Refleksi : Bagus sekali banyak polisi menjaga keamanan Paskah, Tetapi 
pertanyaan mengapa perayaan hari agama kaum minoritas teristimewa kaum Nasrani 
haruss dikerahkan alat negara untuk menjaga keamanan mereka beribadah? 

Apa faedahnya negara yang dinayatakan berazaskan HAM sesuai deklarasi PBB yang 
telah menjadi praxis hukum international dan nasional, tetapi warganegaranya 
tidak aman melakukan kebebasan beribadah dan oleh karena itu harus di jaga oleh 
alat bersenjata? Kalau hal demikian terus berlaku dari tahun ke tahun, tentu 
pada akhir timbul pertanyaan  apa faedahnya negara dimana sebahagian rakayat 
minoritas diancam keselematan beribadah?


http://www.sinarharapan.co.id/berita/content/read/19000-polisi-kawal-perayaan-paskah/

Sabtu 23. of April 2011 15:03 
19.000 Polisi Kawal Perayaan Paskah
OLEH: BACHTIAR

     
Jakarta - Terkait teror bom, jajaran Polda Metro Jaya mengerahkan sedikitnya 
19.000 personel untuk mengamankan perayaan Paskah pada Minggu (24/4). Gereja 
menjadi fokus utama pengamanan tersebut. 


Hal itu dikatakan Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Sujarno kepada SH 
di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/4) siang. Ia mengatakan, pengamanan Paskah 
dipusatkan pada tempat ibadah maupun gedung yang dijadikan lokasi perayaan. 
Tidak hanya itu, terkait pengamanan, pejabat kepolisian di wilayah juga 
di­minta menggelar razia pada lokasi rawan dengan titik berat penyalahgunaan 
senjata tajam, senjata api, dan benda mencurigakan.


"Aparat yang disiagakan untuk pengamanan Paskah jumlahnya sekitar 19.000 
orang," ujarnya.
Ia menambahkan, petunjuk sudah diberikan kepada masing-masing polres. Sujarno 
mengatakan untuk keperluan tambahan pasukan, pihaknya siap sewaktu-waktu 
mengi­rim­kannya. "Polda Metro Jaya siap mengirimkan bantuan pa­sukan. Berapa 
pun permintaan kapolres, kami siap," katanya.
Polisi melakukan pengamanan ekstra ketat pada pera­ya­an Paskah, Minggu. Di 
wilayah Tangerang, pihak kepolisian setempat mengerahkan sedikitnya 650 
personel. Pengamanan khusus dilaku­kan di Gereja Christ Cathedral di Serpong 
menyusul ter­ungkapnya bom sebesar 150 kilogram untuk meledakkan gereja itu 
pada Jumat (22/4) saat misa Jumat Agung.   

  
Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Widada menyatakan, pihaknya akan memberikan 
pengamanan 24 jam penuh selama momen perayaan Paskah, Minggu. "Kami bekerja 
sama dengan TNI dan ormas. Bahkan, kami sudah menggalang koordinasi keamanan 
hingga tingkat rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT)," katanya.


Sekretaris Jenderal Gereja Christ Cathedral, Gading Ser­pong, Tangerang, Nardi 
Atmaja meminta pengamanan berlapis kepada aparat kepolisian pada pusat perayaan 
Paskah. Di­perkirakan perayaan Paskah di Christ Cathedral akan dihadiri hingga 
2.500 jemaat.


Pengamatan SH, pelaksanaan Jumat Agung di Gereja Christ Cathedral, Jumat, 
berlangsung di bawah peng­awasan ketat pihak kepolisian. Barang bawaan jemaat 
dipe­riksa menggunakan detektor metal. Pengawasan dilakukan polisi mulai 2 
kilometer (km) dari lokasi gereja. Polisi me­meriksa setiap kendaraan yang 
melintas, terlebih yang hendak masuk kawasan gereja. Proses pemeriksaan barang 
bawaan jemaat dilakukan di pintu gerbang dan masuk utama gereja. Selain polisi, 
pengawasan juga dilakukan keamanan gereja dibantu warga sekitar.


Hingga Kamis malam lalu, polisi mengamankan lima paket bom dengan total berat 
mencapai 150 kilogram yang diletakkan di sejumlah titik kawasan Gereja Christ 
Cathe­dral, Gading Serpong, Tange­rang. Paket bom tersebut di antaranya 
ditemukan di sebelah kiri gereja, persisnya di ba­wah pos keamanan gereja. 
Se­dangkan dua paket bom, ditemukan dalam dua tas ransel yang diletakkan di 
samping pipa gas tak jauh dari gereja.
Pengamanan gereja menjelang Paskah juga dilakukan jajaran Polres Metro Depok. 
Kapolres Kota Depok Kombes Fery Abraham yang dihubungi SH mengakui pihaknya 
menerjunkan petugas untuk mengamankan sedikitnya 150 gereja. Pengamanan juga 
melibatkan anggota Koramil dan Kodim 0508/Depok. 

Perayaan malam misa Kamis malam dan ibadah Jumat Agung di sejumlah gereja di 
Kota Depok pengamanannya diperketat. Petugas tidak saja menerjunkan polisi, 
tapi juga anggota TNI.
Pengamatan SH di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resort Depok Timur 
dan Gereja Katolik Santo Markus, puluhan petugas yang didampingi anggota Ansor 
turut mengamankan jalannya malam misa dan ibadah Jumat Agung. Seluruh jemaat 
kedua gereja tidak diperkenankan membawa tas yang mencurigakan ke dalam gereja.


Kedua gereja tidak menggunakan alat detektor, namun jemaat Gereja HKBP maupun 
Gereja Katolik Santo Markus tetap tenang melakukan ibadah. Polres Metro Jakarta 
Pusat mengerahkan 523 personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam 
perayaan Paskah. Seluruh petugas tersebut akan disebar dan dikerahkan untuk 
menjaga enam gereja besar yang ada di wilayah Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hamidin, mengatakan, keenam gereja yang 
akan dijaga adalah Gereja Katedral, Gereja Immanuel, Gereja Anglican, Gereja 
Priel (Gereja ayam), Gereja Sion, dan Gereja Rahmani. Untuk gereja yang 
tergolong kategori kecil, sambung Hamidin, ditangani polsek yang berada di 
wilayah masing-masing. "Oleh karena itu, umat yang melaksanakan Paskah nanti 
agar tidak merasa resah dalam menjalankan ibadah," katanya.

Koordinasi Kurang
Perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sejak Kamis sore 
menetapkan siaga satu antisipasi teror bom di seluruh Tanah Air, menunjukkan 
koordinasi Badan Intelijen Negara (BIN) dengan institusi pengamanan lain 
seperti Detasemen Khusus (Densus) 88 dan TNI masih kurang dan sering sangat 
sektoral. Sehingga, hasilnya belum optimal. Kemudian, adanya perintah siaga, 
terkait dengan sifat serangan teroris yang sangat sulit diduga kapan dan di 
mana dilakukan. Apalagi serangan yang dilakukan akhir-akhir ini, tidak lagi 
pandang bulu dan itu sudah dilakukan di mal, pasar serta individual.


Hal itu dikatakan pengamat intelijen Universitas Indonesia (UI) Depok Hariadi 
Wirawan yang dihubungi SH dari Stockholm, Swedia, Jumat. Untuk itu, diperlukan 
koordinasi seluruh jaringan keamanan nasional dalam penanggulangannya. "BIN 
sudah bekerja, tapi koordinasi dengan jaringan keamanan lainnya masih kurang," 
ujarnya. (parluhutan gultom­/robino hutapea/cr-15)

Kembali ke : Home

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke