Setuju mari kita dukung revolusi kelas petani/nelayan
Bubarkan Birokrat, Yudikatif, Legislatif n Eksekutif, semua kembalikan ke 
asal, menjadi Kerajaan lagi.

----- Original Message ----- 
From: "arra_s" <[email protected]>



mungkin sudah waktunya kita kembali fokus menjadi negara agraris..
kalau melihat dari luasnya wilayah indonesia dan besarnya sumber daya 
manusia, mestinya Indonesia bisa masuk dalam top ten agriculture exporter 
countries..

tentunya bukan mimpi bila ditekuni dengan serius oleh semua pihak..
yg mimpi adalah berharap semua pihak mau serius..


--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
>
> Petani, peternak, nelayan, dan seluruh rakyat Indonesia, tanpa
> kecuali harusnya bisa menikmati apa yang mereka miliki.
>
> Akar permasalahan dari semua ini adalah utang. Bangsa ini dijerat
> kencang-kencang dengan utang yang awalnya diguyur sembarangan
> sama IGGI. Londo-londo sontoloyo itulah yang melatih rezim Orba
> memanfaatkan utang untuk sebesar-besarnya kemakmuran kroni. Soeharto
> jelas salah. Tetapi gabungan tukang kredit di IGGI lebih biadab.
> Sengaja membiarkan utang dikorupsi supaya rakyat Indonesia terus
> berputar-putar di lingkaran setan sementara mereka terus berlagak
> jadi malaikat yang "mengurus" harta pusaka nusantara.
>
> Bagaimanapun, Soeharto masih punya GBHN dan berani juga memberontak
> (akhirnya) lewat proyek IPTN, walau nekolim menganggap itu sebagai
> dosa besar terhadap kapitalisme. Karena itu patut dihukum dengan
> krismon + kejatuhannya.
>
> Rezim sekarang jauh lebih bobrok. Tiada taranya. Utang dibanyakin
> tanpa haluan yang jelas kecuali untuk dikorupsi. Kerjanya cuma
> memuja para pemujinya dari luarnegeri sambil terus menyengsarakan
> rakyat dan tak lupa mengeluh bagaikan uplik.
>
>
> --- Musik hari Ini <musikhariini@> wrote:
>
> > Petani&peternak itu kudu dihargain dimanjain kayak di-negri2 maju
> > kagak kena aturan macem2 tidak adapajak tanah,dimasa tua ada pensiun
> > kalau ada urusan tanah /masalah apa saja pupuk/irigasi dll mereka
> > harus menang
> >
> > dan tanah pertanian tidak bisa dijual belikan/di-bagi2/di-pecah2
> > sebagai warisan
> >
> > ...............saya pernah denger ada sawah dibekasi yang sudah ada
> > ribuan tahun tiba2 diuruk oleh para pengembang perumahan.
> >
> > Kalau2 partai2 tangkepin saja orang2 nya adilin terus digantung
> >
> > politik biaya tinggi pasti merangsang orang jadi maling.
> >
> >
> > From: ajeg <ajegilelu@>
> >
> > > Kualitas amburadul karena dunia pertanian diurus dengan
> > > tidak benar.
> > >
> > > Begitu juga partai-partai.
> > >
> > > Jadi, kasusnya semirip uplik: "kerusakan bukan pada dunia,
> > > melainkan otak Anda" ...
> > >
> > > hehe.. keledai yang merasa diri pegasus.
> > >
> > > --- "suryana" <gsuryana@> wrote:
> > >
> > > Yg menjadi permasalahan dalam hal kedelai lokal adalah
> > > kwalitasnya amburadul, tidak bisa dipakai utk menjadi kecap,
> > > Tempe, Tauco, Tahu (jangan kaget nanti Indofood jualan kedelai),
> > > bila kita membeli tempe goreng di kampung, maka akan tahu beda
> > > kedelai lokal dan import.
> > > Kedelai Indonesia cocoknya malah jadi campuran pakan, sama halnya
> > > dengan jagung.
> > > Juga silahkan beli tahu lokal yg memakai kedelai lokal, warnanya
> > > bisa menjadi putih bersih, yg ini malah pakai pengawet dan
> > > pemutih.
> > > Tahu pada dasarnya tidak ada yg berwarna benar benar putih, bila
> > > ada tahu warnanya putih menandakan sudah kena bleach. ( biasanya
> > > yg jualan siomay kelas bawah )
> > >
> > > Utk bisa swasembada sepertinya sudah menjadi mimpi, dan solusinya
> > > hanya satu revolusi........bubarkan partai², bubarkan birokrat,
> > > yudikatif, eksekutif, legislatif.
> > > Bikin NKRI jadi negara koboy dulu.
> > >
> > > ----- Original Message ----- 
> > > From: "ajeg" <ajegilelu@>
> > >
> > > > Menghadapi perubahan dengan terencana bisa terjadi bila
> > > > garis besar haluannya memang direncanakan dengan baik.
> > > > Keputusan yang reaktif dalam menghadapi perubahan adalah
> > > > bukti bahwa rencana haluan tidak dilengkapi skenario-
> > > > skenario terburuk.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > Sebab, kalau memang ada haluan bahkan sekedar itikad baik
> > > > untuk bangsa & negara ini pastilah rakyat menyaksikan upaya-
> > > > upaya pemerintah untuk menghentikan / mengurangi impor dan
> > > > memberdayakan kekuatan sendiri.
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke