Sudah waktunya diumumkan dengan tegas bahwa 
itu utang pemerintah. Jangan ditimpakan ke 
pundak rakyat. 

Selanjutnya, pilih capres yang punya program 
anti-utang. 


--- 

> Siap-Siap! BPK Audit Utang RI Rp 1.944 Triliun
> Feby Dwi Sutianto - detikfinance
> Rabu, 11/07/2012 09:11 WIB
>
> Pangkalpinang - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat ini sedang 
> mendalami utang Pemerintah Indonesia. Utang Indonesia hingga bulan 
> Mei 2012 telah mencapai Rp 1944,14 triliun atau 26,9% dari PDB. 
> Wakil Ketua BPK, Hasan Bisri menjelaskan BPK saat ini tengah 
> melakukan audit pendahuluan terhadap pengelolaan utang dalam dan 
> luar negeri Pemerintah Indonesia.
> 
> "Tim kami sudah melakukan pedahulaun dalam rangka audit kinerja 
> pengelolaan utang. Jadi ini untuk menilai bagaimana pemerintah 
> mengelola utang apakah pemerintah sudah memilih alternatif-
> alternatif paling efisien dalam menghitung utang," ungkap Hasan 
> kepada detikFinance, Rabu (11/7/2012).
>
> Hasan menilai untuk utang dalam negeri pemerintah Indonesia, 
> khususnya utang yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi 
> kepada masyarakat. BPK sedang mendalami kenapa obligasi yang 
> diterbitkan begitu laris dan apakah utang yang diperoleh dari 
> masyarakat tersebut memang betul-betul dibeli oleh masyarakat atau 
> malah dibeli oleh broker besar.
>
> "Kalau sekarang ini pemerintah menjual obligasi kepada masyarakat 
> setiap kali menjual selalu penawarannya lebih atau demand-nya 
> melebihi supply bisa 300-400%. Kita ingin lihat apakah ini memang 
> obligasi RI dianggap aman apa dianggap bunganya relatif tinggi 
> sehingga menjadi incaran para investor yang kedua siapa pemegang 
> bond holder itu, apakah investor asing atau retail," sambungnya.
> 
> Demikian juga dengan utang luar negeri, BPK juga ingin mengetahui 
> kebenaran utang yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia baik 
> berasal dari lembaga atau negara donor.
> 
> "Paling tidak yakinkan dulu benarkah kredit anda (lembaga atau 
> negara donor) ke pemerintah Indonesia sebesar itu. Jadi confirm 
> dulu antara debitur dan kreditur jangan sampai mengatakan saya 
> mempunyai utang kepada bank dunia sekian miliar dolar tapi bank 
> dunia mengatakan bukan sekian," katanya
>
> Selain itu, BPK juga akan mengaudit standby loan yang digunakan 
> oleh pemerintah untuk mengantisipasi hal-hal yang bersifat darurat.
> 
> "Perlukah standby loan, biarpun enggak dipakai dan tidak dicairkan 
> tapi perlu dibayar komitmen fee. Standby loan itu dana cadangan 
> dipakai gak dipakai siap manakala ada sesuatu yang emergency dan 
> sebagainya," tutup Hasan.
> 
> http://finance.detik.com/read/2012/07/11/091136/1962635/4/siap-siap-bpk-audit-utang-ri-rp-1944-triliun?





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke