Eropa bebas, mau tetap dengan agamanya  boleh saja, mau keluar dari agama tidak 
ada banyak cingcong, mau mendirikan agama baru  juga boleh. Mau percaya Allah 
silahkan, tidak percaya juga tidak apa-apa.


  ----- Original Message ----- 
  From: ajeg 
  To: [email protected] 
  Sent: Sunday, June 19, 2011 9:54 AM
  Subject: [proletar] krisis kepercayaan


    

  Peristiwanya sudah saya singgung beberapa tahun lalu, 
  dan bagus sekali Kompas mengangkatnya lagi untuk 
  memperjelas kekacauan sosial yang sedang melanda Eropa 
  pada khususnya dan Barat pada umumnya yaitu krisis 
  kepercayaan bahkan pada lembaga-lembaga yang selama ini 
  mereka terima sebagai perwakilan tuhan di dunia. 

  - 

  Kompas Minggu 19 Juni 2011

  Steffi Graf 
  Meninggalkan Gereja Karena Pajak 

  Ketika bintang tenis Steffi Graf meninggalkan gereja Katolik Romawi - 
  agama yang dianut dirinya dan keluarga besar Peter Graf pada pertengahan 
tahun 1997 - publik Jerman yang mayoritas Katolik terguncang. 

  Masyarakat Jerman waktu itu dihadapkan pada tanda tanya: apakah Steffi - yang 
sepak terjangnya di dunia tenis ataupun kehidupan pribadinya nyaris tanpa cela 
dan bahkan jadi idola seluruh rakyat Jerman pada tahun 1990-an - meninggalkan 
gerejanya lantaran alasan keyakinan atau menghindar dari pajak? 

  Padahal, dalam setiap wawancara di berbagai media massa sebelumnya, Steffi 
selalu mengaku, "Saya penganut Katolik dan rutin melakukan doa setiap hari." 

  Jerman semenjak "Republik Weimar" (nama Republik Weimar digunakan para ahli 
sejarah Jerman untuk menamakan Republik Parlementer Jerman yang didirikan pada 
tahun 1919 guna menggantikan imperium lama Jerman. Tempat konstitusi dicetuskan 
adalah di kota Weimar), menerapkan peraturan bahwa setiap anggota gereja yang 
tercatat di Jerman dikenai pajak khusus oleh pemerintah setempat untuk mendanai 
gereja-gereja serta segenap pelayanan sosial gereja. Hal itu termasuk membiayai 
kehidupan para pastor dan rohaniwannya. 

  Di Jerman, pajak gereja 8-9 persen dari keseluruhan pajak individual anggota 
gereja, dan tentu hal itu berkaitan langsung dengan penghasilan bulanan 
anggotanya. 

  Hanya anggota-anggota agama minoritas di Jerman, seperti Islam, atau agama 
yang tak diakui secara resmi, seperti aliran Kristen Kesaksian Jehovah atau 
Scientology, tak dikenai kewajiban pajak seperti itu. 

  Untuk menghentikan agar Steffi tak terkena pajak gereja, ia harus mengisi 
formulir resmi yang menerangkan bahwa dirinya sungguh-sungguh sudah "bercerai" 
dengan Gereja Katolik. Proses legal yang sama juga dilakukan bagi para pemeluk 
agama Kristen Lutheran ataupun agama Yahudi. 

  Radio di Jerman waktu itu memberitakan, Steffi Graf "berutang" kepada pihak 
gereja senilai 280.000 dollar (Rp 2,8 miliar) berupa "pajak gereja yang belum 
ia bayar". Ketika gereja (Katolik Jerman) menolak memberikan keringanan kepada 
bintang tenis top itu, Steffi pun "meninggalkan gereja".

  Meski demikian, dalam setiap wawancaranya Steffi selalu membantah bahwa 
keputusannya meninggalkan gereja Katolik di Jerman itu lantaran persoalan pajak 
gereja. 

  "Keputusan saya berdasarkan alasan pribadi dan mohon dihormati alasan pribadi 
saya itu," ungkapnya dalam sebuah pernyataan resmi yang diungkapkan Asosiasi 
Tenis Wanita (WTA) kepada pers. 

  Selain "dililit" pajak gereja, keluarga Steffi juga dirundung pelanggaran 
pajak yang lain. Ayahnya, Peter Graf, baru terbebas dari penjara akhir April 
1998 setelah menjalani separuh masa hukuman penjaranya yang tiga tahun sembilan 
bulan atas tindak penghindaran pajak senilai 6,55 juta dollar (Rp 6,5 triliun 
lebih) dari penghasilan tenis anaknya. Peter, yang mendapat keringanan hukuman, 
juga manajer Steffi. 

  Kasus Steffi Graf di Jerman hanyalah satu dari sekian banyak kasus di antara 
anggota gereja Eropa dan gerejanya, yang berakhir dengan "perceraian" sebagai 
anggota gereja lantaran kasus pajak gereja. (SHA) 



  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke