Jesus seminar itu bukti bahwa FURQAN memang wahyu,sebab 14 abad yang lalu sudah bilang:Alkitab sudah kecampuran tangan uwong.Sebab Nabi saya buta huruf dan gak punya Injil kok tahu.
Shalom, Tawangalun. --- In [email protected], "Jusfiq" <kesayangan.allah@...> wrote: > > Kibulan dan omong kosong serta pameran kedunguan seperti anda tulis dibawah > ini hanyalah sia-ska saja, Tawang. > > "Great pretender" dan "sebuah kenyataan" sudah membuktikan dengan telak bahwa > buku taik anjng al-Mushaf yagn anda jadikan kitab suci itu TIDAK berisi wahy > allah. > > Game over. > > Diskusi sudah selesai. > > > Nah sekarang ucapkanlah terima kasih kepada kafir seperti "great pretender" > dan "sebuah enyataan" itu yang telah berhasil menunjukkan kebenaran yang > tidak bisa anda bantah itu. > > Selanjutnya ikutilah contoh yang diberikan Wawan: injak-injaklah buku taik > anjing al-Mushaf itu dihadapan keluarga anda. > > Lebih bagus lagi bila anda ajak keluarga anda, termasuak merdtua anda yang > bangsat tukng kibul itu untuk rame-rame meludahi buku taik anjing itu. > > Lalu mengencinginya bersama-sama. > > Lantas memberakinya bareng. > > Kemudian membuangnya ke Laut Jawa atau kekawah Gunung Merapi. > > > > > > --- In [email protected], "Tawangalun" <tawangalun@> wrote: > > > > Kalau Injil kan memang tertulis nama pengarangnya yg notabene adalah > > uwong,ada Markus,matius,Lukas.Furqan pengarangnya blank soale memang > > Allah.Biarlah Allah sendiri yg mengedit.Manual dari Toyota biarlah Toyota > > yg mengedit,jangan Suzuki,kira2 begitulah. > > > > Shalom, > > Tawangalun. > > > > > > --- In [email protected], "widura" <a.widura@> wrote: > > > > > > Ah, kirain ente juga mau mengkritisi furqan...seperti orang kristen > > > mengkritisi bible...taunya ngga .... > > > -----Original Message----- > > > From: "Tawangalun" <tawangalun@> > > > Sender: [email protected] > > > Date: Mon, 21 Mar 2011 06:06:22 > > > To: <[email protected]> > > > Reply-To: [email protected] > > > Subject: [proletar] Re: Jesus Seminar. > > > > > > Nah baru tahu lu,sedangkan FURQAN sudah berani ngungkap soal Alkitab yg > > > yang tdk asli lagi pada 14 abad yang lalu.Ning sekarang merekalah justru > > > yg bilang sendiri.Jadi masalh ini clear sekarang. > > > > > > > > > "Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab > > > dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", > > > (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan > > > itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis > > > oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat > > > dari apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-Baqarah : 79) > > > > > > Gimana Nabi yg buta huruf bisa tahu adanya Alkitab yg dipalsu,dan > > > sekarang ternyata benar.Itu hanya bisa kalau wahyu.Dan Luling perlu tahu > > > itu. > > > > > > Shalom, > > > Tawangalun. > > > > > > --- In [email protected], "widura" <a.widura@> wrote: > > > > > > > > Mantapp....kresten berani mengkritisi kitabnya...apakah mereka dituduh > > > > menghujat oleh kaum mereka ?... > > > > -----Original Message----- > > > > From: "Tawangalun" <tawangalun@> > > > > Sender: [email protected] > > > > Date: Sun, 20 Mar 2011 23:01:34 > > > > To: <[email protected]> > > > > Reply-To: [email protected] > > > > Subject: [proletar] Jesus Seminar. > > > > > > > > JESUS SEMINAR > > > > Ha ha ha FURQAN memang benar Fiq ternyata pakar Bijbel sendiri do > > > > menyangsikan originalitas Kitabnya,nek Moslem kabeh sepakat bilang > > > > FURQAN masih original alias wantex. > > > > > > > > Shalom, > > > > Tawangalun. > > > > > > > > `Jesus Seminar' diselenggarakan atas sponsor Westar Institute di > > > > Amerika Serikat dengan maksud memperbaharui penyelidikan Yesus Sejarah > > > > tepatnya `ucapan-ucapan Yesus yang otentik.' Laporan lengkap > > > > penyelidikan ini dibukukan dalam buku berjudul `The Search for the > > > > Authentic Words of Jesus, The Five Gospels, What Did Jesus Really Say?' > > > > (1993). Pada bagian awal halaman v buku itu kita dapat melihat kemana > > > > arah nafas seminar tersebut: > > > > > > > > "Laporan ini dipersembahkan kepada Galileo Galilei yang mengubah > > > > pandangan kita mengenai surga selamanya. Thomas Jefferson yang > > > > menggunakan gunting dan memotong-motong Kitab Injil. David Friedrich > > > > Strauss yang mempelopori penyelidikan mengenai Yesus Sejarah." > > > > > > > > Seminar ini diketuai Robert W Funk, ahli Perjanjian Baru profesor pada > > > > Montana University, dan John Dominic Crossan, rahib Roma Katolik > > > > Irlandia yang terpaksa melepaskan kerahibannya karena pandangannya yang > > > > kontroversial atas Alkitab dan profesor pada De Paul University, > > > > Chicago di Amerika Serikat. Disebutkan dalam prakata buku itu bahwa > > > > buku itu disusun setelah 6 tahun kerja oleh ahli-ahli yang disebut > > > > dididik di universitas-universitas terkemuka di Eropah dan Amerika > > > > Serikat. Pertemuan pertama pada tahun 1985 diikuti 30 peserta dan > > > > dikatakan bahwa 200 orang lainnya kemudian ikut bergabung. Pertemuan > > > > diadakan dua kali setahun untuk mendiskusikan satu-persatu > > > > ucapan-ucapan Yesus yang ada dalam Alkitab. > > > > > > > > Buku itu selain berisi hasil seminar juga memuat terjemahan kitab Injil > > > > yang disebut sebagai `The Five Gospels' dengan memasukkan `Injil > > > > Thomas' sebagai Injil ke lima. Dan karena para pengikut seminar > > > > mempercayai teori Injil Markus sebagai kitab Injil tertua, maka Injil > > > > Markus diletakkan di depan kemudian disusul Injil-Injil Matius, Lukas > > > > dan Yohanes dan baru Injil Thomas. Terjemahan ini disebut sebagai `The > > > > Scholar Version' (SV) yang memberikan kesan akademik, dan yang dianggap > > > > merupakan versi untuk bisa dengan mudah dimengerti oleh pembaca Amerika > > > > modern dengan versi yang dikatakan sebagai paling dekat dengan apa yang > > > > bisa didengar oleh jemaat abad pertama. Aktivitas seminar adalah: > > > > > > > > Pertama, mengumpulkan `ucapan-ucapan yang dianggap dari Yesus' dari > > > > kurun waktu 300 tahun baik dari Alkitab maupun dari sumber-sumber kuno > > > > yang mungkin dikumpulkan. Ucapan-ucapan yang berjumlah sekitar 1500 itu > > > > kemudian dibagi dalam 4 kategori, yaitu perumpamaan, aforisme, > > > > percakapan, dan cerita yang mengandung ucapan Yesus. Ucapan-ucapan > > > > lebih pendek dianggap lebih asli karena orang lebih mudah mengingatnya > > > > daripada kalimat-kalimat panjang yang mungkin disusun kemudian dan > > > > sudah berkembang dan dibumbui. > > > > > > > > Kedua, kemudian dilakukan pemungutan suara (voting) oleh yang hadir > > > > untuk menentukan keaslian ucapan itu. Dalam penentuan keaslian itu > > > > tersedia empat pilihan, yaitu yang dianggap ucapan Yesus yang: > > > > > > > > (1) Asli diberi warna merah, yaitu yang dianggap ucapan Yesus sendiri; > > > > > > > > (2) Mungkin Asli diberi warna merah muda, yaitu untuk menunjukkan > > > > ucapan Yesus yang masih diragukan atau telah mengalami > > > > perubahan-perubahan selama proses salinan; > > > > > > > > (3) Mungkin Tidak Asli diberi warna abu-abu, yaitu ucapan yang tidak > > > > diucapkan oleh Yesus tetapi mengandung gagasan Yesus; dan > > > > > > > > (4) Tidak Asli diberi warna hitam, yaitu ucapan yang dianggap bukan > > > > dari Yesus dan ditulis pengikutnya atau musuhnya. > > > > > > > > Ucapan-ucapan itu disusun untuk merekonstruksikan sejarah kehidupan > > > > Yesus. Selain itu, Jesus Seminar mencoba untuk memperjelas pemisahan > > > > antara `Yesus Sejarah' dan `Yesus Iman,' termasuk di dalamnya mengenai > > > > Inspirasi dan ketidak bersalahan (Inerrancy) Alkitab dan pembedaan > > > > Yesus (ke-manusia-an) dari Kristus (ke-Tuhan-an), dan beberapa masalah > > > > dibahas seperti sumber-sumber dan hubungan antar kitab Injil, tempat > > > > Injil Thomas sebagai Injil ke Lima, dan soal tradisi ucapan Yesus. > > > > > > > > Yang menarik dari metodologi penyimpulan yang digunakan adalah cara > > > > voting, dengan kata lain kebenaran ucapan Yesus ditentukan hanya dengan > > > > pemungutan suara mayoritas `responden' puluhan peserta yang hadir. > > > > Hanya beberapa puluh orang yang menentukan mana ucapan Yesus dalam > > > > kitab-kitab Injil itu yang dapat dikata asli, mungkin asli, mungkin > > > > tidak asli, dan tidak asli. Dari komposisi responden dan angket > > > > demikian jangan heran kalau keluar kesimpulan bahwa '82 persen ucapan > > > > dalam kitab-kitab Injil bukan ucapan Yesus. ` menarik pula melihat > > > > hasil-hasil angket tersebut. > > > > > > > > Dalam `Injil Markus' yang dianggap sumber Matius dan Lukas, hanya ada > > > > satu yang dianggap ucapan asli Yesus (12:17), padahal `Injil Matius` > > > > ada 5 ayat atau kumpulan ayat yang dianggap asli diucapkan oleh Yesus > > > > (5:39-42,44; 6:9;13:33; 20:1-15) dan dalam `Injil Lukas' malah ada 7 > > > > ayat atau kumpulan ayat yang dianggap asli diucapkan oleh Yesus > > > > (6:20-21,27,29-30; 10:30-35;11:2;13:20). Jadi jangan heran kalau > > > > `Kotbah di Bukit' (Matius 5-7) hampir seluruhnya dianggap bukan ucapan > > > > Yesus (kecuali 5:39-42, dan sebagian dari 5:44, dan doa Bapa kami hanya > > > > kata `Bapa kami' dalam 6:9-lah yang diberi warna merah), lagipula ayat > > > > Matius 28:19-20 yang merupakan ayat yang berisi `Amanat Agung Tuhan > > > > Yesus' malah dianggap sama sekali tidak asli (diberi warna hitam), > > > > malah, dalam `Injil Yohanes' tidak ada yang bisa dianggap sebagai > > > > ucapan Yesus yang asli dan hanya satu yang disebut sebagai `mungkin' > > > > (4:44) yang diberi warna merah muda. > > > > > > > > Jadi motivasi dan misi Jesus Seminar jelas terlihat ditujukan untuk > > > > membungkam Yesus dan kitab-kitab Injil, Yesus tidak dianggap mengaku > > > > sebagai Mesias dan `Allah yang menjadi daging', ia tidak berbicara > > > > mengenai kedatanganNya keduakali, ia tidak menjanjikan akan mengampuni > > > > dosa, ia tidak mengkotbahkan `kotbah di bukit', dan bahkan ia tidak > > > > pernah `mengutus murid-muridnya' untuk memberitakan Injil. > > > > > > > > Yang lebih menarik lagi adalah bahwa kitab `Thomas', dari 114 fasal, > > > > hanya ada 6 ayat dalam tiga fasal (20:2-4; 54:1, dan 100:2-3) yang > > > > dianggap asli ucapan Yesus! dan ini dianggap Injil yang lebih > > > > berotoritas dan dianggap sumber kitab-kitab Injil kanonik. > > > > > > > > Dapatkah kesimpulan angket demikian diterima keabsahannya? Pembaca > > > > dapat menyimpulkannya sendiri. Yang jelas, kesimpulan demikianlah yang > > > > disebar luaskan secara terbuka di mass media tanpa ada pemeriksaan > > > > serius dari pihak mass media dan pembahasan persidangan gereja, dan > > > > hanya pembaca kritis yang mau menyelidiki apa yang ada di balik > > > > pernyataan-pernyataan itulah yang bisa mengetahui lika-liku yang > > > > dianggap `the scholars version' tersebut. Kenyataan lain adalah bahwa > > > > sekalipun mungkin memilih sama dalam voting, para peserta yang terlibat > > > > tidak selalu berfikir sama mengenai hal-hal yang dipercaya. Sebagai > > > > contoh, Crossan mengatakan bahwa `Yesus Funk' beda dengan Yesusnya, dan > > > > dalam buku `The Five Gospels' disebutkan oleh Funk mengenai Marcus Borg > > > > bahwa sepanjang sejarah seminar, Borg tidak pernah ikut voting bersama > > > > mayoritas atas setiap isu. > > > > > > > > Hal lain lagi