Bukan cuma itu, Kerajaan Belanda juga menjaga keterbelakangan 
rakyatnya sendiri supaya tetap jadi gembel. 

--- Scheherazade Scheher <scheherazade2...@...> wrote:

> Sehingga kita bisa memastikan pengaliran sumber kekayaan dan 
> keuntungan dalam jumlah besar ke negeri penguasa kolonial, dan 
> meninggalkan kesengsaraan luar biasa bagi rakyat di negeri 
> jajahan.Hingga tahun 1958, hampir 80% dari hasil-hasil perkebunan 
> Indonesia yang mengalir ke Eropa ditampung oleh pedagang-pedagang 
> Belanda di Amsterdam atau Rotterdam. Kemudian, sampai akhir tahun 
> 1957, sebagian besar perekonomian Indonesia masih dikuasai oleh 
> modal BelandaNegara penjajah perlu menjaga K E T E R B E L A K A N 
> G A N bekas kolonisebagai sebuah prasyarat untuk menciptakan 
> ketergantungan setelah perpisahan. Bahkan pembuatan produk seperti 
> paku&penitipun dilarang oleh penguasa kolonial, demi untuk menjaga 
> kesetiaan dan ketergantungan terhadap keunggulan negeri penjajah. 
> Ini menghasilkan sebuah dua sisi mata uang yang sangat berbeda; 
> Negara kolonial menjadi sangat makmur karena proses akumulasi 
> primitive, sedangkan Negara jajahan terlampau sangat miskin karena
> segala kepunyaannya telah dirampas.Seperti sekarang ini, Kita, 
> bangsa Indonesia, dipaksa menjadi spesialis ekspor bahan mentah 
> untuk menghidupi industry negeri-negeri maju. Sedangkan Negara 
> imperialis enggan, bahkan menolak untuk memberikan teknologi dan 
> menghambat kita untuk menciptakan industry olahan bahan mentah. 
> Akibatnya, kemiskinan tetap mencekik leher petani, buruh upahan, 
> dan kapitalis kecil di dalam negeri, karena hasil bumi dan kekayaan 
> alam tidak menciptkan nilai tambah.
> --- ajeg <ajegil...@...> wrote:
> 
> > Khusus untuk penjajah Belanda bahkan setelah PD-II 
> > masih harus dibantu Indonesia dengan jumlah lebih besar 
> > dibanding bantuan Marshall Plan untuk Belanda. 
> > 
> > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/261266






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke