Menurut Arabnya sendiri mah, mbuh. Tapi di kalangan mereka yang berkecimpung di dunia keislaman, ratarata bilang setelah tigakali terperangah barulah kita engah bahwa yang "diiqra" ya terutama apa-apa yang ditulis dengan kalam ilahi; apa-apa yang diajarkan melalui kalam ilahi. Seperti, siang-malam, hidup-mati, maupun yang semikro lingga-yoni dst. tea, sesuai akal sing-masing. Nggak beda seperti setiap bayi yang mula-mula tumbuh sebagai duplikasi ortu / meniru sekitarnya sampe kelak bisa kencing sembari lelarian.
Di alam luas, simbol bunyinya bukan berbentuk huruf, melainkan berupa pola-pola. Pola pa'e meladeni ma'e dan sebaliknya, pola pa'e-ma'e menangani ini-itu dst, maupun pola siang-malam dlsb. Dengan membaca pola alami begini orang mengembangkan pengetahuan & kemampuan. Yang akalnya bagus bisa nyerap pengetahuan lain-lain untuk menguji pola yang dia kenal, sehingga pola yang dia bawa dari rumah bisa bermanfaat buat kelangsungan hidupnya. Berkat resapan pengetahuan, pola buruk ortu yang terekam di benak bahkan bisa diterapkan dengan penuh koreksi & penyesuaian di rumah sendiri maupun di publik. Sedangkan yang mampunya cuma mengejar 'akurasi' penerapan dari pola-pola yang dikoleksinya - entah pola yang baik apalagi yang buruk - ya bener mirip sama hewan & tumbuhan yang berpengetahuan. Mampunya cuma niru, niru, patuh, taat, dan nggak kunjung keliatan jatidirinya kecuali sebage bayang-bayang dari pola... Paling top, yang begituan itu cuma dapat predikat pelaksana syariat. Belum ngerti hakekat berdiri di atas tanah, apalagi paham makrifat menjunjung langit. Gak cukup cuma berpijak di atas tanah lantaran selalu perlu fundamen untuk bisa tegak. Alias, di mana bumi dipijak, di situ dia pegangan fundamen terus - ndak sempet junjung langit di atasnya. Rasanya saya yakin bener Leo cukup nangkep uraian pendek sual seruan iqra ini. Kalo enggak, ya Jibril aja sampe ngulang 3 kali untuk jelasinnya...:) Termasuk, seruannya nJibril yang satu ini, nah: we do what we're told we do what we're told we do what we're told told to do ~ peter gabriel Tigakali terperangah, barulah kita engah.. he..he... From: "Leo Susanto" <[EMAIL PROTECTED]> : sedap. Mnrt ngarab, seruhan Jibril itu apa? : : Saya jelas masih kelap kelip soal seruhan Jibril tsb. : : On 9/21/07, dipo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: : > : > : > Menurut versi manapun yang pernah diingat orang, kisah tentang : > kontak pertama Muhammad dengan negeri atas angin dimulai dari : > pertemuannya dengan Jibril di sebuah goa pada malam Ramadhan : > begini. Terjadi pembicaraan searah dari Jibril ke Muhammad. : > "Bacalah!". Muhammad terperangah. Tigakali terperangah barulah : > Muhammad engah. Walah...! Dia cuma bisa mikirin omongan Jibril : > selagi sekujur badannya seperti lepas kendali, semakin di luar : > kontrol dst... : > : > Sejauh yang kita ingat, komentar orang tentang fragmen tersebut : > ringkasnya begini: si buta huruf yang disuruh baca. Dengan tekanan : > pada sisi kombinasi yang cukup pahit, "baca" & "buta huruf". : > : > Ngeri, kan? Seolah satu-satunya pilot yang ada cuma tinggal stevie : > wonder... : > : > Tetapi, begitu ingatan tersebut pelan-pelan kita cermati, : > diam-diam terpikir juga, disuruh baca apaan dong si Muhammad malam : > itu - sampe menggigil & demamnya terbawa pulang? : > : > Aneka kajian dan pendapat bermunculan. Ada yang mengartikan : > Muhammad disuruh ikut kursus pemberantasan buta huruf; atas angin : > nan begok; sampai Muhammad bukan buta huruf melainkan buta simbol : > bunyi - seperti orang-orang yang akrab dengan huruf latin tapi : > samasekali buta huruf kanji, sanskrit, maupun honocoroko, dan : > sebaliknya. : > : > Nah, apa yang barusan Leo lakukan? 'Tul, baca posting yang : > topiknya menggugah ingatan, lalu berpikir, mengkajinya. : > : > Begitulah iqra yang saya tau, to read up. : > : > - : > (lebih kurang seperti itu juga yang saya minta ke duke : > seputar blues'd up) : > : > : > * When a Blind Man Cries ~ Deep P : > : > : > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
