Perebutan Yerusalem dengan membawa catatan quran ttg perjalanan nabi islam ke 
masjib al aqsa di Yerusalem adalah sebuah cerita isapan jempol quran. Cerita 
ini cuma mengada-ada, cuman khayalan sehingga ga cocok dengan waktu. Ada 
keganjilan besar. Quran menyinggung masjid al aqsa yang padahal nabi islam mati 
73 taon sebelum masij ini didirikan. bagaimana bisa nama masjid al aqsa di 
Yerusalem disinggung di dalam quran?Jelas2:
1. quran ditulis setelah masij al aqsa didirikan, jadi setelah taon 705 AD. 
Dengan ini quran itu bukan turun dari langit ttpi mengalami proses tambal sulem 
yang lama.
2. ga ada cerita isra miraj, itu cuman omong kosong doang. yang ada adalah 
nafsu berkuasa dari islam, ketamakan dan kerakusan utk merebut Kota Suci 
Yerusalem, pusat agama Yahudi dan Kekristenan. Inilah yang diamanatkan di dalam 
quran mereka, bahwa mereka harus menundukan kedua agama ini dan hanya islam 
yang berkuasa.
jadi isra miraj adalah omong kosong.. cerita itu dikarang dan 
diinstrimentalisasi utk menduduki Yerusalem, sebuah hegemoni politik dalam 
busana agama.
Huh!



---, Tawangalun <[email protected]> :

 Tawangalun <[email protected]>
: [proletar] Re: Teolog Swedia:Yesus gak mati disalib
: [email protected]

















 



  


    
      
      
      Goblok bin dungu Fiq kamu,Ayo tengok lagi dulu Paus Urbanuslah yg memicu 
Perang Salib,dialah yg mengorganisir Pangeran2 dari Eropah ngluruk ke 
Yerusalem.Tawanan muslim semua dipenggal oleh Salibis,tapi alngkah humanisnya 
Salahudin ketika menang semua tawanan Kristen dibebaskan dg tebusan,yg gak kuat 
nebus malah Salahudin yg nebus.Richard The Lion heart pas terluka malah dirawat 
dikemah Salahudin yg nyamar jadi pelayan.

Lalu jaman modern ini mBush tokoh Evangelist ngluruk ke Afghan ke Iraq,kok kamu 
elem sampai kepentut pentut Kristen apaik Kristen apik.

Jangan kamu terus2kan goblokmu.

Kamu tahu gak Gedung No.7 WTC ada yg roboh padahal gak kesruduk pesawat,jadi 
dibom sendiri oleh intern Amerika.



Paulus Anak Wedus.



--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:

>

> So what?

> 

> Ini tidak mengubah kenyataan bahwa hadits itu cuma isapan jempol orang Parsia 
> yang ditulis sekitar dua abad setelah kejadian yang diriwayatkan sedangkan 
> khurafah najis al-Mushaf itu cuma terdiri dari (1) contekan teks salah satu 
> sekte Nassrani unitarian (2) dongeng-dongeng yang beredar di Timur Tengah 
> ketika orang Arab primitif menyusun khurafah taik anjing itu dan (3) catata 
> adat orang arab mprimitif seperti adat nyambit setan di padang pasir dan adat 
> muter-muter kayak orang gila disekitar Kaabah...

> 

> 

> --- In [email protected], "Tawangalun" <tawangalun@> wrote:

> >

> > Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

> > 

> > GOTHENBURG (voa-islam.com) - Gunnar Samuelsson, seorang Kristen fanatik dan

> > pakar teologi Swedia menyimpulkan bahwa Yesus tidak mungkin mati disalib 
> > karena

> > tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa orang-orang Romawi menyalib 
> > tahanannya

> > pada 2000 tahun yang lalu.

> > 

> > Dalam tesis berjudul "Crucifixion in Antiquity: An Inquiry into the 
> > Background

> > of the New Testament Terminology of Crucifixion" (Penyaliban pada Jaman 
> > Dahulu:

> > Sebuah Penyelidikan terhadap Latar Belakang Terminologi Penyaliban dalam

> > Perjanjian Baru), Samuelsson menyebut kisah penyaliban Yesus hanya 
> > didasarkan

> > pada tradisi gereja Kristen dan ilustrasi artistik, bukan pada teks-teks 
> > kuno.

> > 

> > Tesis Samuelsson setebal 400 halaman itu adalah hasil studi penelitian yang

> > saksama terhadap teks asli.

