tulisan cerdas neh . . .

sama dengan aekian persen ummat islam yang protes film inonsen yang seolah 
merepresenyaaikan seluruh ummat islam dunia. . .

sama dengan kelakuan syekh fuji, yang aeolah merepresentasikan islam indonesia. 
. .

ulah minoritas, yang justru menjafi warna.

kasihan memang.
--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Yeah, prol memang kondang sbg kampung yg 'panas', malah penuh 
> keonaran. Padahal bisa dibuktikan, tukang bikin onar itu kan 
> cuma 2 ekor, uplik & bleki. Lainnya cuma anak bawang dengan ketua 
> kelasnya si jango kimhook yang bercita-cita jadi jeger. 
> 
> Pertanyaannya, kenapa yg cuma 2 ekor itu (kejepit pula) menjadi 
> representasi kampong letar? 
> 
> Jawabannya sederhana, di luar sana FPI yg kecil itu pun seolah 
> mewakili kelompok yg lebih besar. 
> 
> Kenapa bisa begitu?
> 
> Sederhana lagi. Mereka punya backing. Karena itu merasa berani 
> berbuat sesukanya sesuai ketololan yang mereka derita. 
> 
> Di sini, dua ekor homo itulah "FPI"-nya. Mereka nggak punya beking 
> tapi betul-betul memanfaatkan kebebasan yang diberikan sampai ke 
> sudut terkecil, di setiap kesempatan. Bahkan ketika sudut itu tidak 
> tersedia, mereka pun membuatnya. 
> 
> Apa yang dialami Suryana & Tawang adalah contoh mutakhir tentang 
> ke-FPI-an uplik & bleki. Sudah ditunjukkan bukti keras bahwa Tawang 
> tidak mengatakan seperti yang dituduhkan uplik. Tapi si homo tua & 
> pasangannya itu tetap berkeras memfitnah Suryana & Tawang. Bukan cuma 
> keras tapi semakin kasar sudah. Kekasaran yang kita semua tau 
> sekadar untuk menutupi ketelanjangan mereka yang basah kuyup dengan 
> fakta sebenarnya. 
> 
> Buat saya pribadi, kelakuan sejoli homo itu adalah pamer ketololan 
> paling lucu yang pernah ada selama tinggal di kampung ini. Ketololan 
> yang lucu memang, tapi samasekali nggak ada gunanya (meminjam istlah 
> Roman, gak mutu & gak penting). Menjijikkan bagi yang melihatnya dan 
> tentu saja menyakitkan buat Suryana & Tawang. 
> 
> Soal prol demen 'ribut', nggak betul itu. Sebab yang namanya 'ribut' 
> umumnya terjadi karena apabolehbuat. Karena masing-masing pihak coba 
> mempertahankan argumennya. Seringkali yang kalah argumen lalu 
> mengakui argumen lawannya. Atau diam dan merenungkannya di rumah. 
> 
> Tapi liat, apa yang terjadi dengan uplik & bleki. Argumen apa yang 
> mau dipertahankan si uplik sedangkan dia tak pernah mampu berpendapat 
> alias gardot (gara dae otak). Argumen apa yang bisa dipertahankan si 
> bleki dengan lari-lari anjing terus begitu. 
> 
> Nggak, nggak betul prol demen ribut. Yang ada cuma 2 homo (yang satu 
> darah tinggi, satunya lagi stress) yang memanfaatkan kebebasan di 
> prol untuk ngigo, nyampah, memfitnah dll yg sifatnya mencari kepuasan 
> diri sendiri. 
> 
> Tentu saja gampang untuk bilang "jangan ladeni". Tapi yang 
> udah-udah itu justru membuat kedua homo itu semakin beringas & 
> kasar untuk sekedar menunjukkan eksistensinya. 
> 
> Enggak, kita nggak butuh yang begituan. Cecunguk-cecunguk yang sama 
> sebangun dengan FPI. 
> 
> 
> --- "liver_duke" <endyonisius@> wrote:
> 
> > kemarin ada beberapa email yg ditujukan kepada owner prols,
> > termasuk japri dari kang sur mengenai kiprah si poster ini.
> > 
> > saat itu saya baru pulang dari survey terumbu karang (buset,
> > diving pada bulan berakhiran "ber" begini, gk kuat ombaknya),
> > dan penanaman mangrove di dua kabupaten pesisir. lalu saya
> > tanggapi balik termasuk "eksekusi", atas dasar "kepercayaan".
> > 
> > tapi selain gk ada tanggapan balik, justru malah nemu forward
> > kayak beginian. apa sebetulnya di prols emang demen ribut hehee
> > 
> > 
> > --- ajeg <ajegilelu@> wrote:
> > 
> > > Anggep aja kangen ama juragan sini yang
> > > nyilem mulu.. 
> > > 
> > > Dipancing keluar dah kayak modrick mancing 
> > > musu ngejau dari gawang. 
> > > 
> > > hu..hu... 
> > > 
> > > --- "liver_duke" <endyonisius@> wrote: 
> > > 
> > > > kenapa posting tetangga ini di forward kemari?
> > > > 
> > > > apakah kangen dgn yg bersangkutan, atau posting (dan dialog)
> > > > seperti beginian yg memang sebetulnya diinginkan di sini?
> > > > 
> > > > 
> > > > --- "Roman Proteus" <pt_kasoet@> wrote:
> > > >
> > > > > Gak penting
> > > > > Gak mutu
> > > > > 
> > > > > 
> > > > > -----Original Message-----
> > > > > From: "################" <tamanbaru03@> 
> > > > > Sender: [email protected]
> > > > > Date: Tue, 18 Sep 2012 16:38:27 
> > > > > To:
> > > >
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke