Pigi ke tempat mak onek? Babat goreng - mmmmm.

On 10/5/08, teddysrachman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> --- In [email protected], "rezameutia" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> --- In [email protected], "teddysrachman" <teddyr@> wrote:
>> >
>> > Kesimpulannya hidup di Bandung cukup nyaman bagi orang yang punya
>> > duit. Memang terasa bahwa barang-barang tertentu harganya sudah sama
>> > dengan harga-harga barang di Sydney, tapi secara umum masih lebih
>> > murah. Kalau dikatakan kehidupan jadi semakin berat bagi yang
>> > pendapatannya dalam rupiah, tapi kenapa banyak tempat-tempat makan
>> > penuh didatangi oleh pengunjung?
>> >
>> >
>>
>>
>>
>> udah makan di resto 'the view'?
>>
>> tempatnya di dago atas, musti kesana tuh dan sebaiknya bikin
>> reservation dulu, karena selalu penuh.
>
> Saudara saya bilang tempat ini sesuai dengan namanya cuma bagus
> pemandangannya doang. Makanannya katanya enggak enak.
>
>
> ada lagi resto di jalan
>> lengkong besar, namanya lupa (seperti nama bali).  steak beef
>> wagyu-nya uenak tenan.  harganya juga terjangkau tuh.
>
> Saudara saya jadi bingung dan menurut mereka di Lengkong Besar cuma
> ada "Atmosphere" yang dalamnya banyak air mirip suasana di Bali.
> Mereka bilang steak-nya di sana 'not the real steak' dan ada yang
> lebih enak dengan harga relatif terjangkau di tempat lain. Tempat ini
> konon chef-nya lulusan Enhaii dan pernah sebelumnya kerja di Sydney.
> Kalau mau makan steak enak menurut mereka harus pergi ke tempatnya si
> Felix (Wind Chime) yang bakalan ngabisin 1 juta rupiah per porsi.
>
> Kemarin dibawa ngejajal "fashion pasta" di Dago atas punyanya orang
> Itali. Cuma makan dua pizza + dua pasta + pesto + dua lemon tea +
> mousse coklat habis sekitar Rp. 240.000,- dalam keadaan jauh dari
> kenyang. Berhubung selama ini tinggal gratis, pakai Internet dan mobil
> seenaknya maka giliran saya yang bayar pakai kartu kredit. Tinggal
> dihitung dalam hati, yah sekitar A$ 30.
>
> Padahal sebelumnya saya dan ibu saya hampir tiap hari makan lotek di
> kantin Bu Siti di jalan Cihapit yang rasanya menyaingi lotek Kalipah
> Apo dimana 2 lotek + 2 es jeruk harganya cuma Rp. 32.000,-. Babat
> goreng di kantin tersebut juga enak rasanya dan harganya sangat
> bersahabat. "Cibiuk" beberapa tahun yang lalu relatif harganya masih
> wajar, kemarin saat dicoba lagi sudah ada penurunan kualitas dan
> harganya jadi mahal.
>
>>
>> last but not least..., jangan lupa cuci mata liat neng geulis.
>>
>
> Di Bandung mah neng geulis pabalatak
> Jadi sadar setelah demikian lama sudah meninggalkan Bandung. Memang
> kadang orang tidak bisa menghargai apa-apa yang ada dekat disekitar
> dan baru sadar setelah pergi jauh.
>
>
>> "eta saha anu acuk beureum
>> kulit bodas, pipi koneng irung mancung
>> geulis teuing"
>>
>>
>>
>> ====
>>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

-- 
Sent from my mobile device

------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke