iya sensei ...

Di Indo itu banyak orang aneh. yang penting "terlihat kaya", masalah itungan 
belakangan.

Namun carut marut endonesa nddak sampai di sana ...

Mavia di bidang property itu ternyata ada di Endonesia. Misalnya, ada pengusaha 
garmen yang minta dicariin rumah tinggal di daerah pasteur - Bandung. Itu rumah 
dari penjual nett 1 Milyar perak, trus setelah sayah "lapor", itu temen minta 
diurusin agar nyari bank yang bisa nutup itu rumah seharga 1.4 Milyar ... 
simsalabim !... Pengusaha itu dapet 1.4 milyar, potong yang punya rumah 1 M, 
Potong pajak, komisi tektek bengek 150jutaan ... die sendiri masih ngantongin 
duit 250 jutaan ... dan ... ajaip nya ... bulan ke 3 itu rumah dibiarin " di 
cap "dalam pengawasan bank" ... rumah itu nddak pernah diisi...dibiarkan begitu 
saja...nddak dicicil...nddak dibayar ... dibiarin ajah ... :-)

Skenario berikutnya sangat mudah ditebak ... itu rumah diambil kembali sama 
bank ...kemudian masuk prosedur lelang ... dan .... sim salabim ! ... kite pada 
tahu siapa juga yang menang lelang atas rumah itu :-)

Dalam skala yang lebih rumah rumah mewah di bandung dengan harga murah, selain 
dari data lelang bank biasanya dari informasi pengadilan negeri ... ngintip 
rumah yang dalam status "kasus" .. :-)

Masyarakat Patrimonial macam endonesia, kadang emang menuntut langkah langkah 
sableng yang berlawanan dengan teori teori ekonomi. misalnya : Si Haji di 
Cilegon timur cerita, "Saat saya pakai avanza dan minta proyek pengurugan 
tanah, saya nddak pernah dapet ! Padahal saya punya duit. Punya modal. Kemudian 
saya beli BMW baru ... dari kacamata bisnis sebenernya saya tahu saya nddak 
perlu BMW, saya nddak suka BMW dan... jelas secara Investasi duit saya akan 
hangus saat saya beli BMW. 1 kilo meter semenjak meninggalkan dealer...maka BMW 
saya sudah turun harganya di atas 10% ! ...."

Dia kemudian melanjutkan ceritanya : " Saya pakai BMW itu buat nyari proyek, 
buat makan malam nyari proyek, dan.... Simsalabim ! ...saya dapet proyek 
pengurukan tanah dengan uang muka 30% ! Saya nddak perlu ngeluarin modal 
...usaha itu jalan dari duit DP yang saya puter ... dan itu "hanya" karena saya 
ganti tongkrongan dari Avanza ke BM ..."

Aneh pan ? Jurus ini nddak diperlukan kalau kita idup di Singapore :-)

Balik ke RoI ... Return Of Investment ...
Saya sering kagak ngarti saat temen saya ngitung RoI ...
begini : Sebuah rumah di komplek a blok a nomor satu, dibeli 5 tahun lalu 50 
juta perak dan hari ini harganya sudah 150 juta perak. Apakah angka itu sudah 
melampau RoI ?

Bentaar dulu ... saat rumah itu dijual dengan harga 150 juta, maka "kekuatan" 
duit 150 juta saat ini ya cuman cukup untuk beli rumah di komplek yang sama, di 
blok yang sama.

Artinya ? Sebenernya pan selama 5 tahun cuman jalan di tempat. Jumlah duitnya 
emang naik jauh, tapi nilai kekuatan duitnya kan gitu gitu juga :-)

Beda kalau yang pegang duit HABE ... naluri Sensei dalam mencari property yang 
potensial ...yang kira kira naeknya cepet dan gampang dijual atau gampang di 
sewa kayaknya udah tajem banget :-) Dan ... orang orang kelas menengah yang mau 
investasi di bidang property mostinya ...daripada pusing kotak katik sendiri, 
dengan resiko salah beli property, mendingan konsultasi dulu sama orang seperti 
Sensei ... :-)

Pinpin.
--- In [email protected], Habe Proletar <proletar4@...> wrote:
>
> beli rumah di atas 4 milyar cash di Indonesia  buat kelas menengah untuk 
> tinggal adalah kesalahan fatal
> pertama, kalau rumah itu dicoba dijual lagi kemudian, semakin besar dan mahal 
> semakin rumah itu susah dijual
> contohnya rumah gue di jakarta, udah 6 bulan lebih dicoba dijual ngga laku 
> laku
> sebab mayoritas pembeli rumah di indo itu beli rumah nyicil melalui kredit 
> bank
> dan untuk mendapatkan kredit denger denger ngga gampang
> 
> investasi rumah jaman sekarang paling bagus di Amerika
> rumah yang gue beli tahun lalu, valuenya naik 14 persen dalam sepuluh bulan
> passive income dari sewa rumah juga sangat lumayan
> 
> dipotong pajak, asuransi,dan biaya perawatan, nilai ROI gue antara 12 ke 18% 
> setahun
> bayangkan, dalam 7 atau 8  tahun  saat ROI  balik modal
> harga rumah juga naik 100 persen
> 
> yes sir, ini namanya double dipping
> 
> investasi yang aman dan gampang 
> 
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: pinpinyuliansyah <pinpinyuliansyah@...>
> To: [email protected] 
> Sent: Thursday, October 11, 2012 10:01 AM
> Subject: [proletar] Re: Cakep ! : Pemain Muslim Newcastle Tolak Sponsor 
> Perusahaan Riba
>  
> 
>   
> Berbicara tentang bunga tinggi, di Indo, bunga sekitar 7 sd 8 % untuk kredit 
> rumah masih dibilang sangat amat murah ... ( Edan pan ?)
> 
> Balik ke ngomong "ingin terlihat kaya", saat kita membeli rumah seharga 4 
> Milyar perak di bandung utara, dengan duit cash uang gelebekan, untuk rumah 
> tinggal, maka dilihat dari sudut bisnis, ini bukan investasi. Ini adalah 
> langkah konyol bin stupid. (Kecuali dapat warisan atau menang judi, maka, 
> jika kita punya duit "pas pas an" dan membeli rumah 4 milyar di bandung utara 
> untuk rumah tinggal, jelas ini bukan investasi.
> 
> kenapa ?
> Anggap bener deh naik 20% setahun nilai tanahnya, dalam satu tahun pertama, 
> itu 20% belum nutup biaya pajak, BBN , perawatan dan "Cost Of Money" . An 
> Sich itu rumah dijual di tahun ke 2 dengan naik lagi sekitar 20% PUN ... 
> Tetep aja ini bukan investasi. Kenapa ?
> 
> Okeh ...
> Anggep 5 tahun lalu beli rumah type 36 dengan harga cuman 40 juta dimana hari 
> ini itu rumah nilainya jadi 150 juta. Apakah ini berarti kita "untung" 150 - 
> 40 = 110 juta ?
> 
> Nehi !
> 
> Anggep deh itu rumah dijual 150 juta, trus ... apakah kita pikir rumah yang 
> ada di sebelah kita harganya masih 40 juta ? Ya nddak lah ... kita dapet 150 
> juta dan nilai duit segitu, hari ini, ya cuman cukup buat beli rumah yang 
> sama di komplek yang sama. Artinya ? Ya mana untungnya ? wong "kekuatan" duit 
> segitu hari itu sama nilainya dengan 40 juta 5 tahun lalu kok ...
> 
> kecuali ...
> 
> Jiblak otak bisnisnya habe, rumah itu misalnya laku buat dikontrakin dimana 
> nilai kontraknya setidaknya senilai 5% dari nilai rumah dalam satu tahun. 
> Artinya kalau harganya 150 juta, rumah itu mosti laku disewain senilai 7.5 
> juta setahun ... ini baru boleh dibilang investasi ...
> 
> misalnya..beli rumah 4 milyar, tapi rumah itu kalau disewain bisa datengin 
> duit 200 juta setahun ... ini baru investasi ...
> 
> Saat di inggris bunga 5% dianggap "rentenir" ...
> Goblok nya ... di Indo ... para kaum proletar di pasar pasar tradisional 
> masih banyak yang menjadi santapan rentenir dengan bunga 10% per bulan ! SAYA 
> ULANGI 10%  per bulan ! Bukan 5% setahun ...
> 
> Islam punya sistem syariah dimana Bunga adalah riba.
> dan ... ke 4 pemain new castle ini layak diacungi dua jempol !
> Mereka berjihad di lapangan hijau dengan judul "Pemain sepakbola" ... 
> Nilainya tidak kalah mulia dengan mang odo di garut selatan yang berjihat 
> dengan cara menarik delman setiap hari ... atau mas gepeng di arcamanik 
> bandung yang berjihat dengan jualan bakso keliling ...
> 
> mereka manusia mulia. Dibanding koruptor gendut yang ngomong atas nama rakyat 
> namun doyan ngegoyang anggaran pembangunan.
> 
> Mmmh....
> 
> Hidup New Castle !
> Hidup Persibbbbb ! (Ups !)
> 
> --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> wrote:
> >
> > Disaat manusia nista lagi menjijikan rela menggadaikan harga dirinya dengan 
> > menjadi manusia penerima tunjangan gembel di leiden, di belahan bumi yang 
> > lain masih ada manusia manusia yang memiliki harga diri dan memegang teguh 
> > keyakinannya. Tidak hanya sekedar hidup demi uang.
> > 
> > Cakep !
> > 
> > *****************************
> > 
> > REPUBLIKA.CO.ID, NEWCASTLE -- Kesepakatan Newcastle United dan Wonga tidak 
> > luput dari kontroversi. Empat pemain Muslimnya menolak mengenakan jersey 
> > berlogo sponsor Wonga karena perusahaan itu diduga perusahaan rentenir.
> > 
> > Dewan Muslim Inggris (MCB) berharap petinggi the Magpies bisa menghormati 
> > keinginan empat pemain Muslim Newcastle. Mereka meminta dispensasi tidak 
> > mengenakan jersey klub berlogo sponsor Wonga. Karena dalam hukum syariah, 
> > memberi atau menerima bunga sangat dilarang.
> > 
> > "Dengan asumsi empat pemain berada di lapangan pada saat yang sama, jika 
> > Anda memiliki tujuh dari 11 pemain (dengan sponsor di kaos mereka), Anda 
> > memiliki cakupan yang cukup (untuk promosi sponsor)," kata Asisten Sekjen 
> > MCB, Syaikh Ibrahim Mogra, seperti dikutip Guardian, Rabu (10/10).
> > 
> > Mogra mengatakan permintaan keempat pemain itu bukan permintaan yang 
> > terlalu banyak. Empat pemain itu adalah Demba Ba, Papiss Cisse, Cheik 
> > Tiote, Hatem Ben Arfa.
> > 
> > Wonga yang berbasis di London dan didirikan pada 2006 itu dikenal mampu 
> > menyediakan dana pinjaman secara kilat. Namun, muncul tuduhan terhadap 
> > Wonga yang diidentikkan sebagai perusahaan rentenir raksasa di Inggris.
> > 
> > Wonga yang memiliki cabang hingga ke Afrika Selatan itu dikenal memberikan 
> > suku bunga hingga 4,214 persen per tahun. Jumlah itu terbilang tinggi di 
> > Negeri Elizabeth.
> > 
> > http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-inggris/12/10/10/mbnz0b-pemain-muslim-newcastle-tolak-sponsor-perusahaan-riba
> >
> 
> 
>  
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke