@Grepret seperti halnya bangsanya baca salah-salah lalu diamplify.
Disarankan baca pelan-pelan malah ketawa. (Sendirian?)

--- In [email protected], "great.pretender2000"
<great.pretender2...@...> wrote:
>
> Hahahaha... Manusia berasal dari Sperma, bukan air yang terpancar dari
> Tulang sulbi kata si Mamad SAW :D
>
> gp
>
> On 10/12/10, ndeboost rambitese...@... wrote:
> >
> >
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/04/070413_marrosperm.sht\
\
> > ml
> >
<http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/04/070413_marrosperm.sh\
\
> > tml>
> > 13 April, 2007 - Published 08:52 GMT
> >
> >
> >
> > Sperma dari sumsum manusia
> >
> > Tim ilmuwan di Jerman mengatakan, mereka berhasil menciptakan sel
sperma
> > belum matang dari sampel sumsum tulang manusia.
> >
> > Jika sel tersebut bisa dikembangkan menjadi sperma yang berkembang
> > penuh, seperti yang akan diupayakan peneliti dalam masa lima tahun
ke
> > depan, sel itu bisa dipergunakan dalam perawatan fertilitas.
> >
> > Namun, para pakar memperingatkan temuan dari penelitian di Jerman
agar
> > ditafsirkan secara hati-hati pada tahap sangat awal ini.
> >
> > Dan, rancangan undang-undang baru akan melarang penggunaan sel
semacam
> > ini dalam perawatan fertilitas di Inggris.
> >
> > Buku Putih tentang fertilitas yang diterbitkan pemerintah Inggris
> > mengusulkan pelarangan penggunaan sperma atau sel telur yang
diciptakan
> > secara buatan dalam reproduksi dengan bantuan teknologi (assisted
> > reproduction).
> >
> > Peneliti dari Universitas Göttingen, dan Münster and Fakultas
> > Kedokteran Hannover mengisolasi sel tunas dewasa - sel yang memiliki
> > kemampuan untuk menjadi berbagai jenis jaringan di dalam tubuh -
dari
> > sampel sumsum tulang yang diambil dari relawan pria.
> >
> > Sel spermatagonial
> >
> > Biasanya, sel tunas dari sumsum tulang akan berkembang menjadi
beragam
> > jenis sel dalam jaringan otot.
> >
> > Namun, tim peneliti merangsang sejumlah kecil sel itu agar
berkembang
> > menjadi sel yang tampaknya merupakan sel spermatagonial. Sel ini
> > ditemukan di testis atau buah pelir yang biasanya kemudian berubah
> > menjadi sel sperma matang.
> >
> > Ini merupakan sel spermatagonial manusia pertama dibuat secara
> > artifisial dengan cara ini.
> >
> > Dan, peneliti utama Profesor Karim Nayernia, yang kini bertugas di
> > North-east England Stem Cell Institute yang berpusat di Centre for
Life
> > di Newcastle, Inggris mengatakan, dia mengharapkan penyelidikannya
akan
> > mengantarkan dia mungkin kelak bisa merawat pria muda yang menjadi
> > mandul akibat khemoterapi.
> >
> > Dia mengatakan: "Kami sangat bersemangat dengan temuan ini."
> >
> > "Tujuan kami berikutnya adalah melihat apakah kita bisa membuat sel
> > spermatagonial berkembang menjadi sperma matang di laboratorium dan
ini
> > mungkin akan memakan waktu percobaan tiga hingga lima tahun,"
tambahnya.
> >
> > Dia mengakui, ketentuan hukum mungkin akan menjadi ganjalan.
> >
> > Profesor Harry Moore dari Psuat untuk Biologi Sel Tunas di
University of
> > Sheffield, London mengatakan: "Temuan ini menarik, tapi perlu sangat
> > berhati-hati soal interpretasinya.
> >
> > Perubahan jenis sel tunas yang teramati oleh tim peneliti, dari
pra-otot
> > menjadi sel pra-reproduktif, dikenal sebagai trans-diferensiasi.
> >
> > Dan, Profesor Moore mengatakan, hampir semua pengamatan serupa
terhadap
> > trans-diferensiasi pada sel tunas dewasa belum dikukuhkan ketika
diuji
> > secara seksama, sebab hasilnya mungkin menyesatkan.
> >
> > Dia mengatakan: "Ini merupakan bidang yang berkembang pesat, tapi
kita
> > masih bertahun-tahun jauhnya dari pengembangan terapi untuk
kemandulan
> > dengan teknik semacam ini."
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke