--- Led Zeppelin <led.zeppelin31@...> wrote: > --- ajeg <ajegilelu@...> wrote: > > Begini, saya coba mengikuti pemikiran wawan tentang > > apa yang disebut 'agama' - yang rupanya terbatas hanya > > pada label-label terkenal terutama Kristen & Islam. > > Buat dia, jangankan dongeng, apapun yang berbau 'agama' > > seolah nggak bersisa setitik pun kebaikannya. > > =Di Barat sejak zaman modern diskursus agama berpindah > dari tangan teolog ke tangan para filosof/pemikir bebas. > pernyataan theology was subservient to philosophy > atau under the tutelage of philosophy adalah realitas > yang tidak disesali. Artinya teologi menjadi bulan-bulanan > para filosof. > Untuk sekedar menyebut beberapa nama; Sartre, Heidegger, > Jung, Ludwig Feurbach, William James Nietzsche, Kant dan > lain-lain, adalah filosof-filosof yang bicara soal agama > padahal mereka tidak punya otoritas untuk bicara teologi.
Silakan saja pake pemikiran filsuf Barat yang mengacak-acak teologi Kristen. Tapi jangan pake pemikiran yang sama untuk menghadapi cewek yang berbeda.. Ini yang saya maksud, kenapa menyinyiri Islam hanya bermodalkan apa kata guru agama dan apa kata teroris. Guru agama tugasnya ya ngajar agama semampu dia, dan teroris jalankan agama ya sesuka bosnya. Tapi keduanya dijadikan modal buat jerit-jerit, "liat, itulah Islam". Lha kalu mau bicara pemikiran, kenapa nggak kunjung menyentuh apa kata filsuf-filsuf Islam? Kenapa menyinyiri Islam cuma dari "pemikiran" guru agama, kelakuan teroris, dan paling keren, filsafat Barat? Ngobrol pake cara yang sama ke setiap cewek atau membuka sekrup dengan pahat, itu mah cari gara-gara namanya. > > > Ini jelas terlalu mengada-ada untuk orang yang katanya > > pernah nyantri di pesantren. Untuk apa membakar rumah > > yang sudah tidak kita sukai - apalagi kalau belum punya > > tempat berteduh lain. > > =Terus terang saja maaf sebelum nya wawan itu kan pemeluk katolik > yang ekting seperti orang islam,padahal agama aslinya budhis. Saya cuma pegang pengakuan. Kalau pengakuan / omongan nggak bisa dipegang, apa modal orang untuk bisa dipercaya? > > > Nggak lain nggak bukan, saya mengajak wawan untuk nggak > > mbakar rumah yang pernah ditempati, seburuk apa pun > > pengalaman selama tinggal di sana. Kebiasaan bakar-bakar > > seperti itu akan terbawa ke mana pun dia "berteduh". > > =Percuma toh rumah yang di bakar itu bukan rumah nya > dia juga tidak ''pernah'' apalagi ''berada'' & menempati rumah tsb Lebih-lebih bukan "rumah"nya. Jangan dibakar! Ada orang lain di rumah itu, ada orang lain yang butuh tempat bernaung. Itu yang harus dipikir. Jangan cuma menonjol-nonjolkan kecengengannya sendiri seolah yakin kalau semua orang sama cengengnya. > > > Terbukti, wawan membangun analisis yang dengan sendirinya > > terbakar jadi abu. Tapi ya terserah kalau memang suka > > ngerjain hal yang sia-sia. > > =Para pakar prol-pun ikut-ikutan membawa > agama ke ranah mereka menggunakan teori evolusi > Charles Darwin,untuk menjustifikasi adanya perubahan > dalam agama Herbert Spencer juga mengikuti. Friedrich > Max Muller,Emile Durkheim. > Rudolf Otto&dan lain-lain mengaitkan agama dengan realitas > sosial. Mereka nggak tau apa yang mereka bicarain. Mereka nggak kenal Islam tapi sok menilai Islam. > > > Soal tolol enggaknya suatu dongeng saya sependapat sama > > sampeyan. Tergantung bagaimana orang memahami posisi > > dongeng tersebut. Jadi, daripada meributkan benar-tidaknya > > dongeng itu terjadi, lebih baik melihat kegunaannya. > > Memberi inspirasikah, sekedar menghiburkah, atau justru > > meneror dsbkah. > > =Akhirnya, wacana keagamaan mereka itu tidak lagi bisa disebut > teologi mereka lalu menciptakan apa yang mereka sebut philosophy > of religion adalah suatu disiplin ilmu yang metode dan basis > teorinya adalah filsafat Barat. > obyeknya adalah semua agama. > maka ketika mereka membahas agama-agama itu > worldview BARAT berada pada posisi bird-eye. > Doktrin filsafat berada di atas doktrin agama-agama. > Di sini pembahasan agama berada pada zone bebas > agama tapi tidak bebas dari worldview Barat. Mereka kelewat rajin memuji-muji bahkan berani menyuruh- nyuruh orang lain untuk mengikuti etos Barat (yang memang doyan belajar itu). Tapi liat, mereka sendiri cuma ongkang-ongkang sambil meludah kiri-kanan bak cukong judi hwa-hwe. Sedangkan orang Barat sendiri sekarang buka buku-buku Islam. Belajar kenal, cari tau lebih dalam, tentang Islam. Lha para kuplik & koplok di sini cuma cah cih cuh sambil jilatin pantat menir-menir Barat yang lagi sibuk belajar itu. Para kuplik & koplok nggak mau ikut belajar sekalipun bolak-balik pentang bacot mereka beriman pada hal-hal ilmiah. > > > Bagaimanapun, kitalah yang berhak menentukan posisi > > dongeng itu berdasarkan pengetahuan & pengalaman yang > > kita punya. Jangan malah mabuk, hilang kesadaran, lantas > > menempatkan si pendongeng seolah dia sedang berwahyu / > > berfirman sehingga kata-katanya pun harus ditelan dengan > > patuh, dan menjadikan kata-katanya (dongeng itu) sebagai > > satu-satunya kebenaran, betapapun tololnya dia mendongeng. > > =Jadi ini hanya akan menambah badut2 barisan > penggugat fatwa MUI artinya dari prodi ini akan banyak pluralis > yang akan percaya bahwa semua agama itu sama/theosopi > dan Islam bukan yang paling benar Yeah, badut-badut yang pandai berakting tapi nggak tau apa yang dia perbuat. Asyik ngibulin diri sendiri. > > > Tegesipun, nggih cekap semanten rumiyin. Dumugi kraos, > > mangertos, ngantos ngemut mentos, adios amigos.. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