yang perlu direnungkan adalah apa pandangan iman dan > > > > teologis yang bisa diharapkan dari seorang Paul Verhoeven sutradara > > > > film mistik `Robocop' dan film porno `Basic Instinct` dan `Showgorls' > > > > yang dengan bintang Sharon Stone pemain `Basic Instinct' sedang membuat > > > > film Yesus yang benar-benar hanya seorang manusia (seperti pemuda > > > > modern) yang di dalamnya berpacaran dengan Maria Magdalena? Makalahnya > > > > Verhoeven berjudul `Fully Human' disampaikan pada forum Jesus Seminar > > > > yang di tahun 1994 dimana pada saat yang sama Jesus Seminar > > > > menyimpulkan bahwa `Jesus tidak dilahirkan dari anak dara Maria, Yesus > > > > lahir dalam proses sebagai layaknya manusia biasa'. > > > > > > > > Disebutkan pula dalam prakatanya bahwa buku itu disusun setelah 6 tahun > > > > kerja oleh ahli-ahli yang disebut sebagai dididik di > > > > universitas-universitas terkemuka di Eropah dan Amerika Serikat. Dalam > > > > kenyataannya, kecuali Marcus Borg, Robert W. Funk dan John Dominic > > > > Crossan, umumnya anggota lainnya adalah teolog biasa yang tidak > > > > menonjol. Dari para ahli Perjanjian Baru di universitas-universitas > > > > terkemuka, hanya Claremont University yang diwakili, sedangkan pengikut > > > > dari Emory University hanya sekali datang. Para ahli Perjanjian Baru > > > > dari universitas-universitas terkemuka seperti Yale, Harvard, > > > > Princeton, Duke, Union, Emory maupun Chicago, tidak ada yang diwakili. > > > > Para ahli Perjanjian Baru dari Eropah dan benua lain juga tidak ada > > > > yang diwakili. > > > > > > > > Lepas dari itu sebenarnya para peserta seminar bukanlah tergolong tokoh > > > > dalam pendidikan teologi. Kecuali Crossan dan Borg yang punya > > > > pengalaman mengajar di universitas umumnya peserta seminar adalah > > > > orang-orang yang tidak banyak dikenal di kalangan pendidikan tinggi > > > > teologia. Para peserta yang hadir tidak ada yang mewakili seminari > > > > teologia sekalipun mereka mengajar di sana lebih-lebih seminari > > > > teologia papan atas, mereka bertindak sebagai pribadi-pribadi. > > > > Sekalipun yang hadir pertama kali disebut berjumlah 30 orang dan > > > > dikatakan kemudian diikuti 200 orang lainnya, kenyataannya berita itu > > > > dibesar-besarkan. Faktanya yang hadir dalam pertemuan tengah tahunan > > > > itu rata-rata hanya sekitar 30 orang saja. Dalam buku `The Five > > > > Gospels' (1993) yang ditulis setelah 8 tahun berdirinya Jesus seminar, > > > > hanya disebutkan daftar 76 orang yang terlibat. > > > > > > > > Sekalipun Funk pernah menjadi sekertaris pada `Society of Biblical > > > > Literature' (SBL) di Amerika Serikat, Jesus Seminar tidak ada hubungan > > > > sama sekali dengan SBL. Karena itu dengan melihat angka-angka peserta > > > > di atas adalah terlalu ceroboh untuk menganggap kesimpulan seminar itu > > > > sebagai mewakili dunia teologi mengingat bahwa SBL saja mempunyai > > > > anggota sejumlah 6.900 orang yang setengahnya spesialis Perjanjian > > > > Baru, dan ini belum termasuk tokoh-tokoh Alkitab di luar SBL atau yang > > > > bergabung dalam paguyuban ahli-ahli Perjanjian Baru sedunia `Studiorum > > > > Novi Testamenti Societas'. > > > > > > > > Kelihatannya para ahli yang berkumpul adalah mereka dikenal merupakan > > > > kelompok teolog yang memang bernada sumbang akan kekristenan dan > > > > antipati terhadap konservativisme Kristen, dan sekalipun pengaruhnya > > > > menyebar luas, ternyata setelah lebih dari 10 tahun sejak tahun 1985, > > > > Jesus Seminar dalam prosesnya juga mengalami pendewasaan pula. > > > > Ungkapan-ungkapan para peserta Seminar yang semula begitu meyakinkan > > > > bahkan radikal, dengan adanya kritik-kritik dari luar ternyata kemudian > > > > berubah melunak. Ini menunjukkan bahwa mereka berangsur-angsur mengakui > > > > juga keterbatasan mereka. > > > > > > > > Dari ucapan penemu `Jesus Seminar' Robert W. Funk, kita dapat melihat > > > > bahwa memang motivasi dan tujuan seminar ini adalah untuk mencari suatu > > > > cerita fiksi baru tentang Yesus dan Injil yang berbeda dengan cerita > > > > Injil tradisional. Ia mengatakan: > > > > > > > > "Apa yang kita butuhkan adalah cerita fiksi yang baru yang membawa kita > > > > menuju kejadian sentral drama Kristen-Yahudi dan merujukkan Mesias > > > > dengan cerita baru yang mencakup hal lebih besar daripada awal sampai > > > > akhir cerita lama. Kita memerlukan cerita baru tentang Yesus, Injil > > > > yang baru, bila kamu mau, menempatkan Yesus berbeda dalam kerangka > > > > besar cerita kepahlawanan." > > > > > > > > Sebenarnya hal ini tidak aneh, soalnya sejak awal dan bertahun-tahun > > > > sebelumnya kedua pendiri dan ketua Jesus Seminar yaitu Funk dan Crossan > > > > sudah mempunyai gagasan kontroversial dan provokatif, itu pula yang > > > > menyebabkan Crossan harus menanggalkan jubah kerahibannya di gereja > > > > Roma Katolik. Jadi adanya Jesus Seminar bukanlah untuk menyelidiki dan > > > > mencari kebenaran tetapi lebih untuk mencari legitimasi pandangan > > > > radikal mereka. Polemik yang `sensasional', `provokatif' dan > > > > `kontroversial' dalam alam Amerika Serikat memang mudah dijual. Karena > > > > itu dengan datangnya modal dari Westar Institute dan liputan mass media > > > > yang intensif termasuk liputan majalah `Time' ke seluruh dunia, seminar > > > > ini menjadi terkenal. Dalam seminar-seminar yang diadakan secara > > > > berpindah-pindah dari kota-ke-kota memang mass media sengaja diundang > > > > untuk meliput bahkan wawancara diberikan. > > > > > > > > Sebenarnya di Amerika Serikat ada banyak badan-badan yang menghibahkan > > > > dana besar bagi para teolog dan seminari teologi untuk studi kebenaran > > > > Alkitab, tetapi berita yang menguatkan alibi Yesus Sejarah tidak akan > > > > menarik mass media dan kurang laku menjadi komoditi bisnis komunikasi > > > > massa. Berita-berita yang bersifat skandal, sensasional, kontroversial, > > > > dan provokatif lebih laku di jual melalui mass media pada masakini > > > > (ingat berita skandal seks Clinton yang berkepanjangan). Dalam alam > > > > sekular semacam Amerika Serikat dimana `kotbah untuk bertobat dan > > > > hukuman kekal' sangat dimusuhi dapat dimengerti kalau seminar yang > > > > menyimpulkan bahwa Yesus tidak pernah mengatakan dan menyuruh manusia > > > > untuk bertobat tentu akan laku keras. > > > > > > > > Kelemahan besar dari metoda penyelidikan Jesus Seminar adalah hanya > > > > terkonsentrasi pada kitab-kitab Injil, inipun dengan maksud untuk > > > > dibandingkan dengan kitab-kitab Apokrifa yang dianggap lebih > > > > berotoritas, sedangkan data-data Yesus dalam kitab-kitab para Rasul dan > > > > tulisan para Rasul diabaikan karena dianggap rekayasa gereja. Rasul > > > > Paulus dianggap sebagai tidak mempunyai minat pada Yesus, gaya cerita > > > > dalam Kitab-Kitab Injil dan Kisah Para Rasul hanya dianggap sebagai > > > > kemasan mitos yang didasarkan pada iman para murid Yesus. > > > > > > > > Demikian semua ucapan yang dianggap sudah berkembang harus dihapus. > > > > Kanon yang sudah menjadi dasar ajaran iman gereja selama duapuluh abad > > > > tidak mendapat tempat selayaknya dalam seminar karena isinya dianggap > > > > hanya mengungkapkan Yesus Iman dan bukan Yesus Sejarah. Sebaliknya, > > > > Injil Thomas diberi tempat istimewa sebagai `Injil ke-Lima'. (di > > > > sambung pada nomor selanjutnya tentang Injil Thomas). > > > > A m i n ! > > > > > > > > http://yabina.org/RENUNGAN/97-98/R9802_2.HTM > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
