Jangankan Uighur dulu dilapangan Tianamen saja warganya yg suku Han digilas pakai tank.Saya itu dikandani oleh Gaed saya yg Chinese asal Sukabumi.
Paulus Anak Wedus. --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote: > > Pemerintah Cina jelas bersalah dalam banyak kasus pelanggaran HAM termasuk di > Xinjiang. > > Tapi kita juga tidak bisa menutup mata, muslimin dan Uighur yang dikendalikan > oleh kepercayaan agamanya juga melakukan tindakan2 yang melanggar HAM. > Bahkan melawan pemerintah untuk mendirikan negara syariah Islam sendiri > terpisah dari Cina. > > Jadi kesalahan muslimin di Xinjiang sama dengan kesalahan muslim Arab > Palestina, sama dengan kesalahan muslimin Rohingya di Myanmar, sama dengan > kesalahan muslimin di Indonesia, dimana mereka semua bukan berjuang untuk > perdamaian melalui kompromi. > > Kejahatan dan pelanggaran HAM dalam ajaran Islam akhirnya juga dimanfaatkan > pemerintah Cina sebagai alasan untuk melakukan hal yang sama. > > Dan ini bukan cuma terjadi di Cina, juga di Syria membantai sesama Islam, > juga di Mesir, di Pakistant, di Afghanistant dan diseluruh dunia. > > Jangan menyalahkan orang lain yang memanfaatkan kesalahan yang kita perbuat. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], Omar moyo moyo <omarmoyo@> wrote: > > > > - Antara tahun 1949 dan 1965, di bawah rezim komunis Mao, ummat Muslim > > yang tinggal di Barat laut Cina sejumlah kurang lebih 26 juta Muslim > > dibunuh oleh tentara Cina atau mati kelaparan karena ulah dari rezim. > > > > - Tahun 1964, peraturan Cina menggunakan orang-orang Muslim di propinsi > > Xiang untuk percobaan nuklir sebagai akibatnya, orang-orang di daerah > > tersebut ditemukan meninggal karena penyakit dan lebih dari 20.000 > > anak-anak dilahirkan cacat. 210.000 orang-orang Muslim kehilangan hidup > > mereka sebagai akibat dari percobaan nuklir tersebut dan ribuan lainnya > > mengidap kanker atau lumpuh. > > > > - Sejak tahun 1966, 10.000 orang Muslim ditahan, ditawan di camp-camp > > selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun mendekam sebagai > > tahanan di penjara Cina, disiksa dengan kejam hanya kerena mereka ingin > > hidup dengan hukum agama mereka yaitu Islam. > > > > - Antara tahun 1995-1997 lebih dari 500.000 orang muslim ditahan tanpa > > alasan oleh penguasa Cina. Selama periode yang sama lebih dari 5.000 > > orang meninggal akibat dari siksaan oleh rezim Cina atau dinyatakan > > hilang. 119 pemuda Muslim dieksekusi secara terbuka dan 5000 muslim > > ditelanjangi dan diletakkan dihadapan publik untuk dipertontonkan kepada > > 50 grup/kelompok. > > > > - Kebijakan rasisme dan pembunuhan masal terus berlangsung sampai abad ke > > 21: > > > > o Wanita Muslim yang hamil tua, diambil dari rumah-rumah mereka dan > > dipaksa untuk disterilkan/dimandulkan dibawah kondisi yang tidak > > higienis (tidak bersih) dan anak-anak yang dilahirkan di luar kuota > > pemerintah dibunuh. > > > > o Disekolah-sekolah pemerintah guru-guru wanita Muslim dilarang memakai > > kerudung dan guru laki-laki Muslim harus memotong jenggot mereka. > > > > o Masjid-masjid dihancurkan secara bertahap. > > > > o Murid-murid Muslim dengan sengaja disediakan makan siang selama bulan > > Ramadan sebagai bujukan untuk membatalkan puasa di siang hari. > > > > o Penduduk Muslim diminta untuk tinggal di rumah-rumah mereka pada > > jam-jam sholat dan dilarang membawa Al-Qurâan pada waktu kerja. > > > > o Siaran radio yang berisi ceramah-ceramah Islam di Masjd dilarang. > > > > o Hampir setiap Masjid di Cina dipasang tanda peringatan larangan untuk > > sholat rutin berjamaah bagi mereka yang berumur kurang dari 18 tahun. > > > > o Petani-petani Muslim menjual hasil panen mereka kepada agen-agen > > pemerintah di bawah harga standar karena mereka dilarang menjual ke > > pasar secara bebas, adapun penduduk Han (penduduk asli Cina) > > diperbolehkan berdagang tanpa campur tangan pemerintah. > > > > Di bulan Agustus 2006, polisi masuk secara paksa ke rumah wanita Muslim > > Aminan Momixi ketika dia mengajar Al-Qurâan kepada 37 muridnya, dia > > ditahan dan murid-muridnya yang terdiri dari anak-anak yang berusia > > sangat muda sekitar 7 tahunan juga ikut ditahan. Beberapa anak tidak > > dibebaskan hingga orang tua mereka membayar denda yang berkisar > > 7000-10.000 yuan (renmibi), padahal gaji rata-rata setiap tahun untuk > > seorang Muslim berkisar antara 2400 yuan. > > > > Pada minggu terakhir terjadi serangan yang mematikan di sebuah pos > > polisi disebabkan banyaknya problem atas pelayanan keamanan Cina > > khususnya berkaitan atas tindakan rezim terhadap Muslim minoritas. > > Kelompok Mujahidin (yang berada di Turkistan Timur) berada di belakang > > operasi tersebut melontarkan kasus-kasus Muslim agar menjadi pusat > > perhatian dunia dan berusaha mengungkap kejahatan rezim Cina, juga > > menuntut tegaknya negara Islam di Cina atau kekhilafahan di Cina. > > > > Bukan hal yang mengherankan lagi jika seruan serupapun timbul untuk > > tegaknya sistem kekhilafahan secara internasional oleh ummat Muslim yang > > ada di Burma, Kasymir, Kazakhstan, Kyrgyztan, Mongolia, Nepal dan > > Tibet, semua negara tersebut berbatasan dengan Cina atau mereka dapat > > dikatakan bertetangga. Sistem kekhilafahan ini bukan isapan jempol > > belaka dari sebuah imajinasi atau hayalan akan tetapi sistem ini telah > > tegak selama 1302 tahun dimana orang-orang (Muslim maupun non muslim) > > hidup di bawah hukum-hukum Allah (SWT) dengan damai, keamanan mereka > > terjaga dan semua kebutuhan dasarnya tersedia dengan harga yang umum. > > > > Seorang muslim di Cina mengatakan, âJika kamu mengatakan atau bercerita > > sedikit tentang rezim Cina maka mereka akan memotong lenganmu dan jika > > kamu bercerita banyak maka mereka akan membunuhmu.â, Muslim yang lain > > mengatakan, âJika kamu mengatakan kebenaran tentang mereka (rezim Cina) > > maka mereka akan memotong keluar lidah saya.â Semua penyiksaan ini yang > > terjadi di Cina atas orang-orang Muslim (laki-laki, wanita dan > > anak-anak) maka itu adalah tanggung jawab dan kewajiban orang-orang > > Muslim seluruhnya secara global untuk membantu satu sama lain dalam > > rangka membebaskan diri kita sendiri dari belenggu hukum dan kekuasaan > > manusia. > > > > > > ________________________________ > > From: muskitawati <muskitawati@> > > To: [email protected] > > Sent: Thursday, July 18, 2013 6:43 PM > > Subject: [proletar] Siaga 1 Cegah Ramadhan Berdarah Diseluruh Dunia !!! > > > > > > > > Â > > Bulan Ramadhan sudah bukan rahasia lagi bagi badan keamanan negara2 seluruh > > dunia sebagai bulan siaga penuh, karena bulan suci ini para muslimin > > berlomba mengejar pahala dengan membantai dan dibantai membanjiri bulan > > suci ini dengan darah. > > > > Cina menempatkan pasukan khususnya dalam siaga 1 di propinsi Xinjiang yang > > berbatasan dengan Turki karena propinsi ini mayoritasnya adalah muslimin. > > Setiap tahun dibulan Ramadhan sejak ribuan tahun yang lalu selalu terjadi > > pembantaian penduduk yang bukan muslim oleh muslimin setempat. Bahkan > > pemberontakan2 di Xinjiang juga menggelora di bulan Ramadhan sehingga > > pemerintah Cina sejak dizaman kerajaan2 dizaman dulu mengirimpak pasukan > > tempurnya untuk memadamkan pemberontakan2 dan pembantaian sipil oleh > > mujahidin2 yang sangat rakus pahala dan sorga. > > > > http://www.tempo.co/read/news/2012/08/02/118420830/Cina-Larang-Puasa-bagi-Pejabat-dan-Siswa-Uighur > > > > Seperti yang diberitakan tempo diatas, pemerintah Cina mengambil langkah2 > > pengamanan yang drastis tidak mau ambil resiko sekecil apapun adanya. > > Semua muslimin dilarang berpuasa, kalo ada pejabat negara yang ditemukan > > berpuasa langsung dipecat, sedangkan kalo ada siswa yang berpuasa akan > > dikeluarkan dari sekolah. Ini betul2 langkah drastis yang tidak kenal > > ampun persis seperti juga jihad Islam yang tidak mengenal ampun dalam > > membantai siapapun yang bukan muslim. > > > > Memang, ada banyak ulama yang menyangkal bahwa Ramadhan sebagai bulan > > bencana, karena dianggapnya bulan suci untuk mengejar pahala yang nilainya > > berpuluh kali lipat dari bulan2 biasanya. Para ulama2 ini mengesampingkan > > bahwa bulan suci yang membawa rahmat, pahala berlimpah ini hanya berlaku > > bagi muslimin tetapi merupakan bencana bagi mereka yang bukan muslimin. > > > > Setiap negara besar memiliki statistiknya sendiri2 dalam menilai kobaran > > kebencian dibulan Ramadhan ini, selain Cina yang sudah mencatat selama > > ribuan tahun maka Israel juga merupakan yang paling terpercaya catatan2nya > > mengenai banjir darah Ramadhan sebagai keharusan. Hal ini pun terbukti > > jatuhnya korban pembantaian besar2an di Syria meningkat sampai 10x lipat > > dari sebelum Ramadhan. > > > > Amerika Serikat adalah satu2nya negara didunia yang memiliki data2 study > > semua agama kepercayaan yang ada didunia ini. Terkait agama Islam dan > > Ramadhan merupakan pengalaman tak terlupakan kejadian di Somalia, gara2 > > menerima tawaran pemberontak2 muslimin disana melakukan gencatan senjata > > selama dibulan Ramadhan. Seluruh pasukan Amerika akhirnya mundur akibat > > serangan gencar ber-tubi2 yang berpuluh kali lipat dari serangan di-bulan2 > > lainnya. Penarikan mundur dilakukan atas pertimbangan agar pertumpahan > > darah bisa dikurangi, kalo saja militer Amerika tetap bertahan di Somalia, > > maka korban dipihak Amerika akan banyak sekali meskipun korban dipihak > > lawannya juga bisa ratusan kali lebih banyak dan hal ini dianggap tidak > > perlu. > > > > Demikianlah, perang Amerika melawan Taliban di Afghanistant mengulangi > > peristiwa lama dimana pihak Taliban mengusulkan gencatan senjata selama > > bulan Ramadhan, tapi istilahnya sekali terperosok jangan dua kali. Amerika > > menolak gencatan senjata dibulan Ramadhan, perang berkecamuk hebat sekali, > > ribuan Taliban hangus jadi mayat dibulan Ramadhan. Seorang konsultant ahli > > agama Islam keturunan Pakistant, menjadi pendamping G. Bush selama serangan > > terhadap Afghanistant tsb. Konsultant ahli agama Islam inilah yang memberi > > masukan kepada Bush agar jangan terperangkap Taliban dibulan Ramadhan. > > AlTaqya adalah Syariah Islam yang mengajarkan cara2 membohongi musuh > > sebagai strategi memenangkan perang penegakkan Syariah Islam dimuka bumi > > ini. > > > > Tapi Ramadhan berdarah ini bukan cuma bisa dicegah, tapi para pelakunya pun > > bisa berhasil ditangkap sebelum terjadinya pertumpahan darah, dan hal > > inilah yang dilakukan Israel di Jerusalem Timur dimana semua muslimin > > dilarang masuk ke mesjid AlQud sehingga mengundang protest dan demonstrasi > > besar2an dibulan Ramadhan ini memaksa masuk ke AlQud. Akibat demo2 inilah > > mayoritas Yahudi disekitarnya marah besar, mereka juga ikut berdemo > > mengusir Arab Muslim keluar dari AlQud sehingga mesjid ini tertutup bagi > > muslimin selama Ramadhan ini. > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
