-hadits yang bersumber dari Sayyidina Ali, keluarga, >> > sahabat utama dan terdekat dengan Nabi, dan lebih banyak mengamalkan dan >> > menerima hadits dari selain beliau,†tegas Umar Shihab. >> > >> >Di penghujung ceramah beliau, Ketua MUI Pusat Prof. DR. Umar Shihab >> > kembali mempertegas pesan Al-Qur’an, Innamal mu’minuna ikhwa, >> > orang-orang yang beriman itu bersaudara. “Saudara-saudara belajarlah >> > yang bersungguh-sungguh, dan ketika kembali ke tanah air, sampaikanlah >> > ajaran Islam yang benar. Saya tidak menyatakan yang benar itu Syiah atau >> > Sunni, tetapi keduanya.†tegas beliau. >> > >> >Prinsip MUI: Sunni dan Syiah Bersaudara >> > >> >Setelah Prof. Umar Shihab menyampaikan nasehatnya, dilanjutkan dengan >> > sesi tanya jawab. Beberapa pelajar kemudian mengajukan pertanyaan. >> > Diantara pertanyaan yang diajukan, bisakah MUI wilayah di daerah >> > mengeluarkan fatwa yang bertentangan dengan fatwa yang dikeluarkan oleh >> > MUI Pusat?. >> > >> >Prof Umar Shihab memberikan jawaban, MUI wilayah jika berkaitan khusus >> > dengan persoalan umat di daerahnya dibenarkan untuk mengeluarkan fatwa >> > sendiri, namun jika berkaitan dengan kepentingan nasional, maka yang >> > berhak mengeluarkan fatwa hanya MUI Pusat yang harus diikuti oleh >> > MUI-MUI di daerah. Dan MUI di daerah tidak memiliki wewenang untuk >> > menganulir fatwa yang telah dikeluarkan MUI Pusat. >> > >> >“Misalnya ada MUI Daerah yang mengeluarkan fatwa Syiah itu sesat -namun >> > Alhamdulillah syukurnya belum ada MUI Daerah yang mengeluarkan fatwa >> > seperti itu- maka fatwa tersebut tidak sah secara konstitusi, sebab MUI >> > Pusat menyatakan Syiah itu sah sebagai mazhab Islam dan tidak sesat. >> > Jika ada petinggi MUI yang mengatakan seperti itu, itu adalah pendapat >> > pribadi dan bukan keputusan MUI sebagai sebuah organisasi.†Jelas >> > beliau. >> > >> >Ketika ditanyakan langkah-langkah MUI Pusat yang akan dilakukan untuk >> > mewujudkan persatuan umat dan menyelesaikan perselisihan Sunni-Syiah, >> > Prof. Umar Shihab menjelaskan bahwa MUI akan menjadi penyelenggara >> > seminar Internasional Persaudaraan umat Islam di bulan Desember akhir >> > tahun ini. “MUI akan mengundang ulama-ulama dari berbagai Negara, dari >> > Mesir, Iran bahkan dari Arab Saudi termasuk Syaikh Yusuf Qhardawi untuk >> > hadir sebagai pembicara. Indonesia insya Allah akan menjadi perintis >> > persatuan umat Islam khususnya antara Sunni dan Syiah, semoga Allah >> > membantu usaha-usaha kita.†Jelas beliau. >> > >> >Setelah memasuki waktu maghrib, dilakukan shalat maghrib berjama’ah >> > yang diimami oleh Sayyid Farid, dan Prof. Umar Shihab menjadi jama’ah >> > di shaf pertama. >> > >> >Acara pertemuan tersebut diakhiri dengan makan malam bersama, dan do’a >> > bersama dipenghujung acara dipimpin oleh KH. Prof. DR. Umar Shihab. >> > Pertemuan Ketua MUI Pusat Prof. DR. Umar Shihab dengan pelajar Indonesia >> > yang sedang berada di Qom Iran ini adalah pertemuan yang kedua kalinya, >> > setelah sebelumnya dua tahun lalu diadakan pertemuan di tempat yang >> > sama. (IRIB/ABNA) >> > >> >[Non-text portions of this message have been removed] >> > >> > >> > >> > >> > >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
