Hehehe... coba deh lu liat gerombolan Islam plus plus di sini dan bandingin dgn non Islam, berapa orang non Islam yg jadi tukang fitnah spt si habe yg ngefitnah gua sbg pasangan homo Jusfiq? Apa pernah ada non Islam yg pernah bilang lu homo misalnya?
Sebaliknya, bejibun tuh bajingan tukang fitnah di antara orang Islam. ________________________________ From: Abbas <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, June 8, 2011 12:45:00 PM Subject: [proletar] Re: Menteri BUMN Izinkan PLN Impor Gas untuk Tekan Biaya Listrik Aku malah berpikir. makin nye;eweng manusia dari Islamnya maka makin bejad orangnya. Maka makin rusaklah akhlak seluruhnya. Agama Islam hanya dijadikan TOPENG saja ! Dan orang shalih dalam Islm makin tak berdaya; krena terlalu banyak musuhnya ! Dan yang paling berat dihadapi adalah musuh dalam selimut yang akn menghancurkan Islam sendiri ! --- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: > > Hehehe.... apa lu ga liat bhw makin kuat Islam di Indonesia, makin tinggi > korupsinya, makin bejad orangnya dan makin miskin rakyatnya? > > > > > > ________________________________ > From: Abbas <abas_amin08@...> > To: [email protected] > Sent: Wed, June 8, 2011 12:34:17 PM > Subject: [proletar] Re: Menteri BUMN Izinkan PLN Impor Gas untuk Tekan Biaya > Listrik > > > Inilah yang dimaksud dengan "MARILAH KITA HABISKAN NKRI DENGAN SALING MEMBAGI > BAGI ANTARA MEREKA PARA MAFIA" ! > Dan rakyat tak tahu apa2 ini kok ! > Tentara kita punya; polisi kita punya; asal jangan ketahuan, maka akan >bereslah. > Para pakar ? Asal dokasoh KASUS segudang, biar bicara seharian; yang penting > KASIH DUIT ! BERES ! > > Yang diluaran ? Usahakan untuk membicarakan tentang ISLAM ! Dan hujatlah > ISLAM >! > > Maka pembicaraan kearah kita ( Koruptor/Mafia ) akan sedikit sekali ! > > --- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote: > > > > Kalo ga salah, Rizal Ramli pernah bilang bhw ada orang yg dpt sekian dolar > > dr > > > tiap barel minyak yg diimpor Indonesia. Siapa tuh yg dpt tu duit? > > > > > > > > > > > > ________________________________ > > From: sunny <ambon@> > > To: Undisclosed-Recipient@ > > Sent: Tue, June 7, 2011 6:57:29 PM > > Subject: [proletar] Menteri BUMN Izinkan PLN Impor Gas untuk Tekan Biaya > >Listrik > > > > > > Refleksi : > > Impor gas? Harganya lebih murah dari produksi dalam negeri ataukah perut > > bumi > > > Nusantara sudah tidak lagi menghasilkan gas? > > > > Pada pemerintahan Megawati diadakan kontrak expor LNG dari Teluk Bintuni di > > Papua, ke beberapa negara. Perinciannya tujuan adalah kurang lebih sebagai > > berikut : > > > > > > 1) Terminal di Fujian sebanyak 2,6 juta ton /tahun selama 25 tahun > > 2) Korea 1,35 juta ton/ tahun selama 20 tahun > > 3) Taiwan, Kaoshing ? > > 4) USA dan Mexico selama 20 tahun. > > > > Di Kalimantan, ada gas, di pp Neptuna, Sumatera (Aceh) , Jawa. dan sebentar > >lagi > > > > gas dari Saumlaki (Maluku), Kemana semua ini pergi atau akan dipergikan > > dan > > harus impor? > > > > Sebagi catatan ialah waktu Megawati sudah turun tachta dihebohkan media > > bahwa > > > rezimnya mengkontrak gas ke Tiongkok dibawah harga pasar, jadi jual murah. > > Bagaimana hasil ributan itu rupanya diblack out menjadi rahasia negara > > kleptokratik. > > > > Dirgahayu merdeka merdeka! > > >>http://us.detikfinance.com/read/2011/06/07/074411/1654470/1034/menteri-bumn-izinkan-pln-impor-gas-untuk-tekan-biaya-listrik >k > >k > > > > > > Selasa, 07/06/2011 07:44 WIB > > > > Menteri BUMN Izinkan PLN Impor Gas untuk Tekan Biaya Listrik > > Akhmad Nurismarsyah - detikFinance > > > > Jakarta - Biaya Produksi Penyediaan (BPP) listrik oleh PLN bisa ditekan > > lebih > > > murah asal PLN sudah dapat pasokan gas yang cukup. Bahkan jika impor gas > > diperbolehkan jika memang harganya bisa lebih murah ketimbang membeli BBM. > > > > Hal ini diutarakan oleh Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Mustafa > > Abubakar usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Jakarta, > > Senin > > > malam (6/6/2011). > > > > "Kalau memang tidak ada rencana menaikkan TDL (Tarif Dasar Listrik), > > jawaban > > satu-satunya adalah menyediakan gas," pungkasnya. > > > > Dengan adanya pasokan gas, anggaran serta BPP dari PLN untuk listrik bisa >turun > > > > > drastis. Pemerintah juga telah memberikan lampu hijau untuk impor gas jika > > memang nantinya bisa mendapatkan harga yang lebih murah. > > > > "Untuk kepastian pasokan gas, sudah mulai ada, seperti di Medan, ada > >kesanggupan > > > > sekian-sekian. Kita juga negosiasi terus. Kalau memang pasokannya masih > > jauh > > dari cukup, tidak menutup kemungkinan kita bawa (impor) dari luar, dari >Qatar, > > > > Kuwait. Itu bisa saja, tidak ada yang larang. Kalau dari luar (gas dan > >harganya) > > > > masih lebih murah daripada beli BBM, itu bisa diurus secara B to B," terang > > Mustafa. > > > > Menanggapi adanya asumsi naiknya subsidi listrik hingga Rp 18 triliun di >2012, > > > > Mustafa menyampaikan bahwa hal tersebut bisa terjadi jika TDL tidak naik, > >Margin > > > > listrik PLN masih belum berubah, dan masih menggunakan BBM. > > > > "Sejauh ini dipesankan supaya PLN lakukan efisiensi baik itu menekan > > losses, > > BPP, dan sebagainya. Mereka mengupayakan secara maksimal. Namun ada > > batasnya, > > > makanya satu-satunya jawaban adalah gas," timpal Mustafa. > > > > Ia menilak, PLN masih bisa menggunakan batubara yang saat ini sedang tinggi > > harganya. Setidaknya langkah itu dapat mengurangi penggunaan BBM. > > > > "Batubara juga ada peluang bagi PLN, yaitu dengan sistim gasification, tapi >itu > > > > > kan butuh step lagi. Kalau gas kan tidak," tanggapnya. > > > > (nrs/qom) > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
