Masalah tergantung pada management (pengurusan), kalau managementnya baik maka jalannya perusahaan juga baik dengan mendatangkan laba. Di negeri seperti Swedia ada beberapa perusahaan milik negara yang tidak pernah rugi sepanjang sejarahnya, misalnya perusahaan energi listrik, mereka ini malah berkembang dan menjadi pemilik beberapa perusahaan listrik di Jerman, Polandia, Belanda. Dulu ada perusahaan bidang obat-obatan (farmasi) namanya Astra juga berhasil, tetapi sudah dijual dengan dipegang sebagian sahamnya, penjualan ini untuk bisa masuk ke pasaran negeri yang mempunyai peraturan yang membolehkan perusahaan yang bukan monopoli negara.
Pada umumnya yang duduk dalam direksi BUMN adalah militer pensiunan, contoh terbaru ialah jenderal yang nama George Toisuta, setelah pensiun dari kepala staf TNI langsung duduk di sebagai anggota direksi BUMN. Di Indonesia, selama kekuasaan Belanda dulu, roda ekonomi (Hindia Belanda) dipegang oleh lima perusahaan, yaitu antara lain Geo Wehry, Borsumij, Jacobson v/d Berg. Pada tahun 1950 perusahaan-perusahaan tsb dinasionalisasikan oleh kaum buruh yang bekerja pada perusahaan tsb menjadi perusahaan milik negara. Tak berapa lama setelah dinasionalisasikan, semua perusahaan dikuasai oleh TNI. Alasannya menjaga revolusi. Apa yang terjadi setelah dipegang oleh militer, jalan perusahaan tidak benar seperti orang sesak napas. Akibatnya ekonomo Indonesia merosot dan menjadi salah satu alasan untuk pemerintahan Soekarno dijatuhkan. Waktu sebelum diambil alih oleh militer, nilai Rp 1,-- kurang lebih sama dengan US$ 1,—, nilai rupiah kemudian merosot sampai ribuan terhadap dollar. From: Abbas Sent: Friday, August 26, 2011 9:54 PM To: [email protected] Subject: [proletar] Re: Indonesia Merdeka 66 Tahun, Ramai-ramai Privatisasi, Untung atau Buntung? Mana pernah BUMN dapat laba ? Bahkan yang SUDAH pasti dapat labanya langsung DIKEBIRI usahanya jadi NON PROFIT ORGANIZATION ! Tahukah anda ? Itu terjadi padaPT Badak perusahaan GAS !!!!!! Jadi jangan harap Kas NEFARA ngantongin DUIT !! Tapi para Direkturnya plus para pemegang NEGARA lah yang akan UNTUNG ! Tak kan ada yang berani NGUTIK ~ Karena Jendral2 pengawal NKRI selalu siap menjaga aliran dana tetap MASUK !!!! --- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > > menurut saya sebenarnya fleksibel/dialektis saja, privatisasi memang benar > ada keuntungannya yaitu akan lebih transparant, meningkatkan budaya kerja > profesional, dlsb, tapi sebaiknya saham privat tidak boleh lebih dari 30%, > atau setidaknya negara masih harus memegang saham setidaknya 60%-70%... > > > --- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@> wrote: > > > > Refl: Kalau perusahaan milik negara (BUMN) diprivatisasikan, hendaklah > > diingat bahwa dengan adanya privatisasi maka laba perusahaan yang > > diprivatisasikan menjadi milik perorangan atau kelompok yang mengambil alih > > perusahaan tsb. Jadi kalau ada dalam undang-undang dasar disebutkan bahwa > > kekayaan alam dan hasil keuntungan BUMN diperuntukan untuk kepentingan > > rakyat, undang-undang tsb tidak mempunyai kekuatan hukum atau jelasnya > > tidak berlaku, karena laba perusahaan yang diprivatisasikan sudah tidak > > masukan ke kas negara; yang masuk hanya pajak perusahaan. Jadi untung > > menjadi buntung. > > > > http://www.sinarharapan.co.id/content/read/indonesia-merdeka-66-tahun-ramai-ramai-privatisasi-untung-atau-buntung/ > > 26.08.2011 11:34 > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
