Pinpin, setelah bayar mahar lantas jadiin bininya seb agai sekedar lobang nonok 
buat diaentotin dan jadi tukag masak..

--- In [email protected], itemabu2 <itemabu2@...> wrote:
>
> Lu beli cewek pake mahar, maka seluruh tubuh si cewek jadi milik lu. Udh
> puas, lu tinggal ngucapin kata "talak" 3x, maka selesailah transaksi bisnis
> tsb. Yg penting bayar aja, jangan kabur ga bayar, maka 100% halal dan
> sesuai dgn hukum auloh.
> 
> Apa bedanya dgn pelacuran? ga ada tuh.
> 
> 
> 
> 
> 2013/7/22 Muskitawati <muskitawati@...>
> 
> > **
> >
> >
> > Umat Islam sering ter-pecah2 dalam mempraktekkan agamanya, ada ulama yang
> > menyatakan nikah Muta aseli diwahyukan Allah kepada Muhammad, tapi ada juga
> > ulama yang menolaknya. Jadi dalam pemahaman ini semua pihak ada benarnya,
> > karena mereka yang menerima nikah Muta sebagai wahyu Allah dikarenakan
> > memang ada ayatnya didalam alQuran yang diyakininya, sebaliknya mereka yang
> > menolak hal ini juga tidak salah karena mereka telah menghapuskan ayat ini
> > dari dalam alQurannya.
> >
> > Jadi tergantung alQuran yang mana seorang ulama atau seorang muslimin yang
> > mau mengimaninya, pilihan tetap tersedia dan Allah menghargai pilihan
> > umatnya tanpa mem-beda2kan mana pilihan yang paling baik atau pilihan mana
> > yang paling buruk.
> >
> > Pelacuran itu hanyalah sebuah kegiatan transaksi entertainment atau
> > hiburan antara manusia perempuan dan laki2. Kegiatan ini bisa dikamuflase
> > dengan berbagai macam sebutan yang tidak memberi konotasi buruk, seperti
> > Poligamy, nikah muta, tourisme, night club, Gym, Theater, Pesantren,
> > Pengajian, Sekolah Minggu, dlsb.
> >
> > Kadang2 ada juga yang menyanggah, bahwa pesantren dan pengajian bukan
> > merupakan tempat pelacuran, tetapi itulah kenyataannya, karena praktek
> > pelacuran bisa berlangsung dimana sama dengan praktek jual beli barang loak
> > yang transaksinya bisa dilakukan di gereja atau di parkiran mobil sekalipun.
> >
> > Jadi termasuk pesantren dan pengajian yang dibangun khusus untuk pelacuran
> > dengan samaran sebagai pesantren atau pengajian agar tidak mencurigakan
> > aparat ataupun para isteri dirumah. Tengoklah uztad kondang KH. Zainuddin
> > MZ yang membuka pengajian khusus untuk praktek pelacuran dimana murid2
> > pengajiannya yang perempuan tidak satupun yang tidak mengalami curahan
> > syahwat hamba Allah ini. Untuk menjadi murid inipun harus melalui seleksi
> > yang ketat.
> >
> > Bahkan gereja pun tidak luput untuk dijadikan tempat transaksi pelacuran
> > dengan berbagai nama dan istilah yang religius se-mata2 untuk menghindari
> > rasa segan, malu, atau takut dari para langganan2 yang ingin mengunjunginya.
> >
> > > muslim in suffer <musliminsuffer@> wrote:
> > > Inilah Fatwa Gila: Wanita Bersuami
> > > Boleh Nikah Mutah dengan Lelaki Lain
> > > dan Dijanjikan Pahala *Pelacuran
> > > dengan nama nikah mutah itu meneruskan
> > > ajaran nabi palsu Majusi
> > > bernama Mazdak*
> >
> > Praktek pelacuran bisa menggunakan berbagai macam nama seperti nikah
> > mutah, nikah siri, nikah poligamy, bahkan juga bisa pakai nama pesantren
> > dan pengajian seperti yang dilakukan KH. Zainuddin MZ terhadap muridnya
> > yang masih dibawah umur Aida Saskia !!!
> >
> > http://www.youtube.com/watch?v=1OYNdfXt4cg
> >
> >
> > http://www.resep.web.id/berita/aida-saskia-perempuan-selingkuhan-kh-zainuddin-mz.htm
> >
> > Ciri praktek pelacuran adalah menyetubuhi banyak wanita yang bisa termasuk
> > menyetubuhi 72 bidadari.  Entah dibayar pake dollar, bayar pake rumah, atau
> > dibayar pake alQuran tetap kita namakan pelacuran.
> >
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
> >  
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke