Lho, bukannya lu yang suka ngebual dan sudah terbukti sebagai tukang ngibul 
ngasih sumbangan banyak sama orang yang tidak dikenal, tapi kagak ada buktinya.



--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Dasar dungu, kalo seseorang kaing2 spt di bawah itu, ga ada urusan di mana 
> sekolahnya. Tu orang kaing2 ngebual, maka dia adalah tukng ngibul, sama spt 
> lu.
> 
> 
> 
> 
> >________________________________
> > From: Teddy S. <teddyr@...>
> >To: [email protected] 
> >Sent: Tuesday, July 10, 2012 5:33 PM
> >Subject: [proletar] Re: Menteri: Indonesia jadi pusat pengetahuan dunia
> > 
> >
> >  
> >Bo a bo.
> >
> >Merasa lebih unggul daripada orang yang punya profil di bawah ini?
> >Yang jelas walaupun sama-sama alumni UI, tapi bukan dari jurusan Sastra lah 
> >yaww! Kalau orang dari jurusan Sastra tapi diangkat untuk menduduki posisi 
> >itu, maka itu baru namanya sedeng.
> >
> >Armida has served as chairman of the Economics and Development Studies 
> >Department (now the Faculty of Economics) in Padjadjaran University and 
> >Director of the Center for Economics and Development Studies (LP3E).[2] She 
> >obtained her B.A. in Economics from University of Indonesia and earned an 
> >M.A. in Economics from Northwestern University. She earned her Phd in 
> >Economics from University of Washington. Before becoming a minister, in her 
> >academic capacity Armida undertook various research tasks for the World Bank 
> >and the Australian Agency for International Development (AusAID).[2]
> >
> >--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> >>
> >> 
> >> 
> >> Edan...
> >> 
> >> Orang sedeng begini bisa jadi menteri di Indonesia..
> >> 
> >> --- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote:
> >> >
> >> > Ref: Hebat luar biasa!
> >> > 
> >> > http://www.antaranews.com/berita/320755/menteri-indonesia-jadi-pusat-pengetahuan-dunia
> >> > Menteri: Indonesia jadi pusat pengetahuan dunia 
> >> > Selasa, 10 Juli 2012 10:32 WIB | 634 Views
> >> > 
> >> > 
> >> > Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Salsiah Alisjahbana. (FOTO.ANTARA)
> >> > 
> >> >   Indonesia akan mengumumkan diri sebagai pusat pengetahuan, titik 
> >> > simpul jaringan untuk berbagi pengalaman kepada negara-negara berkembang 
> >> > Denpasar (ANTARA News) - Indonesia akan menjadi pusat pengetahuan dunia 
> >> > karena Indonesia dinilai telah banyak memiliki pengalaman pembangunan 
> >> > yang bisa dibagikan kepada negara berkembang, kata Menteri Negara 
> >> > Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Salsiah Alisjahbana.
> >> > 
> >> > "Indonesia akan mengumumkan diri sebagai pusat pengetahuan (Knowledge 
> >> > Hubs), titik simpul jaringan untuk berbagi pengalaman kepada 
> >> > negara-negara berkembang," katanya pada Pertemuan Kerja Sama 
> >> > Selatan-Selatan di Nusa Dua, Selasa. 
> >> > 
> >> > Dia mengatakan bahwa ada tiga bidang yang bisa dibagi ke negara 
> >> > berkembang di antaranya pembangunan, demokrasi, pemerintahan dan 
> >> > pembangunan perdamaian, dan kebijakan pengelolaan ekonomi baik makro 
> >> > maupun keuangan mikro.
> >> > 
> >> > Menurutnya, Indonesia dinilai berhasil dalam isu pembangunan yang 
> >> > mencakup pengentasan kemiskinan seperti melalui Program Nasional 
> >> > Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri.
> >> > 
> >> > Selain itu, juga meliputi penerapan mitigasi bencana dan penanganan 
> >> > bencana seperti pengalaman penanganan bencana tsunami di Aceh, ketahanan 
> >> > pangan dan pembangunan sumber daya manusia.
> >> > 
> >> > Hal itulah yang merupakan kesuksesan Indonesia dalam program kebijakan 
> >> > yang bisa dijadikan contoh bagi negara-negara berkembang.
> >> > 
> >> > Indonesia, menurut Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bapenas) itu, saat 
> >> > ini bukan lagi sebagai negara berkembang namun sudah menjadi negara 
> >> > dengan pendapatan ekonomi menengah atau emerging country.
> >> > 
> >> > "Indonesia sekarang bukan lagi sekedar negara penerima bantuan dari 
> >> > negara donor, namun Indonesia secara bertahap menjadi negara donor pada 
> >> > tiga bidang itu," tambahnya.
> >> > 
> >> > Dalam pertemuan Kerja Sama Selatan-Selatan yang dibuka Wakil Presiden 
> >> > Boediono dan dihadiri 300 perserta dari 46 negara itu juga akan membahas 
> >> > pengembangan pusat pengetahuan dunia itu untuk masa depan.
> >> > 
> >> > Pertemuan itu merupakan pertemuan pertama kali digelar di negara dengan 
> >> > ekonomi menengah yang selama ini selalu digelar di negara-negara dengan 
> >> > ekonomi maju.
> >> > (330/F002) 
> >> > Editor: Desy Saputra
> >> > 
> >> > 
> >> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >> >
> >>
> >
> >
> > 
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke