Aku malah berpikir. makin nye;eweng manusia dari Islamnya maka makin bejad orangnya. Maka makin rusaklah akhlak seluruhnya. Agama Islam hanya dijadikan TOPENG saja ! Dan orang shalih dalam Islm makin tak berdaya; krena terlalu banyak musuhnya ! Dan yang paling berat dihadapi adalah musuh dalam selimut yang akn menghancurkan Islam sendiri !
--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: > > Hehehe.... apa lu ga liat bhw makin kuat Islam di Indonesia, makin tinggi > korupsinya, makin bejad orangnya dan makin miskin rakyatnya? > > > > > > ________________________________ > From: Abbas <abas_amin08@...> > To: [email protected] > Sent: Wed, June 8, 2011 12:34:17 PM > Subject: [proletar] Re: Menteri BUMN Izinkan PLN Impor Gas untuk Tekan Biaya > Listrik > > > Inilah yang dimaksud dengan "MARILAH KITA HABISKAN NKRI DENGAN SALING MEMBAGI > BAGI ANTARA MEREKA PARA MAFIA" ! > Dan rakyat tak tahu apa2 ini kok ! > Tentara kita punya; polisi kita punya; asal jangan ketahuan, maka akan > bereslah. > Para pakar ? Asal dokasoh KASUS segudang, biar bicara seharian; yang penting > KASIH DUIT ! BERES ! > > Yang diluaran ? Usahakan untuk membicarakan tentang ISLAM ! Dan hujatlah > ISLAM ! > Maka pembicaraan kearah kita ( Koruptor/Mafia ) akan sedikit sekali ! > > --- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote: > > > > Kalo ga salah, Rizal Ramli pernah bilang bhw ada orang yg dpt sekian dolar > > dr > > tiap barel minyak yg diimpor Indonesia. Siapa tuh yg dpt tu duit? > > > > > > > > > > > > ________________________________ > > From: sunny <ambon@> > > To: Undisclosed-Recipient@ > > Sent: Tue, June 7, 2011 6:57:29 PM > > Subject: [proletar] Menteri BUMN Izinkan PLN Impor Gas untuk Tekan Biaya > >Listrik > > > > > > Refleksi : > > Impor gas? Harganya lebih murah dari produksi dalam negeri ataukah perut > > bumi > > Nusantara sudah tidak lagi menghasilkan gas? > > > > Pada pemerintahan Megawati diadakan kontrak expor LNG dari Teluk Bintuni di > > Papua, ke beberapa negara. Perinciannya tujuan adalah kurang lebih sebagai > > berikut : > > > > > > 1) Terminal di Fujian sebanyak 2,6 juta ton /tahun selama 25 tahun > > 2) Korea 1,35 juta ton/ tahun selama 20 tahun > > 3) Taiwan, Kaoshing ? > > 4) USA dan Mexico selama 20 tahun. > > > > Di Kalimantan, ada gas, di pp Neptuna, Sumatera (Aceh) , Jawa. dan sebentar > >lagi > > > > gas dari Saumlaki (Maluku), Kemana semua ini pergi atau akan dipergikan > > dan > > harus impor? > > > > Sebagi catatan ialah waktu Megawati sudah turun tachta dihebohkan media > > bahwa > > rezimnya mengkontrak gas ke Tiongkok dibawah harga pasar, jadi jual murah. > > Bagaimana hasil ributan itu rupanya diblack out menjadi rahasia negara > > kleptokratik. > > > > Dirgahayu merdeka merdeka! > > > >http://us.detikfinance.com/read/2011/06/07/074411/1654470/1034/menteri-bumn-izinkan-pln-impor-gas-untuk-tekan-biaya-listrik > >k > > > > > > Selasa, 07/06/2011 07:44 WIB > > > > Menteri BUMN Izinkan PLN Impor Gas untuk Tekan Biaya Listrik > > Akhmad Nurismarsyah - detikFinance > > > > Jakarta - Biaya Produksi Penyediaan (BPP) listrik oleh PLN bisa ditekan > > lebih > > murah asal PLN sudah dapat pasokan gas yang cukup. Bahkan jika impor gas > > diperbolehkan jika memang harganya bisa lebih murah ketimbang membeli BBM. > > > > Hal ini diutarakan oleh Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Mustafa > > Abubakar usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Jakarta, > > Senin > > malam (6/6/2011). > > > > "Kalau memang tidak ada rencana menaikkan TDL (Tarif Dasar Listrik), > > jawaban > > satu-satunya adalah menyediakan gas," pungkasnya. > > > > Dengan adanya pasokan gas, anggaran serta BPP dari PLN untuk listrik bisa > > turun > > > > drastis. Pemerintah juga telah memberikan lampu hijau untuk impor gas jika > > memang nantinya bisa mendapatkan harga yang lebih murah. > > > > "Untuk kepastian pasokan gas, sudah mulai ada, seperti di Medan, ada > >kesanggupan > > > > sekian-sekian. Kita juga negosiasi terus. Kalau memang pasokannya masih > > jauh > > dari cukup, tidak menutup kemungkinan kita bawa (impor) dari luar, dari > > Qatar, > > > Kuwait. Itu bisa saja, tidak ada yang larang. Kalau dari luar (gas dan > >harganya) > > > > masih lebih murah daripada beli BBM, itu bisa diurus secara B to B," terang > > Mustafa. > > > > Menanggapi adanya asumsi naiknya subsidi listrik hingga Rp 18 triliun di > > 2012, > > > Mustafa menyampaikan bahwa hal tersebut bisa terjadi jika TDL tidak naik, > >Margin > > > > listrik PLN masih belum berubah, dan masih menggunakan BBM. > > > > "Sejauh ini dipesankan supaya PLN lakukan efisiensi baik itu menekan > > losses, > > BPP, dan sebagainya. Mereka mengupayakan secara maksimal. Namun ada > > batasnya, > > makanya satu-satunya jawaban adalah gas," timpal Mustafa. > > > > Ia menilak, PLN masih bisa menggunakan batubara yang saat ini sedang tinggi > > harganya. Setidaknya langkah itu dapat mengurangi penggunaan BBM. > > > > "Batubara juga ada peluang bagi PLN, yaitu dengan sistim gasification, tapi > > itu > > > > kan butuh step lagi. Kalau gas kan tidak," tanggapnya. > > > > (nrs/qom) > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
