ah ente ini ikut2an aja; biarlah richan berbicara ; kita tahu kaan richan does 
not hurt others.

--- In [email protected], ayub yahya <ayubyahya@...> wrote:
>
> jangan memfitnah iblis bos..itu tidak baik.
> yang susah melihat kristen beribadah hanya orang biadab.
> 
> ay
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: Richan S <richansitumorang@...>
> 
> 
>   
> jangan memfitnah islam bos..itu tidak baik.
> yang susah melihat kristen beribadah hanya iblis.
> 
> rs
> 
> On 9/05/2012 1:16 PM, Bing Petri wrote:
> >
> >
> > Islam itu merasa susah kalau melihat Kristen beribadah
> >
> >
> >
> > ---------- Forwarded message ----------
> > From: *Lasma siregar* <las032002@... <mailto:las032002@...>>
> > Date: 2012/5/9
> > Subject: Re: Bls: [Indonesia-Rising] 17 Gereja Aceh Disegel - 
> > Selesaikan Kasus Penyegelan Gereja, Tim Provinsi ke Singkil Aceh
> > To: "[email protected] 
> > <mailto:[email protected]>" 
> > <[email protected] 
> > <mailto:[email protected]>>
> >
> >
> > Bagaimana kalau orang Baduy, orang Tengger, orang Samin dan komunitas 
> > Kebatinan/Kejawen
> > yang sudah ada sebelum masuknya agama luar, menutup 'mesjid dan 
> > gereja' di daerahnya karena
> > dibangun tanpa izin dari mereka?
> > Bagaimana kalau mereka menolak agama luar karena murtadkan 
> > tradisi/budaya/spiritual penduduk
> > asli tanah Jawa?
> > Hati-hati main 'tutup-tutupan', satu waktu kalian juga bisa ditutup 
> > oleh sisa-sisa 'laskar Mataram'!
> > Salam
> > Las
> > *From:* Wal Suparmo <wal.suparmo@... <mailto:wal.suparmo@...>>
> > *To:* [email protected] 
> > <mailto:[email protected]>
> > *Sent:* Tuesday, 8 May 2012 2:50 PM
> > *Subject:* Bls: [Indonesia-Rising] 17 Gereja Aceh Disegel - Selesaikan 
> > Kasus Penyegelan Gereja, Tim Provinsi ke Singkil Aceh
> > Salam
> > Sebenarnya daerah dimana Islam tidak menjadi mayoritas juga melakukan 
> > hal yg sama yaitu  penutupan mesjid.
> > Kalau mengenai Aceh saya sudah lama berpendapat bahwa  Republik 
> > Indonesia bisa hidup( eksis) tanpa Aceh dan gagagan Aceh harus masuk 
> > RI adalah PIKIRAN JAHAT KOLONIALIS  BELANDA.Saya setuju di Aceh 
> > berlaku syariat Islam  sesuai yg diidamkan oleh bangsanya. Sehingga 
> > SEMUA bangsa Aceh bisa pulang ke negaranya untuk membangunnya.
> > Wasalam,
> > Wal Suparmo.
> >
> >
> > --- Pada *Sel, 8/5/12, GELORA45 /<SADAR@... 
> > <mailto:SADAR@...>>/* menulis:
> >
> >
> >     Dari: GELORA45 <SADAR@... <mailto:SADAR@...>>
> >     Judul: [Indonesia-Rising] 17 Gereja Aceh Disegel - Selesaikan
> >     Kasus Penyegelan Gereja, Tim Provinsi ke Singkil Aceh
> >     Kepada: "GELORA_In" <[email protected]
> >     <mailto:[email protected]>>
> >     Tanggal: Selasa, 8 Mei, 2012, 10:09 AM
> >
> >     
> >     http://www.shnews.co/detile-1486-17-gereja-aceh-disegel.html
> >     *17 Gereja Aceh Disegel *
> >     Junaidi Hanafiah | Senin, 07 Mei 2012 - 17:22:15 WIB
> >
> >     (Foto:dok/ist)Teror terhadap kebebasan beragama juga terjadi di
> >     daerah lain.BANDA ACEH â€" Pelanggaran kebebasan beragama kembali
> >     terjadi sepanjang awal Mei. Di Kabupaten Aceh Singkil, 17 gereja
> >     disegel karena dianggap melanggar izin peruntukan. Penyegelan
> >     dilakukan gerombolan berjubah yang mengatasnamakan Islam.