> > 

> > Teolog dari Universitas Gothenburg Swedia ini menyebut Alkitab telah

> > disalahartikan, karena tidak ada referensi atau pernyataan yang secara

> > eksplisit menyebut penggunaan paku atau untuk penyaliban. Menurutnya, dalam

> > Alkitab hanya tercantum bahwa Yesus membawa "staurus" menuju Kalvari, tapi 
> > ini

> > bukan berarti salib tetapi bisa juga berarti `tiang'

> > 

> > "Masalahnya adalah deskripsi dari penyaliban tidak ada dalam literatur 
> > kuno,"

> > kata Samuelsson dalam sebuah wawancara dengan Daily Telegraph, Sabtu 
> > (3/7/2010).

> > 

> > "Sumber-sumber yang Anda harapkan untuk menemukan pemahaman yang 
> > sesungguhnya

> > tentang peristiwa itu benar-benar tidak mengatakan pernyataan apapun," 
> > tegasnya.

> > 

> > ...deskripsi dari penyaliban tidak ada dalam literatur kuno...

> > 

> > Dalam literatur Yunani Kuno, Latin maupun naskah Ibrani dari Homer ke abad

> > pertama menggambarkan sejumlah hukuman gantung, tapi tidak menyebutkan 
> > "salib"

> > atau "penyaliban."

> > 

> > "Jika Anda mencari teks yang menggambarkan tindakan seseorang yang dipaku 
> > pada

> > salib, maka Anda tidak dapat menemukan di manapun kecuali pada Injil. Banyak

> > literatur kontemporer yang memberikan terminologi samar, termasuk literatur

> > Latin," lanjutnya.

> > 

> > "Konsekuensinya, pemahaman kontemporer tentang penyaliban sebagai hukuman,

> > sangat diragukan," ujar Samuelsson kepada koran Inggris tersebut.

> > 

> > "Dan yang lebih diragukan lagi, apakah hal yang sama bisa disimpulkan atas

> > peristiwa penyaliban Yesus. Perjanjian Baru tidak mengatakan sebanyak apa 
> > yang

> > ingin kita percayai," tandas Samuelsson.

> > 

> > Hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa Yesus dibiarkan mati setelah

> > dipaku di atas tiang salib, baik dalam literatur kuno pra-Kristen dan

> > ekstra-Alkitab kuno maupun Alkitab.

> > 

> > ...Konsekuensinya, pemahaman kontemporer tentang penyaliban sebagai hukuman,

> > sangat diragukan...

> > 

> > Samuelsson mengakui bahwa umat kristiani lebih mudah untuk bereaksi secara

> > emosional, bukan logis untuk penelitian yang sangat seksama ke jantung 
> > imannya.

> > Dia menambahkan, teks-teks yang berbicara tentang eksekusi, tidak 
> > menjelaskan

> > bagaimana Yesus dilekatkan pada alat eksekusinya.

> > 

> > "Ini adalah inti masalahnya. Teks tentang kisah-kisah sengsara yang dialami 
> > oleh

> > Yesus adalah tidak tepat dan informasinya ditambah-tambahi, sebagaimana yang

> > diinginkan oleh kita orang Kristen," jelas Samuelsson.

> > 

> > "Jika anda mencari teks yang menggambarkan kisah pemakuan orang di atas 
> > tiang

> > salib, anda tidak akan menemukan apapun kecuali dalam Bibel," tambahnya.

> > 

> > ...Jika anda mencari teks yang menggambarkan kisah pemakuan orang di atas

> > tiang salib, anda tidak akan menemukan apapun kecuali dalam Bibel...

> > 

> > Semua literatur kontemporer menggunakan terminologi yang samar-samar, 
> > termasuk

> > yang ditulis dalam bahasa Latin. Sementara itu, kata Latin "crux" tidak 
> > selalu

> > berarti salib, dan kata "patibulum" tidak selalu berarti palang salib. Kedua

> > kata tersebut digunakan dalam arti yang lebih luas daripada itu.

> > 

> > Meski hasil penelitiannya menegaskan bahwa tidak ada bukti Yesus disalib,

> > Samuelsson mengatakan ia masih percaya bahwa Yesus anak tuhan. Ia hanya 
> > meminta

> > agar umat Kristen memperbaiki pemahamannya terhadap Bibel.

> > 

> > "Saya percaya bahwa orang yang disebutkan (Yesus) adalah anak Allah. Saran 
> > saya

> > orang Kristen harus harus membaca teks itu, tidak seperti yang ingin kita

> > pikirkan. Kita harus membaca di tiap kalimat, bukan yang tersirat. Teks 
> > Alkitab

> > cukup dibaca tanpa perlu menambahkan apa-apa," pungkas dosen Gothenburg

> > University itu. [aa]

> > 

> > Paulus Anak Wedus.

> >

>





    
     

    
    






  










[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke