Kawin mutah itu sebagai senjata Syiah agar para pemuda tertarik Syiah. Paulus Anak Wedus.
--- In [email protected], Muskitawati <muskitawati@...> wrote: > > Umat Islam sering ter-pecah2 dalam mempraktekkan agamanya, ada ulama yang > menyatakan nikah Muta aseli diwahyukan Allah kepada Muhammad, tapi ada juga > ulama yang menolaknya. Jadi dalam pemahaman ini semua pihak ada benarnya, > karena mereka yang menerima nikah Muta sebagai wahyu Allah dikarenakan memang > ada ayatnya didalam alQuran yang diyakininya, sebaliknya mereka yang menolak > hal ini juga tidak salah karena mereka telah menghapuskan ayat ini dari dalam > alQurannya. > > Jadi tergantung alQuran yang mana seorang ulama atau seorang muslimin yang > mau mengimaninya, pilihan tetap tersedia dan Allah menghargai pilihan umatnya > tanpa mem-beda2kan mana pilihan yang paling baik atau pilihan mana yang > paling buruk. > > Pelacuran itu hanyalah sebuah kegiatan transaksi entertainment atau hiburan > antara manusia perempuan dan laki2. Kegiatan ini bisa dikamuflase dengan > berbagai macam sebutan yang tidak memberi konotasi buruk, seperti Poligamy, > nikah muta, tourisme, night club, Gym, Theater, Pesantren, Pengajian, Sekolah > Minggu, dlsb. > > Kadang2 ada juga yang menyanggah, bahwa pesantren dan pengajian bukan > merupakan tempat pelacuran, tetapi itulah kenyataannya, karena praktek > pelacuran bisa berlangsung dimana sama dengan praktek jual beli barang loak > yang transaksinya bisa dilakukan di gereja atau di parkiran mobil sekalipun. > > Jadi termasuk pesantren dan pengajian yang dibangun khusus untuk pelacuran > dengan samaran sebagai pesantren atau pengajian agar tidak mencurigakan > aparat ataupun para isteri dirumah. Tengoklah uztad kondang KH. Zainuddin MZ > yang membuka pengajian khusus untuk praktek pelacuran dimana murid2 > pengajiannya yang perempuan tidak satupun yang tidak mengalami curahan > syahwat hamba Allah ini. Untuk menjadi murid inipun harus melalui seleksi > yang ketat. > > Bahkan gereja pun tidak luput untuk dijadikan tempat transaksi pelacuran > dengan berbagai nama dan istilah yang religius se-mata2 untuk menghindari > rasa segan, malu, atau takut dari para langganan2 yang ingin mengunjunginya. > > > muslim in suffer <musliminsuffer@> wrote: > > Inilah Fatwa Gila: Wanita Bersuami > > Boleh Nikah Mutah dengan Lelaki Lain > > dan Dijanjikan Pahala *Pelacuran > > dengan nama nikah mutah itu meneruskan > > ajaran nabi palsu Majusi > > bernama Mazdak* > > > Praktek pelacuran bisa menggunakan berbagai macam nama seperti nikah mutah, > nikah siri, nikah poligamy, bahkan juga bisa pakai nama pesantren dan > pengajian seperti yang dilakukan KH. Zainuddin MZ terhadap muridnya yang > masih dibawah umur Aida Saskia !!! > > http://www.youtube.com/watch?v=1OYNdfXt4cg > > http://www.resep.web.id/berita/aida-saskia-perempuan-selingkuhan-kh-zainuddin-mz.htm > > Ciri praktek pelacuran adalah menyetubuhi banyak wanita yang bisa termasuk > menyetubuhi 72 bidadari. Entah dibayar pake dollar, bayar pake rumah, atau > dibayar pake alQuran tetap kita namakan pelacuran. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
