Ah, jadi heri latief nggk bisa bantah bahwa van Mook memang telah
menginginkan Indonesia merdeka sejak tahun 1917...

Karena itu adalah fakta.

Fakta yang ditutup-tutupi oleh pendukung kolaboarator fascist Jepang
Soekarno, yang adalah juga penjual seperempat juta romusha kepada
fascist Jepang dan yang kemudian membunuh kecambah demokrasi dan
menjadi diktator pertama Indonesia.


--- In [email protected], heri latief <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> kawan2 pemerhati indonesia, 
>    
>   bacalah berita di bawah ini. 
>    
>   kawan2 kita di indonesia sedang aktif menuntut keadilan. dukunglah
kawan2 kita di indonesia. lupakan sejenak soal hondje-nya van mook,
ada persoalan yg lebih urgent, di indonesia jutaan orang tertindas,
miskin dan sengsara.
>    
>   terima kasih atas perhatiannya.
>    
>   salam, heri latief
>   amsterdam
>    
>   --- In [EMAIL PROTECTED], "HKSIS" <SADAR@> wrote:
>    
>   KOMPAS - Jumat, 07 September 2007
> 
> Peringatan 3 Tahun
> Munir tentang Manusia dan Kemanusiaan
> 
> 
> B Josie Susilo Hardianto
> 
> Apakah manusia sehingga ia diperhatikan? Sejauh mana manusia begitu
> penting di hadapan Allah, penciptanya?
> 
> Jumat, 7 September 2007, tepat tiga tahun Munir meninggal. Ia tewas di
> dalam pesawat Garuda yang membawanya menuju Belanda untuk studi lanjut.
> Laporan forensik menyebutkan, ia meninggal karena racun. Penyidikan
terus
> dilakukan dan proses pengadilan atas kasus itu tengah berjalan meskipun
> dibayang-bayangi ketidakjelasan apakah semua yang bertanggung jawab atas
> kematiannya akan dihukum.
> 
> Aktivis hak asasi manusia, Panda Nababan, dalam jumpa pers di Kantor
> Kontras, Rabu (5/9), mengatakan, kita selayaknya bersyukur Allah
> menghadirkan Munir yang sebagian hidupnya diabdikan kepada korban
> pelanggaran hak asasi manusia. Posisi yang dipilih dan kehadirannya
> mengingatkan semua tentang Allah yang berpihak kepada yang lemah dan
> disisihkan, teraniaya dan tidak dipedulikan, yang papa dan sengsara
karena
> ketidakadilan.
> 
> Kerelaan dan kesetiaannya bersekawan pada korban menjadi gugatan atas
> struktur kekuasaan yang sering melalaikan manusia dan kemanusiaan.
Pada sisi
> lain, Munir hadir sebagai bentuk nyata dari wujud kepedulian dan
> keberpihakan kepada warga yang seharusnya merupakan bagian dari tanggung
> jawab moral dan etis dari tindakan politik negara.
> 
> Manusia didudukkan pada posisi mulia, dihormati sebagaimana setiap
> manusia menghormati diri mereka sendiri. Sikap yang dipilihnya itu, bagi
> para aktivis hak asasi manusia di Indonesia, dinilai sebagai jawaban
kunci
> Munir dalam menentang kekerasan yang adalah bentuk antikemanusiaan.
> 
> Pada titik itu, Munir direfleksikan tengah membangun transendensi diri
> dalam melihat manusia dan kemanusiaan. Spiritualitas yang digulati
Munir,
> menurut rekan sejawatnya, Usman Hamid, dilaluinya dalam pergulatan
yang tak
> sederhana.
> 
> Munir pernah mengalami fase "militan" dalam beragama. Namun, dalam
> masa berikutnya, sikapnya itu berkembang. "Menolong orang bukan
semata-mata
> karena itu ajaran agama, tetapi menolong adalah menolong karena mereka
> adalah sesama," kata Usman menirukan Munir.
> 
> Sikapnya melampaui sekat formalitas agama. Ia menyentuh orang langsung
> dalam semua bentuk aslinya. Bagi Usman, Munir mampu mengaktualisasikan
> imannya dalam konteks hidup sehari-hari dan dalam setiap pilihannya.
Munir
> mampu membawakan Islam sebagai rahmat bagi semua.
> 
> Sikap dan pemikiran Munir itulah yang juga merasuki rekan- rekannya
> saat ini sehingga dalam peringatan tiga tahun Munir mereka menggelar
Munir
> Memorial Lecture bertajuk "Teologi Kemanusiaan Menuju Keadilan
Universal" di
> Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.
> 
> Dalam kuliah yang digelar Kamis (6/9) malam itu, Prof Dr Komaruddin
> Hidayat mengatakan, Indonesia adalah bangsa yang tengah menjadi.
Kasus Munir
> merupakan batu uji dari pembentukan bangsa itu. Gagal tidaknya Indonesia
> menyelesaikan kasus itu dan merefleksikannya demi masa depan
merupakan batu
> uji dari pembentukan bangsa itu.
> 
> Mengapa? Karena pembunuhan Munir, ungkap Komaruddin, bukan persoalan
> personal, tetapi pembunuhan itu merupakan kejahatan terhadap
kemanusiaan.
> Hadir juga dalam kuliah itu Prof Dr Soetandyo Wignyosoebroto dan Budhy
> Munawar- Rachman.
> 
> Hak hidup
> 
> Pembantu Dekan III Fakultas Syariah UIN, Yayan Sophian, mengatakan,
> dalam kuliah itu dibahas pandangan Islam tentang hak asasi manusia.
Menurut
> dia, Islam tidak menentang hak asasi manusia. Refleksi bahwa Allah
> menghormati dan memuliakan manusia merupakan dasar sikap beriman
untuk juga
> menghormati manusia.
> 
> Sikap Munir dapat dinilai sebagai aktualisasi hidup beriman itu.
> Pilihannya merupakan upaya membangun harapan di tengah kenestapaan dan
> deraan kekerasan penguasa. Penghormatan terhadap hak hidup seseorang
yang
> sedemikian dihormati Allah merupakan bagian integral dari ajaran dan
sikap
> beriman. Di situlah peringatan tiga tahun kematian Munir memperoleh
> dimensinya yang lain.
> 
> 
> 
> Demo "Munir" Padati Jakarta Hari Ini
> Jum'at, 07 September 2007 | 07:17 WIB
> 
> TEMPO Interaktif, Jakarta:Tiga aksi unjuk rasa menyikapi kematian Munir
> direncanakan berlangsung hari ini. Selain dua unjuk rasa yang saling
> bertentangan menyikapi kematian aktivis hak asasi manusia tersebut,
salah
> satu komunitas akan menyuguhkan pentas teater.
> 
> Informasi tersebut disampaikan oleh pusat pengaturan lalu lintas
(Traffic
> management Center--TMC) kepolisian daerah metro Jakarta raya. Data dari
> Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya
menyatakan
> beberapa aksi unjuk rasa tersebut digawangi 50 hingga 300 orang.
> 
> Namun sebelum aksi "Munir", pada pagi hari jalanan di kawasan Kemayoran
> Jakarta Pusat akan terlebih dahulu dipadati lautan massa. Sekitar pukul
> 08.00 Wib, Serikat Pekerja PT Angkasa Pura akan berunjuk rasa di Kantor
> Angkasa Pura Kota Baru Bandar Kemayoran Jakarta Pusat, untuk meminta
> Direktur Personalia PT.API Mundur dari jabatannya. Massa diperkirakan
> berjumlah 250 Orang.
> 
> Barulah pada pukul 13.00 WIB, 300 massa dari KONTRAS akan menggelar
aksi di
> Kantor Badan Intelijen Negara Jl. Kalibata Jakarta selatan. Selain
di kantor
> BIN, aksi mereka lanjutkan ke Depan Istana Negara Jl. Merdeka Utara
Jakarta
> Pusat, dalam rangka meminta penyelesaian kasus meninggalnya Munir .
> 
> Aksi yang KONTRAS dikantor BIN rupanya akan disikapi berlawanan oleh
Forum
> Betawi Rempug (FBR). Pukul 13.00 WIB, FBR akan menyikapi unjuk rasa
KONTRAS
> di kantor BIN.
> 
> Tak cukup dua aksi tersebut, komite solidaritas untuk Munir (KASUM)
> menggelar Pementasan Theatre Refleksi 3 tahun kematian munir di Tugu
> Proklamasi Jl. Proklamasi Jakarta Pusat. Pentas yang berjalan
sekitar pukul
> 19.30 WIB tersebut diawaki 300 orang massa.
> 
> FERY FIRMANSYAH
> 
> SUARA PEMBARUAN DAILY
>
--------------------------------------------------------------------------------
> 
> Hubungan Masyarakat dan Komnas HAM Agak Jauh
> 
> 
> [JAKARTA] Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)
Ifdhal Kasim
> menyatakan akan memperbaiki sistem pelayanan pengaduan guna memulihkan
> kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut. Selain itu, akan
dilakukan
> pembenahan-pembenahan karena selama ini Komnas HAM terkesan jauh dari
> masyarakat.
> 
> "Selama ini hubungan masyarakat dan Komnas HAM agak jauh. Ini yang perlu
> diubah agar kita dipercaya kembali. Ini prioritas kami dua tahun ke
depan.
> Kita akan lakukan quick respon dan melakukan evaluasi," kata Ifdhal,
usai
> terpilih sebagai Ketua Komnas HAM di Jakarta, Rabu (5/9).
> 
> Dikatakan, pembenahan internal akan dilakukan dengan konsolidasi tingkat
> staf dan sekretariat Komnas HAM. Konsolidasi eksternal juga akan
dilakukan
> seperti pembenahan pengaduan masyarakat atau korban ke pihak Komnas HAM.
> Untuk itu, Komnas HAM juga akan menambah kantor perwakilan daerah
yang baru
> di NTB dan Riau serta melakukan revitalisasi kantor wilayah yang
sudah ada
> seperti di Aceh, Pontianak, Padang, Papua, Ambon dan Palu.
Diharapkan kantor
> wilayah itu bisa langsung menerima pengaduan masyarakat sehingga tidak
> langsung ke Jakarta.
> 
> Saat disinggung apakah berani melakukan pemanggilan terhadap oknum
pelanggar
> HAM, mantan Direktur Eksekutif Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat
(Elsam)
> ini mengaku tidak akan tebang pilih. "Saya kira untuk kepentingan semua
> pihak siapa saja bisa dipanggil termasuk militer," ujarnya.
> 
> Dalam kesempatan itu, Ifdhal juga mengomentari kasus Munir dimana
seluruh
> jajaran Komnas HAM akan lebih mendalami kasus pembunuhan aktivis HAM
> tersebut. Komnas HAM berjanji akan terus mengikuti perkembangannya sebab
> kini masih dalam persidangan peninjauan kembali (PK). Salah satu upaya
> tersebut adalah dengan cara membentuk opini.
> 
> "Ini kami akan coba apa yang bisa kami lakukan. Karena berdasarkan UU
> 39/1999 tentang HAM, Komnas HAM punya semacam power untuk memberi opini
> terhadap jalannya kasus yang berdimensi HAM. Jadi peluang ini yang kami
> coba," ujarnya.
> 
> Seperti diberitakan SP (Rabu, 5/9), sejumlah program mendesak akan
ditangani
> Komnas HAM seperti kasus Lumpur Lapindo-Sidoarjo,
Talangsari-Lampung, Alas
> Telogo-Pasuruan dan juga kasus Munir serta menindaklanjuti kasus orang
> hilang yang masih terhambat di Kejakasaan Agung.
> 
> Ifdal terpilih menjadi Ketua Komnas HAM menggantikan Abdul Hakim Garuda
> Nusantara. Jabatan tersebut akan dipegangnya selama 2,5 tahun yaitu
> September 2007 hingga Maret 2010. Sementara itu untuk Wakil Ketua
Internal
> Komnas HAM dijabat oleh M Ridha, setelah mengantongi sembilan suara.
M Ridha
> mengalahkan dua kandidat lain, yakni Hesti Armi Wulan dan HM Kabul yang
> masing-masing mendapat satu suara. Untuk Wakil Ketua Eksternal
Komnas HAM
> terpilih Hesti Armi Wulan yang mendapatkan delapan suara mengalahkan HM
> Kabul dan Abdul Munir Mulkhan. [E-5]
> 
> 
> 
>
--------------------------------------------------------------------------------
> Last modified: 6/9/07
> 
> 
> 
> 
> 
>       
> [EMAIL PROTECTED]
> milisgrup opini alternatif
> 
>   
> http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/
> penerbit buku sejarah alternatif
> 
>   
> http://progind.net/
> kolektif info coup d'etat 65: kebenaran untuk keadilan
> 
>   http://herilatief.wordpress.com/
> 
> 
> 
> 
>        
> ---------------------------------
> Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel. 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke