Alternatif apa Ndeboost? Ayat anda menjadi benar ketika para ilmuwan di Hannover itu menemukan bahwa sperma bisa berasal dari tulang? Begitu?
Anda pernah membaca "stem-cell" belum? Bacalah "stem-cell" dulu, baru cuap-cuap. Semua sel tubuh manusia, dari ujung rambut sampai ujung kaki bisa berfungsi sebagai sel tunas atau stem cell bila digabungkan dengan ovum karena tiap-tiap sel tersebut mengandung DNA dan RNA dengan rangkaian identik sehingga masing-masing dapat berpotensi untuk berkembang menjadi organ tubuh. Contohnya sel rambut atau sel kulit yang DNA nya diambil lalu digabungkan dengan ovum, sel tersebut dapat berkembang biak menjadi organ tertentu meskipun saat ini ilmuwan belum dapat memberi "perintah" bagi sel tersebut untuk berkembang menjadi satu organ khusus yang diinginkan. Nah, jadi mencocok-cocokan ayat anda dengan penemuan "Stem-Cell" adalah sungguh suatu LELUCON. Andalah yang harus membaca kembali dengan perlahan ayat tersebut, disana tertulis dengan jelas "DARI ANTARA" tulang dada dan tulang sulbi. Kata "DARI ANTARA" berarti menyebut LOKASI, yaitu antara tulang dada dan tulang sulbi, tak lain tak bukan adalah RONGGA PERUT! Sudah saya jelaskan berulangkali bahkan saya postingkan anatomi panggul manusia, adakah TESTIS di RONGGA PERUT? TIDAK ADA ! TESTIS ada DILUAR rongga perut, menggantung dibawah diselangkangan! Kalau ayat anda berasal dari Allah, apa sulitnya menyebut TESTIS dalam bahasa ARAB sebagai tempat produksi sperma? Tidak usah muter-muter! --- In [email protected], "ndeboost" <rambitese...@...> wrote: > > nT tuh berfikir kek pakai kacamata kuda. Ga bisa ngeliat > alternatif meski sudah dipaparkan penemuannya. > Dan paparan sekarang ini sdh disampaikan Al Qur'an sekian > ratus tahun yl. > > Atau nT memang kuda? > > --- In [email protected], "great.pretender2000" <great.pretender2000@> > wrote: > > > > Hahahah di ayat milik muslim air terpancar koq..... goblok bgt tu nabi :D > > Sperma ya berasal dari testis.. bukan tulang :D > > > > On 10/12/10, ndeboost <rambitesemak@> wrote: > > > @Grepret seperti halnya bangsanya baca salah-salah lalu diamplify. > > > Disarankan baca pelan-pelan malah ketawa. (Sendirian?) > > > > > > --- In [email protected], "great.pretender2000" > > > <great.pretender2000@> wrote: > > >> > > >> Hahahaha... Manusia berasal dari Sperma, bukan air yang terpancar dari > > >> Tulang sulbi kata si Mamad SAW :D > > >> > > >> gp > > >> > > >> On 10/12/10, ndeboost rambitesemak@ wrote: > > >> > > > >> > > > > http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/04/070413_marrosperm.sht\ > > > \ > > >> > ml > > >> > > > > <http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/04/070413_marrosperm.sh\ > > > \ > > >> > tml> > > >> > 13 April, 2007 - Published 08:52 GMT > > >> > > > >> > > > >> > > > >> > Sperma dari sumsum manusia > > >> > > > >> > Tim ilmuwan di Jerman mengatakan, mereka berhasil menciptakan sel > > > sperma > > >> > belum matang dari sampel sumsum tulang manusia. > > >> > > > >> > Jika sel tersebut bisa dikembangkan menjadi sperma yang berkembang > > >> > penuh, seperti yang akan diupayakan peneliti dalam masa lima tahun > > > ke > > >> > depan, sel itu bisa dipergunakan dalam perawatan fertilitas. > > >> > > > >> > Namun, para pakar memperingatkan temuan dari penelitian di Jerman > > > agar > > >> > ditafsirkan secara hati-hati pada tahap sangat awal ini. > > >> > > > >> > Dan, rancangan undang-undang baru akan melarang penggunaan sel > > > semacam > > >> > ini dalam perawatan fertilitas di Inggris. > > >> > > > >> > Buku Putih tentang fertilitas yang diterbitkan pemerintah Inggris > > >> > mengusulkan pelarangan penggunaan sperma atau sel telur yang > > > diciptakan > > >> > secara buatan dalam reproduksi dengan bantuan teknologi (assisted > > >> > reproduction). > > >> > > > >> > Peneliti dari Universitas Göttingen, dan Münster and Fakultas > > >> > Kedokteran Hannover mengisolasi sel tunas dewasa - sel yang memiliki > > >> > kemampuan untuk menjadi berbagai jenis jaringan di dalam tubuh - > > > dari > > >> > sampel sumsum tulang yang diambil dari relawan pria. > > >> > > > >> > Sel spermatagonial > > >> > > > >> > Biasanya, sel tunas dari sumsum tulang akan berkembang menjadi > > > beragam > > >> > jenis sel dalam jaringan otot. > > >> > > > >> > Namun, tim peneliti merangsang sejumlah kecil sel itu agar > > > berkembang > > >> > menjadi sel yang tampaknya merupakan sel spermatagonial. Sel ini > > >> > ditemukan di testis atau buah pelir yang biasanya kemudian berubah > > >> > menjadi sel sperma matang. > > >> > > > >> > Ini merupakan sel spermatagonial manusia pertama dibuat secara > > >> > artifisial dengan cara ini. > > >> > > > >> > Dan, peneliti utama Profesor Karim Nayernia, yang kini bertugas di > > >> > North-east England Stem Cell Institute yang berpusat di Centre for > > > Life > > >> > di Newcastle, Inggris mengatakan, dia mengharapkan penyelidikannya > > > akan > > >> > mengantarkan dia mungkin kelak bisa merawat pria muda yang menjadi > > >> > mandul akibat khemoterapi. > > >> > > > >> > Dia mengatakan: "Kami sangat bersemangat dengan temuan ini." > > >> > > > >> > "Tujuan kami berikutnya adalah melihat apakah kita bisa membuat sel > > >> > spermatagonial berkembang menjadi sperma matang di laboratorium dan > > > ini > > >> > mungkin akan memakan waktu percobaan tiga hingga lima tahun," > > > tambahnya. > > >> > > > >> > Dia mengakui, ketentuan hukum mungkin akan menjadi ganjalan. > > >> > > > >> > Profesor Harry Moore dari Psuat untuk Biologi Sel Tunas di > > > University of > > >> > Sheffield, London mengatakan: "Temuan ini menarik, tapi perlu sangat > > >> > berhati-hati soal interpretasinya. > > >> > > > >> > Perubahan jenis sel tunas yang teramati oleh tim peneliti, dari > > > pra-otot > > >> > menjadi sel pra-reproduktif, dikenal sebagai trans-diferensiasi. > > >> > > > >> > Dan, Profesor Moore mengatakan, hampir semua pengamatan serupa > > > terhadap > > >> > trans-diferensiasi pada sel tunas dewasa belum dikukuhkan ketika > > > diuji > > >> > secara seksama, sebab hasilnya mungkin menyesatkan. > > >> > > > >> > Dia mengatakan: "Ini merupakan bidang yang berkembang pesat, tapi > > > kita > > >> > masih bertahun-tahun jauhnya dari pengembangan terapi untuk > > > kemandulan > > >> > dengan teknik semacam ini." > > >> > > > >> > > > >> > > > >> > [Non-text portions of this message have been removed] > > >> > > > >> > > > >> > > > > > > > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