> >
> >     Sementara di Yogyakarta, sebuah media massa yang dikelola kelompok
> >     radikal memuat tulisan yang sangat provokatif terkait penolakan
> >     keberadaan Gua Maria Wening di Sengon Kerep, Gunung Kidul. Bahkan
> >     pada Minggu (6/5) digelar tabliq akbar di Sengon Kerep yang
> >     diikuti sekitar 1.000 orang dari Klaten, Solo, dan DI Yogyakarta
> >     terkait penolakan tersebut. Selain itu beredar SMS gelap yang
> >     berisi ancaman pembongkaran gereja.
> >
> >     Di Aceh Singkil, menurut keterangan Kepala Pembimbing Masyarakat
> >     Katolik, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Baron
> >     Ferryson Pandiangan, penyegelan terhadap gereja-gereja mulai
> >     dilakukan pada Selasa (1/5).
> >
> >     “Hingga kemarin sore, total ada 17 gereja yang sudah disegel,”
> >     ujarnya saat dihubungi SH, Senin (7/5). Selain gerbang gereja
> >     digembok, tembok gereja juga ditempeli pamflet yang berbunyi bahwa
> >     dalam 3 x 24 jam, pemerintah kabupaten harus membongkar bangunan
> >     gereja tersebut.
> >
> >     Menurut Baron, gerombolan yang menyegel gereja tersebut
> >     menggunakan dalih Surat Keputusan Bersama Dua Menteri tentang
> >     Rumah Ibadah; Peraturan Gubernur No 25/2007 tentang Izin Pendirian
> >     Rumah Ibadah di Aceh, Qanun Aceh Singkil No 2/2007 tentang
> >     Pendirian Rumah Ibadah, dan surat perjanjian bersama antara
> >     komunitas Islam dan Kristen dari tiga kecamatan di Aceh Singkil
> >     (Kecamatan Simpang Kanan, Kecamatan Gunung Meriah, dan Kecamatan
> >     Danau Paris) yang diteken pada 11 Oktober 2001.
> >
> >     Surat perjanjian inilah, menurut Baron, yang sebenarnya menjadi
> >     pemantik penyegelan gereja. Dalam surat tersebut disepakati
> >     komunitas Kristen hanya boleh mendirikan satu gereja dan empat
> >     undung-undung/capel (kapel atau tempat doa) di Aceh Singkil. Namun
> >     yang terjadi, saat ini ada 22 gereja yang berdiri. Baron
> >     mengatakan tak jelas siapa yang meneken perjanjian ini.
> >
> >     Capel atau undung-undung merupakan rumah ibadah masyarakat Singkil
> >     yang beragama Kristen. Undung-undung adalah rumah ibadah yang
> >     lebih kecil dari gereja dan terletak di desa-desa. Undung-undung
> >     dibangun hanya untuk menjadi tempat ibadah beberapa warga dan
> >     tidak memiliki kepengurusan yang kuat atau setingkat dengan musala
> >     dalam agama Islam. Baron menduga penyegelan ini juga terkait
> >     dengan hiruk-pikuk pemilihan kepala daerah di mana kandidat bupati
> >     Aceh yang terpilih dalam pilkada lalu lebih “ramah” terhadap
> >     komunitas Kristen.
> >
> >     *Pertemuan*
> >     Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mengakui penyegelan
> >     gereja-gereja ini karena alasan tidak ada izin peruntukan
> >     bangunan. Ketua Tim Penertiban Asisten II Zaenal mengatakan ada
> >     tiga gereja (undung-undung) di Kecamatan Danau Paris yang sudah
> >     disegel, karena dianggap tak berizin, yakni dua Gereja Kristen
> >     Protestan Pakpak Dairi (GKPPD) di Desa Napagaluh, dan Gereja
> >     Katolik Napagaluh. Kemudian penyegelan juga dilakukan terhadap
> >     undung-undung Katolik Santo Paulus di Desa Lae Balno.
> >
> >     Sementara GKPPD di Desa Pertabas, Kecamatan Simpang Kanan, urung
> >     disegel lantaran ada aspirasi yang dinilai tim penertiban perlu
> >     dipertimbangkan. Sebelumnya sempat terjadi negosiasi antara tim
> >     penertiban, pengurus gereja, dan kepala desa setempat, disepakati
> >     penyegelan ditunda, untuk mencari solusi. “Penyegelan ditunda.
> >     Kepala desa dan pihak terkait kami undang melakukan pertemuan,
> >     untuk mencari solusi, apalagi waktu yang diberikan 3 x 24 jam
> >     masih banyak,” kata Zaenal.
> >
> >     Asisten I Sekdakab Aceh Singkil Azmi yang dihubungi dari Banda
> >     Aceh mengaku telah menertibkan 16 rumah ibadah yang tidak memiliki
> >     izin. Sementara ia mengaku masih ada tiga rumah ibadah yang tidak
> >     memiliki izin yang belum ditertibkan. “Yang sudah ditertibkan ada
> >     16, sementara tiga lagi belum ditertibkan, yang ditertibkan semua
> >     rumah ibadah yang tidak memiliki izin, kebetulan yang banyak tidak
> >     memiliki izin rumah ibadah kecil masyarakat Kristen,” ujar Azmi.
> >
> >     Menurut Azmi, penertiban rumah ibadah sesuai SKB dua Menteri,
> >     serta Pergub NAD No 25/2007, dan Qanun Aceh Singkil No 7/2007.
> >     Sementara Pejabat Bupati Aceh Singkil Razali AR mengatakan hari
> >     ini, pukul 09.00 WIB di Kantor Bupati akan diadakan pertemuan
> >     dengan tokoh-tokoh desa untuk mencari solusi terkait penyegelan
> >     gereja.
> >
> >     *Gua Kerep*
> >     Di Gunung Kidul, Yogyakarta, pembangunan Gua Maria di Kerep
> >     memancing penolakan. Bahkan pada Minggu (6/5) digelar tabliq akbar
> >     di Sengon Kerep yang diikuti sekitar 1.000 orang dari Klaten,
> >     Solo, dan DI Yogyakarta.
> >
> >     Pembanguan Taman Maria Giri Wening Sengon Kerep saat ini memang
> >     sedang berlangsung dan kini hampir selesai. Sebetulnya pada Jumat
> >     (4/5) telah diadakan rapat koordinasi di kantor Pemerintahan
> >     Kabupaten Gunung Kidul dengan pihak panitia pembangunan Gua Maria
> >     Giri Wening, dan mengambil keputusan bahwa bupati, Kapolres, dan
> >     anggota DPRD Gunung Kidul menyatakan mendukung pembangunan tersebut.
> >
> >     Ketua Umum Forum Komunikasi Kristiani Jakarta (FKKJ) Theophilus
> >     Bela menegaskan kepada SH, Senin (7/5), bahwa semua pihak patut
> >     bersikap waspada pascapengalaman dari peristiwa Temanggung, Jawa
> >     Tengah, awal Februari 2011 di mana ada tiga gereja yang dibakar
> >     massa yang mengamuk, karena tak puas terhadap keputusan pengadilan
> >     negeri dalam kasus penodaan agama. Sebelum aksi massa beringas di
> >     Temanggung itu meletus, beberapa waktu sebelumnya sebuah media
> >     yang dikelola kaum radikal di Jakarta menurunkan sebuah artikel
> >     dengan nada menghasut jalannya persidangan di Pengadilan Negeri
> >     Temanggung tersebut.
> >
> >     “Karena itu kita harus selalu buka mata dan waspada terhadap
> >     setiap hasutan dari kaum radikal negeri ini melalui media massa
> >     mereka,” tuturnya.
> >     *(Fransisca)*
> >
> >     *Selesaikan Kasus Penyegelan Gereja, Tim Provinsi ke Singkil Aceh
> >     *Selasa, 8 Mei 2012 | 9:30
> >     Ilustrasi Gereja [google] Ilustrasi Gereja [google]
> >     *[BANDA ACEH] *Tim terpadu dari Provinsi Aceh terdiri dari
> >     Kementrian Agama, Kasatpol PP dan WH, unsur pemerintahan Aceh,
> >     Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Forum Pembaruan Kebangsaan
> >     (FPK) dan unsur terkait lainya, Selasa (8/5) petang berangkat ke
> >     Aceh Singkil guna menyelesaikan kasus penyegelan dua ereja oleh
> >     Pemda setempat untuk menghindari konflik antar umar beragama.
> >
> >     Demikian kata Humas Kementrian Agama Aceh Juniazi S Ag kepada SP,
> >     Selasa (8/5) di Banda Aceh. Ia mengatakan berdasarkan informasi
> >     dari Singkil aksi penyegelan terhadap dua buah gereja pada Jumat
> >     (4/5) lalu dilakukan oleh Pemkab dan Satpol PP Aceh Singkil
> >     bertempat di Kecamatan Danau Paris, alasanya penyegelan tersebut
> >     karena tidak memiliki izin pendirian gereja dan ini bertentangan
> >     dengan peraturan Menteri Agama dan Peraturan Gubernur untuk
> >     menyelesaikan permasalah tersebut maka petang nanti tim provinsi
> >     akan bertolak ke Singkil ujarnya.
> >
> >     Tim ini turun ke Singkil untuk melihat permasalah secara dekat dan
> >     akan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut
> >     agar tidak menimbulkan tindakan anarkis dan saling menghortmati
> >     antar umat beragama dan di Aceh untuk mendirikan rumah ibadah
> >     termasuk daerah lain di Indonesia sudah ada ketetuan Menteri Agama
> >     dan Mendagri No. 8 dan No 9 tahun 2006 khusus untuk Aceh ada
> >     Pergub No. 25 rahun 2007 tentang pendirian rumah Ibadah.
> >
> >     Untuk menyelesaikan kasus di Aceh Singkil tim dari provinsi
> >     bersama tim dari Aceh Singkil akan mencari solusi terbaik dan
> >     tidak menimbulkan peramsalahan antar pemerintah dan juga 
> >     masyarakat dalam menyelesaikan masalah sosial keagamaan, sebut
> >     Humas Kementrian Agama ini.
> >
> >     Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Gustav Leo mengatangan kondisi
> >     kantibmas di Aceh Singkil pasca penyegelan dua gereja disana dalam
> >     keadaan kondisif dan polisi terus memantau situasi dan terkait
> >     dengan masalah agama itu diserahkan kepada Pemda setempat untuk
> >     menyelesaikan secara arif dan bijak, terkait dengan kesepakatan
> >     dengan lintas agama beberapa tahu  lalu bahwa didaerah itu tidak
> >     boleh mendirikan lagi rumah ibada, ia menyerankan agar dilakukan
> >     evaluasi keputusan tersebut sebab saat dibuat kesepakatan itu
> >     sebelumnya jumlah penduduk masih sedikit sehingga tidak masalah
> >     kalau tempat ibadah seperti yang telah ada sebelumya, namun kini
> >     jumlah penduduk bertambah kan alangkah bijak jika kesepakatan
> >     sebelumnya bisa dirembuk kembali sarannya.
> >
> >     Terkait dengan aksi penyegelan gereja di Singkil SP belum berhil
> >     mengkomfirmasi bupati atau pihak terkait di Aceh Singkil karena hp
> >     semua pejabat berwenang disana saat dibubungi dari Banda Aceh
> >     tidak tersambung.(147)
> >
> >
> >
> > 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
>  
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke